2026, Kuansing Dapat Lagi 56 Titik JIAT Dan Satu Rehabilitasi Irigasi. Anggaran Capai Rp101 Miliar Untuk 11 Kecamatan

Desriandi Candra • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 08:19 WIB
Menteri PU RI, Dody Hanggodo didampingi Plt Bupati H Muklisin meninjau sarana irigasi persawahan di Desa Pulau Komang Kecamatan Sentajo Raya, Selasa (4/8/2026) siang. (Desriandi Candra/Riaupos.co)
Menteri PU RI, Dody Hanggodo didampingi Plt Bupati H Muklisin meninjau sarana irigasi persawahan di Desa Pulau Komang Kecamatan Sentajo Raya, Selasa (4/8/2026) siang. (Desriandi Candra/Riaupos.co)

 

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Ir Dody Hanggodo MPE menyebutkan, kalau Kementerian PU Ri di tahun yang 2026 ini akan membangun sebanyak 56 Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) dan rehabilitasi sarana irigasi. 

Selain menjadi usulan Pemkab Kuansing, Kementerian PU melihat Kabupaten Kuansing memiliki potensi besar di sektor pertanian. 

Karena itu, Kementerian PU akan membangun dan memperbaiki sarana irigasi. Agar hasil produksi petani meningkat dan Kuansing bisa mandiri pangan. 

Baca Juga: Dorong Inovasi Probiotik, Yakult dan BPOM Gelar Seminar Internasional

Ini dikatakan Dody Hanggodo saat berkunjung ke Kuansing meninjau proyek JIAT di Desa Pulau Komang Kecamatan Sentajo Raya dan peninjauan Sekolah Rakyat, Selasa (4/8/2026). 

Plt Bupati Kuansing H Muklisin di dampingi Kabid SDA Dinas PUPR Kuansing menjelaskan, untuk pembangunan JIAT di tahun 2026 ini Kuansing mendapatkan bantuan untuk 56 titik dan satu rehabilitasi irigasi di Desa Koto Kari Kecamatan Kuantan Tengah. 

Pembangunan 56 titik Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) dilakukan di 11 Kecamatan di Kuansing. Masing-masing, Kecamatan Hulu Kuantan, Kuantan Mudik, Gunung Toar, Kuantan Tengah, Sentajo Raya, Benai, Pangean, Kuantan Hilir, Kuantan Hilir Seberang, Inuman dan Cerenti.

Baca Juga: Inflasi Kota Tembilahan Juli 2026 Capai 3,81 Persen, Harga Pangan Jadi Pemicu

"Pembangunannya akan menelan dana sekitar Rp101 Miliar lebih, semuanya dana APBN. Kalau kita ngak punya dana, makanya kita terus mengusulkan  ke pusat," kata Muklisin. 

Saat ini, proyek pembangunan JIAT dan rehabilitasi sarana irigasi di Kuansing, sedang proses lelang di kementerian. 

Sedangkan di tahun 2025 lalu, melalui program Inpres 2025 Kementerian PU, Kuansing mendapatkan bantuan pembangunan tujuh titik rehabilitasi irigasi di tambah 39 titik Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) yang tersebar di seluruh kecamatan. 

Baca Juga: Putus Penyebaran TB, Wamenkes Minta Pemerintah Daerah Intensifkan Pemeriksaan

Muklisin mengatakan, dengan ketersediaan sarana irigasi yang mencukupi, bisa meningkatkan produktivitas petani padi di Kuansing, sehingga kedepan hasil meningkat dan Kuansing bisa swasembada beras. 

Selama ini, petani di Kuansing mengandalkan sawah tadah hujan. Karena tidak memiliki jaringan irigasi yang memadai dan banyak yang rusak. 

"Alhamdulillah, sekarang mendapatkan perhatian pemerintah pusat lewat Kementerian PU. Saya atas nama masyarakat Kuansing menyampaikan sangat berterima kasih dan berharap masyarakat Kuansing mendukung program pemerintah di lapangan," ujar Muklisin. (dac)

Editor : M. Erizal
Menteri PU Dody Hanggodo kuansing