Upacara HUT Kuansing, Muklisin Ajak Bersatu Lanjutkan Cita-cita Pendiri

Desriandi Candra • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 10:47 WIB
Plt Bupati H Muklisin bersama beberapa tokoh Kuansing usai upacara HUT ke-27 Kabupaten Kuansing, Senin (12/10/2026) di pendopo Limuno Teluk Kuantan. Foto Desriandi Candra
Plt Bupati H Muklisin bersama beberapa tokoh Kuansing usai upacara HUT ke-27 Kabupaten Kuansing, Senin (12/10/2026) di pendopo Limuno Teluk Kuantan. Foto Desriandi Candra

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kuansing ke-27 tahun, Senin (12/10/2026), ditandai dengan upacara yang dipusatkan di Lapangan Limuno Teluk Kuantan. 

Plt Bupati Kuansing H Muklisin langsung bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sedangkan Ketua DPRD H Juprizal SE MSi membacakan Visi Kabupaten Kuansing. 

Peringatan HUT Kabupaten Kuansing juga dihadiri Pj Sekda Drs Muradi MSi, para tokoh pendiri, tokoh masyarakat di kampung halaman dan perantauan, anggota DPRD Riau asal Kuansing, Forkompinda, kepala dinas/badan, camat, anggota DPRD Kuansing, ASN dan kalangan pelajar. 

Baca Juga: Apel HUT Ke-27 Rohul Tertunda akibat Hujan, Ini Agenda yang Disiapkan

Disemarakkan paduan suara dari SMAN 1 Teluk Kuantan yang membawakan lagu Kuansing Tanah Tumpah. Pembagian penyaluran dana zakat dari Baznas, serta pembagian hadiah berbagai lomba menyemarakkan HUT 27 Tahun Kabupaten Kuansing. 

Plt Bupati H Muklisin mengatakan, 12 Oktober 2026 Kabupaten Kuantan Singingi genap berusia 27 tahun, semenjak didirikan pada tanggal 12 Oktober 1999. Sebuah usia yang cukup matang untuk tegak dan berdiri sebagai sebuah daerah otonomi. 

Hal ini patut bangga dan bersyukur serta berterima kasih kepada para pendiri Kabupaten Kuantan Singingi yang telah meletakkan pondasi kokoh bagi semua untuk membangun daerah yang dicintai ini.

Baca Juga: Berpotensi Hujan, Kota Pekanbaru Masih Diselimuti Kabut Asap 

Berbagai kemajuan dan perkembangan sudah dapat dilihat dan rasakan dalam satu masa rencana pembangunan jangka panjang daerah 2000–2025. Untuk itu Muklisin mengajak semua sejenak bertafakur merenungi perjuangan para pendahulu kabupaten ini, seraya mengirimkan doa semoga apa yang telah mereka bangun dan perjuangkan menjadi amal ibadah di sisi Allah SWT.

"Marilah kita lanjutkan cita-cita mereka dengan semangat juang yang tinggi, bersatu padu, bersama membangun Kuantan Singingi yang lebih hebat," ujarnya.

Bersempena dengan itu, pada peringatan hari jadi ke-27 tahun 2026 ini, mengusung tema "Harmoni untuk Kuansing Hebat". Tema ini diharapkan dapat menggugah semangat semuanya untuk bersama-sama membangun Kabupaten Kuantan Singingi dengan semangat kebersamaan, kegotong royongan, dan persatuan yang mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi.

Baca Juga: Kalahkan PSMS, PSPS Pimpin Klasemen

Kuantan Singingi adalah kebanggaan semua. Berbagai suku bangsa ada di Kuantan Singingi, beragam nilai budaya berbaur dengan budaya lokal di tengah-tengah masyarakat. Kesemuanya ini menjadi sebuah peluang dan kekuatan dalam pembangunan Kabupaten Kuantan Singingi apabila dikemas dengan baik, namun sebaliknya, dapat berubah menjadi kelemahan dan ancaman apabila semuanya berjalan sendiri-sendiri tanpa komando dan arah yang jelas.

