TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Gawat! Sungai Kuantan terus mengalami Pendangkalan sejak Juli 2026. Bahkan sekarang, hasil pengecekan kedalaman yang dilakukan oleh BPBD Kuansing, kedalaman Sungai Kuantan kini hanya 2,5 meter.
Sementara gelombang Elnino dan musim kemarau masih berlangsung lama. "Benar. Sungai Kuantan dua bulan ini terus mengalami pendangkalan. Bahkan sekarang kedalaman hanya 2,5 meter," ujar Kalaksa BPBD Kuansing H Yulizar melalui Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Bencana, Koko Mahyudi, Rabu (12/8/2026).
Koko Mahyudi menyebutkan, saat ini gelombang Elnino dan musim kemarau masih berlangsung. Sehingga intensitas curah hujan pun rendah.
Baca Juga: Selama Pacu Jalur, Truk Angkutan Berat Dilarang Masuk Kota Telukkuantan, Ini Rute Pengalihannya
Untuk Narosa, ketinggian sungai Kuantan lebih kurang 2,5 meter. Bahkan ada yang sudah setinggi dada orang dewasa. Hanya di tempat-tempat tertentu yang masih dalam.
"Sekarang, termasuk parah dari tahun-tahun sebelumnya. Tahun lalu saja, kedalaman air Sungai Kuantan di bulan yang sama masih 3 meter," ujarnya. Dari perkiraan BMKG Riau, Elnino dan musim kemarau diperkirakan sampai akhir September 2026.
Selain Sungai Kuantan yang terus mengalami pendangkalan, Elnino dan kemarau juga mulai berdampak pada sarana air bersih seperti sumur warga yang mulai mengalami kekeringan akibat kemarau yang terjadi.
Baca Juga: Lima Atlet Muaythai Bengkalis Sabet Medali di Kejurnas Indonesia Muaythai Championship
Dampak kekeringan mulai terjadi di Seberang Sungai Kuantan, Pulau Aro, Jao dan beberapa daerah lainnya. Bila berlangsung lama, kondisi kekeringan sumur warga sebagai sarana air bersih akan semakin luas.
Editor : Rinaldi