TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Dr H Masrul Hakim MPd menegaskan, tidak ada perubahan target PAD tahun 2026.
Sesuai yang ditetapkan dalam buku APBD 2026, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kuansing tahun 2026 sebesar Rp255.405.605.631,00 miliar. Dari target itu, hingga Juli 2026, realisasi PAD telah mencapai Rp110.438.750.333, 66 miliar atau 43,24 persen. Ini diungkapkan oleh Kepala Bapenda Kuansing, Dr H Masrul Hakim MPd, Rabu (29/7/2026).
"Jadi target PAD kita tetap, tidak ada perubahan. Yakni Rp255 miliar lebih. Dan sudah tercapai Rp110 miliar lebih," ujar Masrul Hakim.
Baca Juga: Wawako Pekanbaru Ajak Remaja Waspadai Pergaulan Berisiko, Tekankan Pencegahan HIV sejak Dini
Masrul Hakim menyebutkan, perlunya menyampaikan itu sehingga tidak menimbulkan polemik di media sosial atau pun WA grup Kuansing.
"Data target dan realisasi PAD sudah tertuang dalam laporan resmi Bapenda, sehingga tidak mungkin berubah di tengah jalan," katanya.
Untuk mencapai target tersebut, Bapenda telah menyiapkan berbagai langkah, termasuk memperkuat personel di titik-titik sumber pendapatan serta menjalin kerja sama dengan aparat penegak hukum.
"Salah satu upaya kami lakukan agar target PAD dapat tercapai adalah meminta dukungan dari Kejaksaan dan Polres Kuansing. Selain menyiapkan personel di titik-titik sentuh PAD, kami juga melibatkan Kejaksaan dan Polres Kuansing dalam upaya optimalisasi pendapatan daerah," kata Masrul Hakim.(dac)
Editor : Edwar Yaman