TELUKKUANTAN(RIAUPOS.CO) - Kabut asap masih menyelimuti wilayah Kabupaten Kuansing hingga Ahad (4/10/2026). Dampaknya kualitas udara di Kuansing berstatus tidak sehat.
Padahal tidak ada titik api yang terpantau di wilayah Kuansing. Akibat paparan kabut asap itu, Dinas Kesehatan (Diskes) Kuansing mencatat, kasus ISPA di Kuansing sejak mulainya kabut asap mencapai 1.692 kasus dari tanggal 19 Agustus hingga 1 Oktober 2026.
"Totalnya ada 1.692 kasus ISPA di Kuansing sejak kabut asap," ungkap Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Diskes Kuansing, Helma Muliani.
Baca Juga: Lamine Yamal Terus-menerus Mencetak Gol untuk Spanyol, Luis de la Fuente: Dia Menuju Menjadi Legenda
Helma Muliani mengatakan, di bulan Agustus 2026, ada sebanyak 649 kasus ISPA. Kemudian di bulan September 2026 baik menjadi 1.001 kasus ISPA. Sementara di tanggal 1 Oktober 2026, ada sebanyak 42 kasus.
Diskes Kuansing terus memantau perkembangan di lapangan. Kasus ISPA ini adalah laporan dari puskesmas di Kuansing. Meski tidak ada yang dirawat inap secara intensiif, Helma Muliani meminta agar masyarakat Kuansing mengurangi aktivitas di luar rumah atau ruangan. Menggunakan masker saat berpergian ke luar rumah dan mengkomaumai makan makanan bergizi serta perbanyak minum air putih.
Imbauan ini selalu disampaikan oleh Diskes Kuansing. Terutama bagi ibu hamil, balita, anak-anak, Lansia dan orang penderita penyakit yang rentan.(dac)
Baca Juga: Kapolri Suyudi Ario Seto Rombak Jabatan Pati Polri, Irjen Herry Heryawan Kabaharkam
Editor : Edwar Yaman