TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Kabut asap masih terlihat di wilayah Teluk Kuantan dan Kabupaten Kuansing umumnya pada Jumat (18/9/2026) pagi. Namun demikian, masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa.
Dilihat dari kasat mata, asap sedikit lebih tipis dari Kamis (17/9/2026). Dari data pengukuran kualitas udara yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kuansing, kualitas udara sedikit membaik. Berangsur-angsur meninggalkan level yang nyaris menyentuh sangat tidak sehat.
Menurut Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kuansing Dody Fitrawan, secara keseluruhan kualitas udara Kuansing di level tidak sehat. Untuk wilayah Teluk Kuantan sekitarnya yang sempat menyentuh angka sangat tidak sehat, kini kembali turun di level tidak sehat dengan angka 167-177.
Baca Juga: DPRD Meranti Kejar Target Pengesahan Ranperda
Kemudian Muara Lembu Kecamatan Singingi di angka 155-165. Petai Kecamatan Singingi Hilir 158-167. Kemudian Kecamatan Gunung Toar di angka 160-171. Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik di angka 159-170.
Perhentian Luas Kecamatan Logas Tanah Darat di angka 172-179. Kecamatan Pangean 172-180. Kecamatan Cerenti di angka 184-191. "Angka Indeks kualitas udara sedikit turun. Tapi asap masih terlihat, udara di level tidak sehat," kata Dody Fitrawan.
Dinas Kesehatan Kuansing sendiri tetap mengimbau masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar rumah atau ruangan. Karena asap yang masih menyelimuti Kuansing.
Baca Juga: Kebut Pembahasan KUA-PPAS Perubahan 2026 Rohul
Menggunakan masker saat berpergian atau ke luar rumah, perbanyak minum air putih, makan-makanan bergizi. "Anjuran kami tetap kurangi aktivitas di luar rumah dan gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah," ungkap Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kuansing, Helma Muliani.
Editor : Rinaldi