TELUKKUANTAN(RIAUPOS.CO) - Plt Bupati Kuansing H Muklisin, Selasa (21/7/2026) melakukan kunjungan ke Kementerian Transmigrasi di Jakarta. Dalam lawatannya itu, Plt Bupati H Muklisin yang didampingi beberapa kepala dinas, diterima Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi.
"Benar. Selasa kemarin kami melakukan kunjungan ke Kementerian Transmigrasi. Dan alhamdulillah, diterima langsung oleh pak Wamentrans Viva Yoga," ungkap Plt Bupati Kuansing H Muklisin, Jumat (24/7/2026) malam kepada Riaupos.co.
Menurut Muklisin, lawatannya ke Kementerian Transmigrasi membawa dua misi penting pembangunan daerah Kabupaten Kuansing. Pertama, soal usulan perbaikan infrastruktur jalan di wilayah ekstraksi di Kabupaten Kuansing.
Ada sekitar 79,99 kilometer ruas jalan ekstransmigrasi yang terbentang di Kecamatan Singingi, Singingi Hilir, Logas Tanah Darat dan Sentajo Raya dalam kondisi rusak.
"Kalau musim hujan itu becek dan licin. Musim panas berdebu. Makanya ini kita usulkan ke Kementerian Transmigrasi," kata Muklisin.
Meski sudah menjadi tanggungjawab Kabupaten Kuansing, dengan APBD yang kecil, tidak bisa diselesaikan dengan cepat. Selain itu, wilayah ini ada dan dibangun lewat program transmigrasi pemerintah pusat. Karena itu, Pemkab Kuansing berharap Kementerian Transmigrasi RI bisa mengabulkan usulan itu. Setidaknya memberikan rekomendasi pada Kementerian PU.
Baca Juga: Wahidin Ungguli SMAN 1 Bangko di Riau Pos-HSBL Bagansiapiapi Series
Kedua, mengusulkan pembukaan transmigrasi lokal untuk masyarakat tempatan (masyarakat asli Kuansing). Usulan pembukaan transmigrasi lokal ini diperuntukkan bagi masyarakat Kabupaten Kuansing yang miskin dan daerah rawan banjir.
Di Kabupaten Kuansing, sebut Muklisin, ada beberapa kecamatan di Kuansing yang rawan banjir. Seperti Cerenti, Inuman, Kuantan Hilir, Kuantan Hilir Seberang, Pangean, Gunung Toar, dan beberapa kecamatan lainnya.
"Program ini khusus untuk masyarakat miskin dan daerah rawan banjir. Masyarakat asli Rantau Kuantan," tegas Muklisin.
Program transmigrasi lokal ini, menurutnya akan menjadi solusi rumah-rumah warga yang setiap tahun atau musim hujan di landa banjir bisa teratasi. Menjadi strategi pengembangan wilayah dan kedepan akan menjadi kawasan pertumbuhan baru di Kabupaten Kuansing.
Baca Juga: Ombudsman Dorong Anak Binaan LPKA Pekanbaru Lanjut Sekolah Rakyat
Wamentrans Viva Yoga sendiri, dalam pertemuan itu sangat apresiasi dan mendorong Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), mengajukan kawasan transmigrasi baru agar dapat memperoleh dukungan langsung kementerian dalam pengembangan kawasan, termasuk pembangunan infrastruktur.
Makanya, di tahun 2026 ini, Muklisin menargetkan bisa menuntaskan data jumlah KK yang akan ikut serta dalam program transmigrasi lokal, titik atau kawasan yang akan dijadikan sebagai transmigrasi lokal. Sehingga di tahun 2027 atau 2028, program transmigrasi lokal ini bisa di mulai.(dac)
Editor : Edwar Yaman