Hujan Lebat dan Sedang Mengguyur Kuansing Subuh Hari, Udara Mulai Mrmbaik

Desriandi Candra • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 13:32 WIB
Asap terlihat menipis pasca wilayah Kabupaten Kuansing termasuk Kuansing sekitarnya di guyur hujan lebat, Sabtu (19/9/2026) . (Desriandi Candra/Riaupos.co)
Asap terlihat menipis pasca wilayah Kabupaten Kuansing termasuk Kuansing sekitarnya di guyur hujan lebat, Sabtu (19/9/2026) . (Desriandi Candra/Riaupos.co)

 TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Hujan dengan intensitas lebat dan sedang, mengguyur wilayah Kabupaten Kuansing pada Sabtu (19/9/2026) subuh hari. 

Hujan turun bersamaan waktu salat Subuh, pukul 05.10 WIB sampai pukul 06.15 WIB. Meski tidak berlangsung lama, namun terlihat ada perubahan. Kota Telukkuantan dan sekitarnya terlihat lebih bersih dari asap dan cerah. 

"Alhamdulillah hujan tadi subuh hampir merata di semua kecamatan. Dengan intensitas lebat dan sedang," ungkap Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Bencana BPBD Kuansing, Koko Mahyudi. 

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Bengkalis, Petugas Temukan Barang Berbahaya

Cuaca pun masih terlihat sedikit mendung. Dari pantauan BMKG kini untuk potensi hujan, daerah Singingi Hilir. 

Sementara Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kuansing Dody Fitrawan menyebutkan, hujan yang mengguyur wilayah Kuansing Sabtu subuh juga berdampak positif. Asap menipis dan udara semakin membaik.

Dari hasil pemantauan Indeks kualitas udara (ISPU), Sabtu (19/9/2026) untuk wilayah Teluk Kuantan sekitarnya di angka 126-149. Muara Lembu Kecamatan Singingi sekitarnya di angka 105-121.

Baca Juga: Daewoong Luncurkan Fexuprazan, Pilihan Baru Terapi GERD di Indonesia

Petai Kecamatan Singingi Hilir 106-124. Kecamatan Gunung Toar 125-142. Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik 126-142. Perhentian Luas Kecamatan Logas Tanah Darat 123-144.

Kecamatan Pangean terpantau di angka 125-146. Kemudian di Kecamatan Cerenti di angka 146-153. "Alhamdulillah, udara semakin baik. Dan ini terlihat dari angka ISPU yang turun. Udara semakin baik," kata Dody Fitrawan.(dac)

Editor : Edwar Yaman
desriandi candra kuansing hujan lebat