Bendera Merah Putih ini dibentangkan di sepanjang Tepian Narosa Telukkuantan. Mulai dari pancang star hingga pancang finis. Dari Desa Koto Taluk sampai ke jembatang gantung Tepian Narosa Telukkuantan.
Sedangkan di seberang Sungai Kuantan, bendera Merah Putih ini akan dibentangkan dari pancang star hingga pancang finis Desa Seberang Taluk.
Baca Juga: KPK Periksa Pansel Jabatan Sekda Kuansing
Bendera Merah Putih ini dibawa dan dipasang oleh ratusan pegawai dinas dan badan di lingkungan Pemkab Kuansing.
Dari aula eks Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Kuansing ke titik Tepian Narosa Telukkuantan.
‘’Bendera Merah Putih sepanjang dua kilometer ini kita pasang di sepanjang Tepian Narosa Telukkuantan. Baik sisi Desa Koto-Desa Sawah maupun di Desa Seberang Telukkuantan,’’ ungkap Ketua Umum Panitia Pacu Jalur Tradisional, Andi Cahyadi, Selasa (18/8).
Baca Juga: RAPP Serahkan Bantuan Festival Pacu Jalur Nasional 2026 dan Sponsori Tiga Jalur Unggulan
Andi Cahyadi menyebutkan, bendera Merah Putih sepanjang dua kilometer ini dibuat khusus di penjahit asal ibu kota Jakarta tahun 2025 lalu.
Di iven pacu jalur tradisional tahun 2025 lalu, bendera Merah Putih juga dipasang di sepanjang arena pacu jalur Tepian Narosa Telukkuantan.
Begitu juga di iven pacu jalur tradisional tahun ini, kembali dipasang. Pemasangan bendera Merah Putih ini bertujuan untuk menyemarakkan pelaksanaan iven pacu jalur 2026 dan memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan RI.
Baca Juga: KPK Periksa Rektor dan Guru Besar terkait Kasus Dugaan Suap Bupati Kuansing
Dengan semangat Merah Putih, jalur yang akan berpacu, anak pacuan yang mendayung, menjunjung semangat Merah Putih dan hari kemerdekaan. Menjunjung nilai-nilai tradisi pacu jalur, semangat sportivitas dan menjaga persatuan serta silaturahmi.(hen)
Laporan DESRIANDI CANDRA, Telukkuantan
Editor : Arif Oktafian