Alam Cahayo Tuah Nagoghi Juara, Dua Anak Pacu Tunaikan Nazar Jalan Kaki

Desriandi Candra • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:31 WIB
Anak pacu Jalur Alam Cahayo Tuah Nagoghi Desa Sikakak Cerenti, Pebri dan Ari melakukan nazar jalan kaki dari Telukkuantan ke Cerenti, Selasa (25/8/2026). (Desriandi Candra/Riaupos.co)
Anak pacu Jalur Alam Cahayo Tuah Nagoghi Desa Sikakak Cerenti, Pebri dan Ari melakukan nazar jalan kaki dari Telukkuantan ke Cerenti, Selasa (25/8/2026). (Desriandi Candra/Riaupos.co)

 

TELUKKUANTAN(RIAUPOS.CO) – Keberhasil Jalur Alam Cahayo Tuah Nagoghi Desa Sikakak Cerenti mengalahkan Jalur Bintang Emas Cahaya Intan dari Desa Tanjung Hulu Kuantan dalam Pacu Jalur Tradisional tahun 2026, Ahad (23/8/2026) di Tepian Narosa Teluk Kuantan, disambut syukur oleh masyarakat Cerenti dan anak pacuan.

Sebab, bagi mereka sulit mengalahkan Jalur Bintang Emas Cahaya Intan. Apalagi anak pacuannya mayoritas atlet dayung yang didatangkan khusus.

Bahkan sebagai bentuk rasa syukur dan haru atas kemenangan itu, dua anak pacu Jalur Alam Cahayo Tuah Nagoghi, Pebri (38) dan Ari (29), Selasa (25/8/2026) pagi langsung menunaikan nazarnya.

 Baca Juga: Jasad Diduga Boiko Gulo Ditemukan Terhimpit di Keramba Apung Setelah 21 Hari Pencarian

Mereka berjalan kaki pulang dari Telukkuantan ke kampung mereka Desa Sikakak Cerenti. Jarak yang mereka tempuh tak kurang dari 90 kilometer.

Nazar berjalan kaki yang dilakukan kedua anak pacu Jalur Alam Cahayo Tuah Nagoghi itu, diiringi oleh tiga anak pacu Alam Cahayo Tuah Nagoghi dengan sepeda motor. Mereka membawa air minum dan makanan untuk keduanya saat istirahat.

"Ini memang nazar Pebri dan Ari. Sebelum laga final melawan Jalur Bintang Emas Cahaya Intan, keduanya bernazar jika menang akan berjalan kaki pulang dari Taluk ke Cerenti," ujar Apriadi pada Riaupos.co.

Apriadi yang juga anak pacu Jalur Alam Cahayo Tuah Nagoghi ini menyebutkan, nazar berjalan kaki Pebri dan Ari dimulai start dari Jembatan gantung Tepian Narosa di Desa Sawah Kecamatan Kuantan Tengah.

Baca Juga: Pemprov Riau Dorong Perdagangan Karbon Perkuat Fiskal Daerah 

Kemudian menuju Desa Seberang Taluk, Desa Seberang Taluk Hilir, Kopah, Benai, Pangean, Kuantan Hilir Seberang, Inuman dan Cerenti.

"Keduanya mengambil rute lewat seberang Sungai Kuantan. Sebab Desa Sikakak berada di seberang Sungai Kuantan Kecamatan Cerenti," ujarnya.

Apriadi menyebutkan, saat ini keduanya sudah di simpang Cambai Kopah-Benai. Ditanya perkiraan kapan sampai di Desa Sikakak Cerenti, Apriadi belum bisa memperkirakan. Soal tergantung kedua rekannya.

Baca Juga: Capai 702 Hektare, Pemadaman Karhutla di Kerumutan Masih Berlangsung 

"Kalau banyak istirahat, tentu akan lambat sampai. Mungkin bisa petang atau malam. Mudah-mudahan mereka tuntas melaksanakan nazarnya," ujar Apriadi.(dac)

Editor : Edwar Yaman
Alam Cahayo Tuah Nagoghi Nazar Jalan Kaki pacu jalur