TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Indeks kualitas udara di wilayah Kabupaten Kuansing, Kamis (17/9/2026), nyaris menyentuh level sangat tidak sehat.
Ini dilihat dari hasil pengukuran kualitas udara di Kuansing. Menurut Plt Kadis Lingkungan Hidup (DLH) Kuansing, Teluk Kuantan dan sekitarnya Indeks kualitas udara 196-204.
Muara Lembu Kecamatan Singingi 184-188. Petai Kecamatan Singingi Hilir 182-187. Kecamatan Gunung Toar 182-187. Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik 194-199.
Baca Juga: Realisasi PSR di Riau Lampaui Target, Sudah Capai 7.244 Hektare
Perhentian Luas Kecamatan Logas Tanah Darat di angka 187-195. Kecamatan Pangean 189-197. Dan Kecamatan Cerenti di angka 189-197. "Secara keseluruhan, masih di level tidak sehat, tetapi sudah mendekati level sangat tidak sehat seperti di Teluk Kuantan dan sekitarnya," ujar Dody Fitrawan.
Menyikapi itu, Pemkab Kuansing lewat Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) akhirnya memutuskan untuk kembali melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi seluruh tingkat pendidikan.
Lewat Surat Edaran, Kadisdikpora Kuansing, H Herizon SPd SD MM, PJJ dilaksanakan selama dua hari, tanggal 18-19 September 2026. Surat edaran ini, disampaikan pada seluruh Korwil Pendidikan, Pengawas Sekolah, Kepala TK/PAUD, SD/SMP negeri dan swasta se-Kuansing maupun orang tua/wali murid.
Baca Juga: Kabut Asap Masih Selimuti Pelalawan, Jumlah Penderita ISPA Tembus 2.220 Jiwa
"Sekolah kembali diliburkan, dan dilakukan pembelajaran jarak jauh selama dua hari," kata Herizon didampingi Sekretaris Zulmaswan SPd MM.
Selama pembelajaran jarak jauh (PJJ) / daring, peserta didik tidak perlu hadir ke sekolah, dan tidak diperkenankan mengikuti kegiatan sekolah lainnya yang mengharuskan hadir secara langsung.
Tenaga pendidik dan kependidikan melaksanakan tugas seperti biasa (memberikan pelajaran daring), absen di sekolah dengan tetap memperhatikan kesehatan dengan memakai masker.
Baca Juga: Menang Tipis atas SMP Witama, SMP Darma Yudha Melaju ke Semifinal Tantang Stella Gracia
Apabila dalam rentang waktu yang sudah ditetapkan kabut asap menghilang atau udara sudah membaik, maka siswa kembali belajar seperti biasa.
Satuan pendidikan agar melaksanakan pembelajaran daring secara sederhana, efektif, dan tidak membebani peserta didik dengan tetap memperhatikan proses pembelajaran.
Orang tua/wali murid diminta memastikan anak tetap berada di dalam rumah dan tidak bermain maupun melakukan aktivitas di luar rumah guna menghindari paparan kabut asap. Apabila terdapat keperluan mendesak ke luar rumah, agar menggunakan masker.
Baca Juga: Kasus ISPA Jadi 1.363, Diskes Kuansing Minta Tambahan 1000 Kotak Masker
Kegiatan pelaksanaan pembelajaran berikutnya akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi kualitas udara di Kuansing berdasarkan informasi dari BMKG dan instansi terkait.
Editor : Rinaldi