Kabut Asap Bertambah Pekat di Kuansing, Diduga Asap Kiriman

Desriandi Candra • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 09:16 WIB
Asap masih terlihat tebal selimuti wilayah Telukkuantan dan Kuansing umumnya, Rabu (7/10/2026). (Desriandi Candra/Riaupos.co)
Asap masih terlihat tebal selimuti wilayah Telukkuantan dan Kuansing umumnya, Rabu (7/10/2026). (Desriandi Candra/Riaupos.co)

 

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Asap bertambah pekat menyelimuti wilayah Kabupaten Kuansing, Rabu (7/10/2026) pagi. Masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa. Padahal dari pantauan kualitas udara, Kuansing tetap berstatus tidak sehat.

Menurut Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kuansing, Dody Fitrawan, dari pengukuran kualitas udara, Telukkuantan dan sekitarnya maupun Kuansing secara keseluruhan tidak sehat. Bahkan, angka indeks kualitas udara pun naik.

Bahkan ada yang mencapai level sangat tidak sehat. Untuk wilayah Telukkuantan Kecamatan Kuantan Tengah dan sekitarnya, indeks kualitas udara mencapai 171-191. Muara Lembu Kecamatan Singingi di angka menembus angka 183-203. Petai Kecamatan Singingi Hilir 181-2024.

 Baca Juga: Cetak 91 Gol, Harry Kane Capai Tonggak Sejarah Baru dalam Penampilan Bersejarahnya Bersama Inggris

Berikutnya Kecamatan Gunung Toar 178-194. Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik 179-194. Perhentian Luas Kecamatan Logas Tanah Darat 161-185. Kecamatan Pangean 163-185. Cerenti 154-174.

"Masih tidak sehat, tetapi Singingi dan Singingi Hilir menembus level sangat tidak sehat. Kami sarankan, agar gunakan masker saat di luar rumah atau ruangan," ujar Dody.

Kalaksa BPBD Kuansing H Yulizar mengatakan, asap yang kini menyelimuti Kuansing kuat dugaan kiriman dari luar, seperti Sumatera Selatan dan Jambi. Dua daerah yang berdekatan dengan Kuansing saat ini banyak asap akibat karhutla.

Baca Juga: Tok! MK Tolak Gugatan Pemohon, Gibran Tetap Wakil Presiden

"Namun kami akan tetap pantau titik api. Kemarin nihil, hari ini akan kami cek lagi," katanya.(dac)

Editor : Edwar Yaman
dlh kuansing kabut Asap asap kiriman