Kawasan Tepian Narosa Dapat Anggaran Dana Rp122 Miliar, Minta Bantuan Pemprov Percepat Status KSPN

Desriandi Candra • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 13:09 WIB
Plt Gubernur Riau H SF Hatiyanto melakukan pemukulan gong tanda dibukanya even pacu jalur tradisional tahun 2026, Rabu (19/8/2026) di Tepian Narosa Telukkuantan. (Desriandi Camdra/Riaupos.co)
Plt Gubernur Riau H SF Hatiyanto melakukan pemukulan gong tanda dibukanya even pacu jalur tradisional tahun 2026, Rabu (19/8/2026) di Tepian Narosa Telukkuantan. (Desriandi Camdra/Riaupos.co)

 

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Pembukaan festival pacu jalur tradisional tahun 2026, Rabu (19/8/2026) di kawasan Taman Jalur Teluk Kuantan, berlangsung semarak.

Plt Gubernur Riau (Gubri) H SF Hariyanto, Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Hariyadi, Plt Bupati H Muklisin, Sekretaris Deputi Kementerian Pariwisata RI, Forkopimda Riau, bupati, wali kota Riau dan Kabupaten tetangga, serta tamu undangan lainnya, disuguhkan beberapa seni kreasi khas Kuansing yang dibawakan oleh putra-putri terbaik Kuansing yang dilakukan dengan sangat baik.

Mulai dari tari sembah cerano, sepak rago, dan beberapa tari kreasi lainnya dengan musik dan aransemen yang pas, membuat tamu-tamu yang dan masyarakat Kuansing yang datang dan menyaksikan memberikan apresiasi, tepuk tangan yang riuh.

 Baca Juga: Senegal Umumkan Patrick Vieira sebagai Pelatih Kepala Baru setelah Kepergian Pape Thiaw

Di momen pembukaan pacu jalur Kharisma Event Nusantara (KEN) tahun 2026 itu, Plt Bupati Kuansing H Muklisin menyebutkan, kalau kawasan Tepian Narosa Telukkuantan ini akan dilakukan penataan oleh Kementerian PUPR RI melalui anggaran APBN. Dana yang sudah disetujui untuk penataan kawasan Tepian Narosa ini sebesar lebih kurang Rp122 miliar. Mulai dari pancang start sampai ke pancang finis. 

Hanya saja, Kementerian PU RI belum bisa mengerjakan penataan kawasan Tepian Narosa ini. Sebab kawasan Tepian Narosa Telukkuantan yang menjadi lokasi tradisi pacu jalur ini, belum ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). 

"Karena itu, kami minta bantuan Pak Gubernur, ibu Sekretaris Deputi Kementerian Pariwisata RI untuk menggesa menetapkan Tepian Narosa sebagai KSPN, sebagai kawasan water front city. Sehingga bisa dimulai penataannya," kata Muklisin. 

 Baca Juga: PGN Hadirkan Energi Kebersamaan di Pelalawan dan Siak

Muklisin mengajak agar budaya dan tradisi ini menjadi destinasi pariwisata. Pacu jalur diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, UMKM, ekonomi masyarakat, perggerak sektor pariwisata, pembuka lapangan usaha dan semakin banyak orang mengenal keindahan alam serta kekayaan budaya Kuansing.

Untuk itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi tuan rumah yang baiik. Menyambut seluruh peserta dan pengunjung dengan keramahan dengan senyum, menjaga keamanan ketertiban serta menjunjung tinggi nilai-nilai adat budaya.

"Kepada para peserta saya ucapkan selamat bertanding, tunjukkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, hormati lawan, jaga persaudaraan. Kemenangan terbesar bukan hanya ketika sebuah jalur mencapai garis finish paling cepat tetapi ketika kita menjaga persatuan, kebersamaan," ujarnya.

 Baca Juga: Karhutla di Sungai Guntung Hilir Rengat Mulai Terkendali, Hari ini Tim Gabungan Lakukan Pendinginan

Di tahun 2026, Kuansing mendapatkan bantuan dari Pemerintah Provinsi sebesar Rp1,4 miliar. 

"Kami menyampaikan ucapan terima kasih, " ujar Muklisin.

Plt Gubri SF Hariyanto berharap, ke depan event pacu jalur ini semakin baik. 

"Budayanya harus tetap terjaga, lingkungannya harus kita rawat dan manfaat ekonomi harus semakin dirasakan oleh masyarakat, " kata SF Hariyanto.

Plt Gubri mengatakan, pacu jalur tidak saja disemarakkan penonton. Tetapi juga berdampak bagi UMKM, penginapan penuh. Karena itu, ke depan akses menuju Kabupaten Kuansing  harus semakin baik.

"Alhamdulillah, tahun ini kita mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum untuk memperbaiki jalan nasional menuju Kuansing. Dan kita juga tidak berhenti di sana," katanya. 

Dia bersama Pemerintah Sumatera Barat juga telah mengusulkan pembangunan jalan tol Sumatera. Agar ke Kabupaten Kuansing semakin mudah diakses. Baik dari Pekanbaru maupun dari Sumatera Barat. Sebab, kalau koneksi semakin baik, investasi terbuka dan ekonomi masing-masing akan semakin baik.

 Baca Juga: KTM Tak Tangisi Kepergian Acosta

SF Hariyanto juga menyampaikan apresiasi Kapolda, Wakapolda, Kapolres Kuansing dan jajaran yang sudah melakukan operasi PETI. Karena itu bagian dari upaya menjaga dan melestarikan Sungai Kuantan. Namun menjaga Sungai Kuantan bukan hanya tugas kepolisian dan pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. 

"Jangan sampai jalurnya kita banggakan tetapi sungai di tempat pacu jalur rusak," katanya.

Usai membuka festival pacu jalur, Plt Gubri SF Hariyanto bersama Plt Bupati H Muklisin dan rombongan melepas pacu jalur dari pancang start.(dac)

Editor : Edwar Yaman
Kawasan Tepian Narosa status KSPN Muklisin SF Hariyanto pacu jalur