TELUK KUANTAN (RIAUPOS.CO) - PETUGAS kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kuansing harus berjibaku membersihkan tumpukan sampah-sampah yang berserakkan saat iven pacu jalur.
Mereka ‘’bergerilya’’ membersihkan tumpukkan sampah sepanjang arena perpacuan jalur. Mulai malam hari begitu pacu jalur usai hingga pagi hari.
Dimana arena perpacuan jalur seperti kawasan Taman Jalur, Jalan Jenderal Sudirman, ruas jalan Lapangan Limuno Telukkuantan, ruas Jalan Desa Koto, ruas Jalan Desa Sawah menjadi titik yang padat dengan tumpukan sampah.
Baca Juga: Jalur Alam Cahayo Juara Pacu Jalur Tradisional Kuansing 2026, Copot Gelar Bintang Emas Cahaya Intan
Dinas DLH Kuansing mengerahkan seluruh kekuatan armada DLH yang ada. Yakni sebanyak 201 orang personel, dum truk, L300, kaisar dikerahkan setiap hari.
‘’Petugas kami berjibaku membersihkan sampah yang berserakkan usai pacu jalur berlangsung. Kami bergerak malam hingga pagi hari,’’ ungkap Plt Kadis DLH Kuansing, Dody Fitrawan, Ahad (23/8).
Baca Juga: Pj Sekda Kuansing Berikan Bonus Empat Jalur Kuantan Mudik yang Masuk ke Final
Apalagi pada pacu jalur hari terakhir ini. Orang semakin ramai datang, sampah semakin banyak. Dody menyebutkan kalau petugas dan armada kebersihan hanya bisa bergerak membersihkan dan mengangkut sampah pada malam hingga pagi hari.
Karena di saat pacu jalur berlangsung, tim kebersihan tidak mungkin bekerja. ‘’Makanya kami bergerak di waktu itu,’’ ujarnya.
Baca Juga: Kapolres Kuansing Menjadi Timbo Ruang Jalur Ekshibisi
Dody pun mengingatkan kembali agar seluruh pengunjung membuang sampah pada tong sampah-tong sampah yang sudah disiapkan. Tidak membuang sampah sembarangan, apalagi ke Sungai Kuantan.(hen)
Laporan DESRIANDI CANDRA, Telukkuantan
Editor : Arif Oktafian