30 Jalur Melaju ke Putaran Kedua

Desriandi Candra • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 09:33 WIB
Pelaksana Tugas Gubernur Riau SF Hariyanto memukul gong saat membuka Festival Pacu Jalur 2026 di Tepian Narosa Telukkuantan, Kuantan Singingi, Rabu (19/8/2026). (DESRIANDI CANDRA/RIAU POS)
Pelaksana Tugas Gubernur Riau SF Hariyanto memukul gong saat membuka Festival Pacu Jalur 2026 di Tepian Narosa Telukkuantan, Kuantan Singingi, Rabu (19/8/2026). (DESRIANDI CANDRA/RIAU POS)

 

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Dumm! Suara meriam cagak di pancang start menggelegar memecah Tepian Narosa Telukkuantan, Kuantan Singingi (Kuansing), Rabu (19/8) siang. Seketika itu, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto yang sudah berdiri dari di atas tribun pancang start, menjatuhkan bendera merah. Itu menjadi pertanda, Pacu Jalur 2026 resmi dimulai. 

Pelepasan pacu jalur hilir pertama itu juga disaksikan Plt Bupati Kuansing Muklisin, Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan, Penyelenggaraan Event Kementerian Pariwisata RI Titik Lestari, dan Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi. Usai melepas pacu jalur, rombongan langsung menaiki gulang-gulang hias hilir ke pancang finish. 

Dari kejauhan, Plt Gubri dan rombongan menyapa para peserta dan masyarakat Kuansing yang sudah mulai memadati arena Tepian Narosa. Tahun lalu, gelar juara diraih Jalur Bintang Emas Cahaya Intan Desa Tanjung Kecamatan Hulu Kuantan. Tahun ini, sebanyak 204 jalur bersaing untuk menjadi juara.

Baca Juga: Kawasan Tepian Narosa Dapat Anggaran Dana Rp122 Miliar, Minta Bantuan Pemprov Percepat Status KSPN

Namun di hari pertama kemarin, hanya 60 jalur yang dipacu atau 30 kali hilir. Mereka yang menang akan langsung lolos berpacu pada hari ketiga, Jumat (21/8) besok. Sedangkan 144 jalur lainnya atau 72 kali hilir pacuan akan menentukan nasib pada hari kedua, Kamis (20/8) hari ini. 

Di hari pertama kemarin 30 jalur memastikan melaju yakni Putri Anggun Sibiran Tulang Desa Banjar Padang Kecamatan Kuantan Mudik, Jalur Keramat Jubah Merah Desa Muaro Sentajo Kecamatan Sentajo Raya, Jalur Toduang Biso Rimbo Piako Kecamatan Kuantan Mudik, Jalur Kalajengking Tigo Jembalang Desa Sungai Manau Kecanatan Kuantan Mudik, Jalur Batu Lompatan Harimau Kompe Kecamatan Kuantan Mudik, Jalur Rajo Tunggal Desa Seberang Taluk Kecamatan Kuantan Tengah, Jalur Telabang Miyor Dubalang Hitam Desa Kamamg Baru Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, Jalur Dewa Ruci Nagori Sakti Batuah Desa Pematang Jering Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi. Kabupaten Inhu juga berhasil menloloskan beberapa jalurnya, kemarin.

Semarak

Pembukaan di kawasan Taman Jalur Telukkuantan, berlangsung semarak. Plt Gubri dan rombongan serta tamu undangan lainnya disuguhkan beberapa seni kreasi khas Kuansing. Mulai dari Tari Sembah Cerano, Sepak Rago, dan beberapa tari kreasi lainnya dengan musik dan aransemen yang pas. Ini membuat tamu-tamu yang dan masyarakat Kuansing yang datang dan menyaksikan memberikan apresiasi dan tepuk tangan yang riuh. 

Baca Juga: Pacu Jalur Tepian Narosa Dimulai, 178 Personel Polri Disiagakan untuk Pengamanan

Di momentum pembukaan pacu jalur Kharisma Event Nusantara (KEN) tahun 2026 ini, Plt Bupati Kuansing Muklisin menyebutkan, kawasan Tepian Narosa akan dilakukan penataan oleh Kementerian Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) RI melalui anggaran APBN. 

Dana yang sudah disetujui sebesar lebih kurang Rp122 miliar. Hanya saja, Kementerian PUPR RI belum bisa mengerjakan penataan kawasan Tepian Narosa ini. Sebab Tepian Narosa yang menjadi lokasi tradisi pacu jalur ini, belum ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). 

“Karena itu, kami minta bantuan Pak Gubernur, Ibu Sekretaris Deputi Kementerian Pariwisata RI untuk menggesa menetapkan Tepian Narosa sebagai KSPN sebagai kawasan waterfront city. Sehingga bisa di mulai penataannya,” kata Muklisin. 

Baca Juga: Bendera Merah Putih 2 Km Dibentangkan di Arena Pacu Jalur

Muklisin mengajak agar budaya dan tradisi ini menjadi destinasi pariwisata. Pacu jalur diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah), ekonomi masyarakat, perggerak sektor pariwisata, pembuka lapangan usaha dan semakin banyak orang mengenal keindahan alam serta kekayaan budaya Kuansing.

Untuk itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi tuan rumah yang baik. Menyambut seluruh peserta dan pengunjung dengan keramahan dengan senyum, menjaga keamanan ketertiban serta menjunjung tinggi nilai-nilai adat budaya. 

“Kepada para peserta saya ucapkan selamat bertanding, tunjukkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, hormati lawan, dan jaga persaudaraan. Kemenangan terbesar bukan hanya ketika jalur mencapai garis finish paling cepat, tetapi ketika kita menjaga persatuan dan kebersamaan,” ujarnya. 

Baca Juga: KPK Periksa Pansel Jabatan Sekda Kuansing

Di tahun ini, Kuansing mendapatkan bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sebesar Rp1,4 miliar.  “Kami menyampaikan ucapan terima kasih, “ ujar Muklisin. 

Plt Gubri SF Hariyanto berharap, ke depan pacu jalur ini semakin baik. “Budayanya harus tetap terjaga, lingkungannya harus kita rawat dan manfaat ekonomi harus semakin dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Plt Gubri mengatakan, pacu jalur tidak saja disemarakkan penonton, tapi juga berdampak bagi UMKM, dan penginapan penuh. Karena itu, ke depan akses menuju Kabupaten Kuansing  harus semakin baik.

Baca Juga: Besok, 204 Jalur Berpacu di Tepian Narosa Teluk Kuantan

“Alhamdulillah, tahun ini kita mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum untuk memperbaiki jalan nasional menuju Kuansing. Dan kita juga tidak berhenti di sana,” katanya. 

Plt Gubri juga mengatakan, bersama Pemerintah Sumatera Barat juga telah mengusulkan pembangunan jalan tol Sumatera agar akses ke Kabupaten Kuansing semakin mudah, baik dari Pekanbaru maupun dari Sumatera Barat. Sebab, kalau koneksi semakin baik, investasi terbuka dan ekonomi masing-masing akan semakin baik.(dac) 

Editor : Arif Oktafian
Pacu Jalur 2026 kuantan singingi Telukkuantan tepian narosa