TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Kendati sampai hari ini, Kabupaten Kuansing masih menetapkan status siaga darurat karhutla di awal September 2026 ini, namun hujan mulai mengguyur Negeri Jalur di pengujung September 2026.
Bahkan dalam dua pekan ini, intensitasnya mulai tinggi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuansing pun mengimbau masyarakat Kuansing untuk waspada dengan pergantian musim. Dari musim kemarau ke musim hujan.
Sebab, sejumlah kecamatan dan desa di Kuansing menjadi titik rawan banjir bila musim hujan tiba. Desa-desa dan kecamatan di sepanjang Sungai Kuantan, selalu menjadi langganan banjir. Kemudian, sejumlah desa di Kecamatan Singingi dan Singingi Hilir juga terdapat daerah yang rawan banjir akibat luapan Sungai Singingi.
Baca Juga: Spanyol Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan Menjadi 39 Laga Usai Tumbangkan Inggris di Wembley
"Kalau musim hujan tiba, daerah di sepanjang Sungai Kuantan dan Sungai Singingi rawan banjir. Jadi sejak dini kami imbau masyarakat di sepanjang aliran sungai ini untuk waspada," ungkap Kabid Penanggulangan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kuansing, Koko Mahyudi, Ahad (27/9/2026) di Telukkuantan.
Koko mengatakan, di sepanjang Sungai Kuantan, desa-desa sebagian di Kecamatan Hulu Kuantan, Kuantan Mudik, Gunung Toar, Kuantan Tengah, Sentajo Raya, Benai, Pangean, Kuantan Hilir, Kuantan Hilir Seberang, Inuman dan Cerenti rawan banjir.
Kemudian beberapa desa yang rawan banjir saat musim hujan akibat luapan sungai Singingi di antaranya, Desa Logas, Desa Logas Hilir, Muara Lembu. Kemudian di Singingi Hilir, ada Desa Koto Baru dan Desa Tanjung Pauh.
Baca Juga: Asa Indonesia Tambah Emas Bulutangkis Asian Games 2026 Tetap Terjaga, Empat Wakil Lolos ke Semifinal
Selain mengimbau waspada saat musim hujan pada masyarakat Kuansing yang berada di sepanjang dua sungai besar itu, titik rawan banjir akibat luapan anak sungai setempat juga perlu diwaspadai dan juga menjadi langganan banjir. Seperti Sungai Petapahan di Desa Petapahan Kecamatan Gunung Toar, Sungai Ulo di Desa Mudiak Ulo Kecamatan Hulu Kuantan dan Sungai Rambahan Kecamatan Logas Tanah Darat.
"Titik ini juga harus diwaspadai," papar Koko Mahyudi.
Memang bila dari prakiraan BMKG Riau, musim hujan baru masuk di minggu kedua Oktober 2026. Tetapi melihat curah hujan yang mulai mengguyur Kuansing dan daerah tetangga Sumatera Barat, kondisi ini harus diwaspadai. Apalagi bila hujan dengan intensitas tinggi atau lebat berlangsung lama.(dac)
Editor : Edwar Yaman