TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Kedatangan Menteri PU RI, Ir Dody Hanggodo MPE meninjau proyek Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) tahun 2025 di Desa Pulau Komang Kecamatan Sentajo Raya, Selasa (4/8/2026) siang menjadi perbincangan hangat di WA grup Kuansing dan media sosial.
Sebab, sebelum kedatangan Menteri PU ke lokasi Selasa (4/8/2026), pada Senin (3/8/2026) malam ada sebuah bangunan rumah yang terbuat dari papan dirubuhkan. Lokasi bangunan rumah papan yang dirubuhkan itu, kemudian menjadi tempat tenda penyambutan Menteri PU pada Selasa siangnya.
Rumah papan itu memang sengaja dirubuhkan menggunakan alat Dinas PUPR Kuansing. Namun bukan sembarangan, tetapi sudah persetujuan pemilik rumah.
Baca Juga: Buka Festival Literasi 2026, Plt Gubri Ajak Tingkatkan Kegemaran Membaca
Rumah papan itu diketahui milik Mansyur, warga Desa Pulau Komang. Selain sudah persetujuan pemilik, rumah papan itu adalah bangunan lama yang sudah tidak ditempatinya lagi. Digunakan untuk gudang alat-alat pertanian dan penyimpanan padi.
Kesepakatan untuk merubuhkan bangunan rumah lama milik Mansyur, dihadiri langsung oleh Kepala Desa Pulau Komang Arpizon, pemilik rumah Mansyur, pihak Koramil, Polsek, ninik mamak dan Camat Sentajo Raya, Wandy Gunawan.
"Rumah itu, rumah lama yang tidak ditempati lagi. Hanya untuk alat-alat pertanian, tanaman padi. Dan yang paling penting sudah disetujui pemilik rumah, pihak keluarga, ninik mamak, kepala desa, dan saya sendiri. Bukan tanpa persetujuan," kata Camat Sentajo Raya Wandy Gunawan pada Riaupos.co, Rabu (5/8/2026).
Baca Juga: Jadwal Pemilihan Rektor Unri Disesuaikan, Kementerian Masih Lakukan Screening Tiga Calon Rektor
Memang, kata Wandy Gunawan, area seluas 20x30 meter bekas bangunan rumah papan ini dipergunakan untuk lokasi pertemuan dengan Menteri PU. Dimana tidak ada lagi lokasi yang tepat berdekatan dengan sarana irigasi di Desa Pulau Komang Sentajo yang dibangun oleh Kementerian PU pada tahun anggaran 2025 itu.
Pada Senin (3/8/2026) malam itu belum diserahkan kesepakatan tertulis dan baru secara lisan. Tetapi semua pihak hadir di lokasi. Kesepakatan tertulis ini diserahkan langsung Cahya perwakilan Balai Wilayah Sungai (BWS) III Sumatera Kementerian PU, perwakilan Hutama Karya (HK) Wendi, Kepala Desa Pulau Komang Aprizon, pada pihak keluarga, Selasa (4/8/2026) malam.
Dimana, Kementerian PU sebelum merubuhkan rumah itu berkomitmen akan membangunnya kembali usai acara peresmian nanti pada 7 Agustus 2026. "Jadi rumah ini akan dibangun kembali oleh Kementerian PU di lokasi yang sama usai acara peresmian. Kalau sekarang tentu belum bisa di bangun," ujarnya.
Baca Juga: DPRD Meranti Sepakat Pangkas 30 Persen Pokir Demi Perbaikan Jalan
Dampak positif lainnya atas kunjungan Menteri PU, ruas jalan Desa Pulau Komang juga sudah diaspal dan Kuansing kembali mendapatkan tambahan jaringan irigasi air tanah untuk persawahan masyarakat.
Editor : Rinaldi