TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Di tengah kabut asap yang masih menyelimuti wilayah Kabupaten Kuansing, justru musibah kebakaran terjadi.
Kamis (17/9/1026), dua peristiwa kebakaran lahan terjadi di Kuansing dalam satu hari. Satu di Desa Beringin Taluk Kecamatan Kuantan Tengah dan satu di Desa Petapahan di Kecamatan Gunung Toar.
Personel pemadam kebakaran (Damkar) dari Satpol PP-PKP Kuansing, harus berjibaku untuk memadamkan api. Dua peristiwa kebakaran lahan ini terjadi akibat kelalaian manusia.
Baca Juga: 64 Tahun Berkarya, Unri Terus Menguat dan Memperluas Dampak
"Peristiwa karhutla ini sementara disimpulkan akibat kelalaian manusia," ungkap Kasatpol PP-PKP Kuansing, Riokasyter Wandra.
Di Desa Beringin Taluk, kata Riokasyter, informasi kebakaran lahan mereka terima pukul 12:14 WIB. Personel Damkar langsung bergerak ke lokasi kejadian. Sesampai di lokasi kejadian pukul 12.21 WIB, personel langsung berupaya memadamkan api.
Sebanyak 13 personel dan dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian.
Baca Juga: Toyota Space Kembali Hadir di Riau, Rasakan Langsung Inovasi Teknologi Hybrid EV
Luas lahan semak belukar yang terbakar itu lebih kurang seperempat hektar. Lahan itu diketahui milik Yunira dan Eka, warga setempat.
Dibantu oleh TNI, Polri, BPBD dan masyarakat, api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.03 WIB. Sementara penyebab kebakaran diduga akibat kelalaian manusia.
Baru saja tuntas memadamkan api, sekitar pukul 14.00 WIB, personel kembali mendapatkan pengaduan kebakaran lahan di Desa Petapahan, Kecamatan Gunung Toar.
Baca Juga: Dua Hotspot Terdeteksi, BPBD Kampar Tangani Kebakaran Lahan di Salo
Sebanyak 11 orang personel Damkar dan satu unit mobil pemadam kebakaran langsung diturunkan. Saat tiba di lokasi pukul 15:06 WIB, kebakaran sedang terjadi.
Lahan seluas satu hektar yang sebagian kebun karet, diketahui milik Raqiah (60) warga setempat. Dibantu TNI, Polri, BPBD dan warga, api baru bisa dipadamkan pukul 15:45 WIB. Penyebab kebakaran pun diduga akibat kelalaian manusia.
Riokasyter kembali mengingatkan warga untuk waspada saat beraktivitas di kebun menggunakan api, membakar sampah dan aktivitas lainnya. Sebab, bisa memicu musibah kebakaran. (dac)
Editor : M. Erizal