TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Even pacu jalur tradisional di Tepian Narosa 19-23 Agustus 2026 kemaren, juga dimanfaatkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kuansing untuk menggali pendapatan asli daerah (PAD).
Hasilnya, selama lima hari pelaksanaan even pacu jalur itu, Dishub menyumbangkan Rp83.440.000, untuk PAD dari pengelolaan parkir kendaraan. Jumlah itu mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2025 lalu yang mencapai sekitar Rp53 jutaan.
"Tahun ini, ada peningkatan PAD pengelolaan parkir kendaraan selama lima hari pacu jalur. Dari 2025 sekitar Rp53 jutaan menjadi Rp83,4 juta," ujar Plt Kadishub Kuansing Hendri Wahyudi, Kamis (27/8/2026).
Baca Juga: 80 Tim Ramaikan PCSS Championship Festival 2026
Pengelolaan parkir kendaraan selama even pacu jalur dilakukan melalui pihak ketiga. Mereka mengelola lokasi parkir kendaraan yang ada di lokasi eks terminal Pasar Lumpur, halaman Pasar Rakyat, Jalan Diponegoro, sebagian Jalan Kaharuddin Nasution, halaman sekitar Baznas, dan sebagian Jalan Sudirman.
Jumlah PAD yang dihasilkan selama even pacu jalur 2026 berlangsung, langsung disetorkan ke PAD. "Jadi dananya langsung disetorkan ke PAD," kata Hendri.
Menurut Hendri, parkir yang bisa mereka pungut, hanya di lokasi yang menjadi aset daerah dan fasilitas jalan umum.
Editor : Rinaldi