Mahasiswa KKN Unri Hijaukan Desa Sungai Sorik lewat GEMA SORIK

Herianto Baserah • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 08:00 WIB
Perangkat Desa Sungai Sorik dan mahasiswa KKN Universitas Riau usai melaksanakan program desa hijau, Rabu (29/7/2026). (Istimewa)
Perangkat Desa Sungai Sorik dan mahasiswa KKN Universitas Riau usai melaksanakan program desa hijau, Rabu (29/7/2026). (Istimewa)

 

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau (Unri) melaksanakan program Gerakan Desa Hijau bertajuk GEMA SORIK (Gerakan Menanam dan Aksi Hijau Sungai Sorik) dengan tema “Akar Ketahanan: Menanam Masa Depan yang Hijau dan Asri” di Desa Sungai Sorik, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan ini melibatkan perangkat Desa Sungai Sorik yang dipimpin Kepala Desa Edison SY SE. Turut hadir BPD Raja Alilaatas, Kepala Dusun 1 Ibrahim, Kepala Dusun 2 Amarta Dewi, Kepala Dusun 3 Jumaidi, Kaur Umum Gusti Randa, S.Sos, serta masyarakat setempat. Kolaborasi ini bertujuan mendukung pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan ekonomi warga berbasis keasrian desa.

Program ini digagas oleh 10 mahasiswa KKN Unri Desa Sungai Sorik: Hafizh Alimi, Rizkia Nazwa, Tri Wulandari, Kurniawan, Ariasyah Ramadhan, Muhammad Ihsanul Dzaky, Ananda Juwita Roziana, Bunga Putri Hendrika, Khalilah Khairiyah Yuniar Pratiwi, dan Jihan Zahra Rahmadhani.

 Baca Juga: Tiga Kios Semipermanen di Rumbai Barat Ludes Terbakar

Dalam aksi penghijauan, mahasiswa menyerahkan dan menanam sebanyak 300 bibit tanaman produktif dan pelindung. Rinciannya: durian 75 bibit, jengkol 50 bibit, matoa 50 bibit, dan pohon pelindung ekologis tembesu 125 bibit. Penanaman dilakukan di Dam Desa Sungai Sorik yang dinilai potensial untuk penghijauan, memperkuat struktur tanah, dan mengoptimalkan pemanfaatan lahan desa.

Program ini lahir sebagai langkah nyata optimalisasi lahan dan antisipasi erosi di wilayah permukiman serta bantaran sungai. Berdasarkan observasi tim KKN, area pemukiman membutuhkan peremajaan vegetasi yang tidak hanya berfungsi sebagai peneduh, tetapi juga memberi nilai tambah ekonomi bagi warga di masa mendatang.

Penanaman bibit tembesu diharapkan dapat mengokohkan struktur tanah dan menjadikan lingkungan desa lebih asri. Sementara penanaman durian, jengkol, dan matoa diproyeksikan mendukung ketahanan pangan lokal serta menjadi investasi jangka panjang masyarakat Desa Sungai Sorik.(nto/c)

Baca Juga: Pakai Towing Dibawa ke Jakarta, KPK Sita Pajero Sport Milik Suci Nitia, Istri Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Editor : Edwar Yaman
Hijaukan Desa Desa Sungai Sorik mahasiswa kkn unri