Kabupaten Kuantan Singingi, melalui Peraturan Daerah nomor 1 tahun 2025 sudah menetapkan arah kebijakan pembangunan untuk 20 tahun ke depan, melalui rencana pembangunan jangka panjang daerah 2025-2045. dengan visi "Terwujudnya Kuantan Singingi yang sejahtera, beradat, maju, dan berkelanjutan (Kuansing Hebat) tahun 2045". 

Mewujudkan visi dan misi RPJPD 2025-2045 tersebut di atas yang dibagi atas beberapa rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD), maka telah ditetapkan visi dan misi pemerintah daerah Kabupaten Kuantan Singingi 2025-2029.

Baca Juga: Rupiah Diprediksi Kembali Tertekan, Penyebabnya Konflik AS-Iran yang Masih Memanas

Visi, terwujudnya Kuantan Singingi yang beradat, berdaya saing, sejahtera dan maju (bersama menuju Kuansing Hebat), memberikan makna peran serta seluruh elemen dalam pembangunan yang dikenal dengan "Tali Tigo Sapilin Tigo Tungku Sajorangan". Yakni, terciptanya pemerintahan yang kolaboratif antara pemerintah, orang adat, dan pemangku agama yang secara bersama berkontribusi secara nyata untuk membangun Kunasing yang hebat.

Kuansing ingin mewujudkan masyarakat yang menjunjung tinggi nilai adat istiadat dalam lingkungan yang religius. Ingin mewujudkan pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing. Kuansing ingin mewujudkan perekonomian daerah yang kreatif dan inovatif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai potensi wilayah. Mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berbasis lingkungan hidup yang berkelanjutan. Kuansing juga ingin mewujudkan pemerintahan yang transparan dan adaptif dengan kualitas pelayanan publik yang prima.

Untuk pencapaian visi dan misi yang telah ditetapkan tadi, pemerintah daerah sangat menyadari akan mengalami berbagai macam kendala diantaranya rendahnya fiskal daerah, adanya pemotongan transfer ke daerah dan penundaan transfer sehingga terjadinya kendala untuk mewujudkan program yang telah disusun.

Baca Juga: Tiba di Riau, Irjen Arman Siap Lanjutkan Program

Namun demikian pemerintah daerah tidak akan berpangkutangan, selalu berupaya mencari jalan keluar menutupi segala kekurangan tersebut. Untuk itu diminta masukan dan kerja sama serta kolaborasi dari semua.

Muklisin mengajak semua komponen masyarakat bahu membahu membangun daerah yang dicintai ini. Berikanlah kontribusi nyata sesuai dengan apa yang diperankan pada saat ini. "Sekecil apapun sumbangsih yang diberikan akan berarti besar dalam pembangunan Kabupaten Kuantan Singingi," ucapnya. 

Kuansing juga berhasil mendapatkan pembangunan sekolah rakyat yang pada saat ini telah dimanfaatkan oleh anak-anak daerah. Di bidang pertanian, Kuansing telah mendapatkan bantuan pembangunan jaringan irigasi air tanah (JIAT) sebanyak 39 titik senilai Rp80 miliar dan optimalisasi lahan pada tujuh lokasi senilai Rp15 miliar.

Baca Juga: 27 Tahun Kabupaten Siak Harmoni Melayu Lestari, Bupati: Melayani dengan Sepenuh Hati

Pemkab menyadari, belum semua kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi. Belum semua jalan dapat diperbaiki. Belum seluruh pelayanan berjalan sesuai harapan. Masih ada masyarakat yang menunggu pekerjaan, perhatian, bantuan, dan penyelesaian dari pemerintah.

Atas pelayanan yang belum sempurna dan harapan masyarakat yang belum dapat di wujudkan, Muklisin menyampaikan permohonan maaf. Namun, permohonan maaf ini bukanlah akhir dari tanggung jawab. Setiap harapan yang belum terjawab tetap menjadi amanah baginya, setiap kebutuhan yang belum terpenuhi tetap menjadi pekerjaan yang akan terus di perjuangkan ke depan. "Selamat hari jadi ke-27 Kabupaten Kuantan Singingi tahun 2026, semoga Allah SWT merahmati kita semua," ujarnya.

Editor : Rinaldi
Plt Bupati Muklisin cita-cita pendiri Upacara HUT hut kuansing