13 Bangunan KDKMP tanpa Sarana  Air Bersih

Desriandi Candra • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 10:15 WIB
KDKMP: Bangunan KDKMP Kelurahan Sungai Jering, Kecamatan Kuantan Tengah, Selasa (6/10/2026). Pekerjaan pembangunan KDKMP ini sudah rampung 100 persen. (desriandi candra/riau pos)
KDKMP: Bangunan KDKMP Kelurahan Sungai Jering, Kecamatan Kuantan Tengah, Selasa (6/10/2026). Pekerjaan pembangunan KDKMP ini sudah rampung 100 persen. (desriandi candra/riau pos)

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Tim Pemkab Kuansing pekan kemarin melakukan verifikasi faktual (verfak) terhadap 14 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)  yang dibangun di Kabupaten Kuansing. 

Dari hasil verfak itu, tim Pem­kab menemukan bahwa 14 unit KDKMP secara fisik sudah tuntas 100 persen. Jaringan listrik sudah terpasang. 

Tim juga menemukan, dari 14 unit itu, hanya satu yang dilengkapi dengan sarana air bersih, berupa sumur bor. Yakni KDKMP Desa Sukamaju, Kecamatan Singingi Hilir. 

Baca Juga: Kabut Asap Bertambah Pekat di Kuansing, Diduga Asap Kiriman

Sementara 13 unit lainnya belum memiliki sarana air bersih. Selain itu, tidak satu pun sarana rak di dalam bangunan yang terpasang, karena belum beroperasi. 

"Jadi itu hasil verfak yang dilakukan tim Pemkab Kuansing. Dan ini menin­daklanjuti instruksi Kementerian Koperasi ke kabupaten/kota," ungkap Kepala Dinas Kopdagrin Kuansing Drs Masnur MM, Selasa (6/10). 

Hasil verfak ini, lanjut Masnur, akan disampaikan langsung pada Kementerian Koperasi melalui apli­kasi Simkopdes (Sistem Informasi Manajamen Koperasi Desa). Sementara Hard Copy hasil verfak akan disampaikan langsung pada Dinas Kopdagrin Riau. 

Baca Juga: Diminta Lakukan Verifikasi Faktual 14 KMP, Hanya Satu yang Memiliki Sarana Air Bersih

Menurut Masnur, di Kuansing ada 90 unit KDKMP yang dibangun. Dari jumlah itu, 28 unit KDKMP sudah rampung 100 persen. Dari 28 unit KDKMP yang tuntas 100 persen, baru 14 unit yang diminta dilakukan verfak. 

Sisanya, masih menunggu instruksi dari Kementerian Koperasi. Selain itu, sisa bangunan KDKMP tahap I yang belum tuntas, diminta tuntas hingga Desember 2026. Sehingga tahun depan kemungkinan akan dilanjutkan dengan pembangunan tahap II.(lim)

Laporan DESRIANDI CANDRA, Telukkuantan

 

Editor : Arif Oktafian
KDKMP kuantan singingi Telukkuantan kuansing