Kasus ISPA jadi 1.214 di Kuansing, Dinas Kesehatan Siapkan Masker

Desriandi Candra • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 21:31 WIB
Asap masih menyelimuti Kuansing Rabu (16/9/2026) sore. Seperti terlihat di kawasan Jalan  Jendral Sudirman Teluk Kuantan. (Desriandi Candra/Riaupos.co)
Asap masih menyelimuti Kuansing Rabu (16/9/2026) sore. Seperti terlihat di kawasan Jalan Jendral Sudirman Teluk Kuantan. (Desriandi Candra/Riaupos.co)

 

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Hampir satu bulan Kabupaten Kuansing di selimuti asap. Kondisi itu pun menyebabkan kasus ISPA terus bertambah.

Meski sejauh ini tidak ada warga yang harus di rawat intensif karena serangan ISPA berat, tetapi jumlahnya terus bertambah setiap hari. Banyak warga yang terserang ISPA ringan. 

Dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kuansing, selama 26 hari wilayah Kabupaten Kuansing diselimuti asap, kasus ISPA tercatat sebanyak 1.214 kasus. Data ini adalah laporan dari semua puskesmas di wilayah Kabupaten Kuansing.

Baca Juga: Karhutla Kembali Muncul di Meranti, Sumber Air Sulit, Gambut Kering Terpaksa Disiram Air Laut  

"Jadi dari data penanganan kasus yang dilakukan seluruh puskesmas, selama 26 hari terakhir ini kasus ISPA mencapai 1.214 kasus. Jumlah ini jauh naik dibandingkan sebelum asap menyelimuti Kabupaten Kuansing," ujar Kadis Kesehatan Kuansing Aswandi SKM melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Helma Muliani, Rabu (16/9/2026) di Teluk Kuantan. 

Helma Muliani menjelaskan, angka itu dihitung sejak tanggal 19 Agustus 2026. Di tanggal 19 Agustus 2026 tercatat sebanyak dua kasus, tanggal 20 Agustus 2026 sebanyak dua kasus, tanggal 21 Agustus 2026 sebanyak tiga kasus, tanggal 22 Agustus 2026 sebanyak dua kasus, tanggal 23 Agustus 2026 nihil. 

Kemudian tanggal 24 Aguatus 2026 naik menjadi 76 kasus. Tanggal 25 Agustus 2026 sebanyak 50 kasus. Tanggal 26 Agustus 2026 sebanyak 108 kasus, tanggal 27 Agustus 2026 sebanyak 115 kasus, tanggal 28 Aguatus 2026 sebanyak 125 kasus dan tanggal 29 Agustus 2026 sebanyak 69 kasus. Kemudian tanggal 30 Agustus 2026 sebanyak 10 kasus, tanggal 31 Agustus sebanyak 86 kasus. 

Baca Juga: Dinding Masih Triplek, Disdikpora Kampar Janji Bangun Dua Kelas Permanen SDN 007 Sungai Agung

Tanggal 1 September 2026 sebanyak 82 kasus, 2 September 2026 sebanyak 52 kasus, 3 September 2026 sebanyak 59 kasus, tanggal 4 September 2026 sebanyak 61 kasus, tanggal 5 September 2026 sebanyak 32 , tanggal 6 September 2026 tanpa kasus (0) dan tanggal 7 September 2026 sebanyak 59 kasus.

Kemudian tanggal 8 September 2026 sebanyak 49 kasus, 9 September 2026 sebanyak 38 kasus, 10 September 2026 sebanyak 31 kasus, tanggal 11 September 2026 sebanyak 12 kasus, tanggal 12 September 2026 sebanyak 16 kasus. 

Tanggal 13 September 2026 sebanyak 21 kasus, 14 September 2026 sebanyak 54 kasus. 

Baca Juga: MAN 1 Pekanbaru Bekali Siswa dengan Ilmu Jurnalistik, Videografi, dan Fotografi

Helma Muliani kembali mengingatkan agar masyarakat bisa mengurangi aktivitas di luar rumah terutama ibu hamil, bayi, balita, anak, Lansia dan yang beresiko tinggi. Menggunakan masker saat di luar rumah, banyak meminum air putih, dan makan makanan bergizi. 

Di tanya ketersediaan masker, Helma Muliani menyebutkan kalau Dinas Kesehatan (Dinkes) sudah mendistribusikan sebanyak 3000 kotak masker ke seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Kuansing. 

"Kita baru saja mendistribusikan 3000 kota masker ke seluruh puskesmas. Satu kotak berisi 50 buah masker sekali pakai," kata Helma Muliani. 

Baca Juga: Warga Pekanbaru Diimbau Kurangi Aktivitas di Luar

Saat ini, Dinkes Kuansing masih memiliki persediaan masker sebanyak 2.320 kotak. Namun dalam minggu ini akan tiba sebanyak 7000 kotak/masker dari kegiatan pengadaan Dinkes Kuansing tahun 2026.

"Kalau soal ketersediaan masker, kita ada. Namun tentu tidak akan mencukupi," kata Helma Muliani menjelaskan. 

Makanya Dinkes Kuansing meminta tambahan masker ke Dinas Kesehatan Riau. "Dan berapa yang disetujui, kami masih menunggu jawaban Dinkes Riau," ujarnya. (dac)

Editor : M. Erizal
ispa kabut Asap dinas kesehatan kuansing