Kasus ISPA Bertambah 101 Orang, Belum Ada yang Rawat Inap

Desriandi Candra • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:18 WIB

Kabid Pencegahan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kuansing, Helma Muliani

Kabid Pencegahan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kuansing, Helma Muliani

 

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Kualitas udara yang masih tidak sehat, membuat kasus ISPA di Kabupaten Kuansing bertambah. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kuansing mencatat, kasus serangan ISPA pada masyarakat Kuansing bertambah per Rabu (26/8/2026). 

Hingga Rabu sore, ada 101 orang yang terserang ISPA. Yakni sebanyak 48 orang laki-laki dan 53 orang perempuan. Sementara di tanggal 24-25 Agustus 2026 kemaren, tercatat 102 orang. Hingga tiga hari ini, sudah ada 203 orang masyarakat Kuansing yang terserang ISPA.

"Rabu sore kemaren tercatat 101 orang terkena ISPA," kata Kepala Dinas Kesehatan Kuansing Aswandi SKM melalui Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kuansing, Helma Muliani APt SFarm, Kamis (27/8/2026).

 Baca Juga: Chelsea Ditawari Kesempatan untuk Rekrut Kiper Aston Villa Emiliano Martínez

Helma Muliani mengatakan, untuk data Kamis baru akan terupdate pada sore harinya. Helma Muliani mengatakan, 101 orang yang ditangani gejala ISPA oleh puskesmas terdata di Inuman empat kasus, Basrah lima kasus, Pangean satu kasus, Sukaraja lima kasus, Perhentian Kuas 10 kasus, Sentajo Raya 10 kasus, Telukkuantan tujuh kasus, Kopah delapan kasus, Kari tiga kasus, Lubuk Ambacang 14 kasus, Pangkalan lima kasus, Muara Lembu tujuh kasus, Sungai Buluh 11 kasus, Sungai Keranji empat kasus, Koto Baru enam kasus, Beringin Jaya satu kasus.

"Sampai hari ini belum ada yang rawat inap, masih rawat jalan semua," ujar Helma Muliani.

Untuk ketersediaan logistik obat-obatan dan bahan medis habis pakai seperti masker, stok yang ada memadai.

Baca Juga: Semangat Persatuan Jaga Budaya Bangkitkan Ekonomi Masyarakat

Dinas Kesehatan kembali mengingatkan masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah (ruangan). Apalagi untuk ibu hamil, bayi, balita dan yang memiliki riwayat resiko tinggi. Menggunakan masker bila mesti ke luar rumah, memperbanyak minum air putih dan mengkonsumsi makan makanan bergizi.(dac)

Editor : Edwar Yaman
rawat inap ispa kabut Asap dinas kesehatan kuansing