TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO)- Suasana meriah dan penuh kebersamaan mewarnai pelayuran jalur baru Toduang Bakotat di Desa Pauh Angit, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Rabu (23/9/2026) malam.
Ribuan masyarakat bersama tokoh masyarakat menyambut kehadiran Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuantan Singingi H Muklisin yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Kehadiran orang nomor satu di jajaran Pemkab Kuansing itu sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian tradisi Pacu Jalur di Rantau Kuantan.
H Muklisin hadir didampingi Pj Sekretaris Daerah Kuansing Drs Muradi MSi sejumlah pejabat, Camat Pangean, Pangulu Nan Barompek Nagori Pangean, unsur Forkopimcam, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Baca Juga: Aryaduta Pekanbaru Perkuat Kolaborasi dengan Pelaku Industri Event
Kepala Desa Pauh Angit Sustiaji menyampaikan apresiasi dan terima kasih pada Plt Bupati Kuansing beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Kuansing yang telah hadir sekaligus memberikan dukungan terhadap pelayuran jalur baru Toduang Bakotat.
Menurutnya, proses pembuatan jalur tersebut masih menghadapi kendala pendanaan. Hingga pelaksanaan pelayuran, masih terdapat kekurangan dana sebesar Rp62 juta untuk menuntaskan pembuatan jalur baru tersebut.
Plt Bupati Kuansing H Muklisin mengatakan, pembuatan jalur baru merupakan salah satu langkah nyata untuk menjaga sekaligus melestarikan budaya pacu jalur secara berkesinambungan di Rantau Kuantan, khususnya di Desa Pauh Angit.
Baca Juga: Menunggangi CAFTA 3.0: Misi Indonesia Memburu Investasi AI dan Pasar Baru Produk UMKM di Nanning
“Kita berharap tradisi Pacu Jalur terus lestari dan dapat diwariskan kepada generasi penerus. Ini merupakan bagian dari kekayaan budaya yang harus kita jaga bersama,” ujar H Muklisin
Terkait kekurangan dana dalam penyelesaian jalur Toduang Bakotat, H Muklisin secara pribadi turut memberikan bantuan sebesar Rp10 juta. Selain bantuan pribadi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi juga memberikan dukungan sebesar Rp25 juta.
Penggalangan dukungan dari berbagai pihak kemudian membuat total bantuan yang terkumpul mencapai Rp76,5 juta. Dana tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan penyelesaian pembuatan jalur baru Toduang Bakotat.
Menurut Muklisin, Jalur Toduang Bakotat tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Desa Pauh Angit dan Kecamatan Pangean, tetapi juga menjadi bagian dari kebanggaan seluruh masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi.
Baca Juga: Hendro dan Violine Pecahkan Rekornas
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong dalam menjaga tradisi Pacu Jalur sebagai warisan budaya yang sarat dengan nilai sosial, persatuan, dan kebersamaan.
Mejalur baru Toduang Bakotat berlangsung dalam suasana meriah, penuh antusiasme dan kebersamaan. Kehadiran ribuan warga serta dukungan berbagai pihak menjadi momentum penting bagi masyarakat Pauh Angit untuk meneguhkan komitmen menjaga tradisi Pacu Jalur agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang.(dac)
Editor : Edwar Yaman