Ini Capaian Pembangunan yang Disampaikan Plt Bupati H Muklisin di Sidang Paripurna HUT Kuansing 

Desriandi Candra • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 15:24 WIB

  Plt Bupati Kuansing H Muklisin, drg Sri Sadono Mulyanto MHan, Ketua DPRD H Juprizal SE MSi saat menghadiri paripurna istimewa HUT ke-27 Kabupaten Kuansing, Senin (12/10/2026). (Desriandi Candra/Riaupos.co)

Plt Bupati Kuansing H Muklisin, drg Sri Sadono Mulyanto MHan, Ketua DPRD H Juprizal SE MSi saat menghadiri paripurna istimewa HUT ke-27 Kabupaten Kuansing, Senin (12/10/2026). (Desriandi Candra/Riaupos.co)

 

TELUKKUANTAN(RIAUPOS.CO) - Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 tahun Kabupaten Kuansing di tandai dengan paripurna istimewa di DPRD Kabupaten Kuansing.

Paripurna istimewa HUT Kabupaten Kuansing itu dipimpim langsung oleh Ketua DPRD H Juprizal SE MSi bersama Wakil Ketua I Satria Mandala Putra, Wakil Ketua II Romi Alfisyah Putra SE MM. Hadir langsung Plt Bupati H Muklisin, Plt Gubernur Riau di wakili Kasat Pol PP Riau drg Sri Sadono Mulyanto MHan, Pj Sekda Drs Muradi MSi. 

Selain itu tampak hadir Wakil Bupati Inhu Drs Hendrizal MSi yang juga Ketua IKKS RIAu, anggota DPRD Riau H Zulhendri dan Jon Ade Nopendra, tokoh pendiri dan sejumlah tokoh masyarakat Kuansing, anggota DPRD, Ketua TPKK, Ketua Darma Wanita, Asisten, Sekretaris DPRD Andi Zulfitri MSc, Kepala Dinas/Badan, camat di lingkungan Pemkab Kuansing serta tamu undangan lainnya yang memenuhi ruang paripurna DPRD Kuansing itu. 

Baca Juga: Pemerintah Daerah Dorong Integrasi Data Akurat dan Berkualitas di Bengkalis

Di momen bersejarah itu, Plt Bupati Kuansing H Muklisin menyampaikan komitmen Pemkab Kuansing untuk terus mengawal cita-cita pembangunan yang berkeadilan.

Daerah ini bukan hanya wilayah administratif di sepanjang aliran sungai Kuantan dan Singingi, melainkan ruang hidup kolektif tempat menjaga harkat, martabat, adat, serta masa depan generasi mendatang.

Pemerintah daerah berkomitmen mewujudkan tata kelola yang memastikan tidak ada lagi anak yang terputus akses pendidikannya, tidak ada warga yang terkendala jaminan layanan kesehatannya, serta sektor pertanian dan perkebunan rakyat dapat memberikan nilai tambah yang adil berlandaskan prinsip kesetaraan.

Baca Juga: Soroti Karhutla Berulang, DPR Desak Evaluasi Izin Sawit dan Tambang

Peringatan hari jadi ke-27 tahun di maknai bersama dengan melalui tema "Harmoni untuk Kuansing Hebat". Harmoni mengisyaratkan penyelarasan langkah strategis antara Pemerintah Daerah, DPRD, Forkopimda, serta seluruh pemangku kepentingan dalam bingkai penyelenggaraan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Di tengah tuntutan penerapan penganggaran berorientasi hasil (outcome-based budgeting) serta efisiensi fiskal daerah, pemerintah daerah memastikan arah pelaksanaan Peraturan Daerah nomor 4 tahun 2025 tentang RPJMD Kabupaten Kuantan Singingi tahun 2025–2029 senantiasa tegak lurus dengan arah kebijakan prioritas pembangunan nasional maupun Provinsi Riau.

Visi "Kuansing Hebat" mengamanatkan keterpaduan antara kemajuan ekonomi, keandalan infrastruktur, peningkatan kualitas hidup masyarakat dan ketahanan sosial-budaya. Falsafah “adat bersendi syara’, syara’ bersendikan kitabullah” harus senantiasa dijadikan sebagai pedoman moral dan tatanan etika penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan daerah.

Baca Juga: Polsek Kuantan Tengah Tindaklanjuti Informasi PETI, Tiga Rakit Ditemukan Tak Beroperasi

Keterbatasan fiskal tidak boleh menjadi penghalang akselerasi kinerja, melainkan menjadi pendorong inovasi dan penguatan kolaborasi di segenap tingkatan pemerintahan.

Pemerintah daerah bercita-cita, dimana tidak ada lagi anak yang putus sekolah karena kendala biaya, tidak ada warga yang terabaikan kesehatannya, para petani dan pekebun tersenyum menikmati hasil panen yang adil, serta adat istiadat dan agama tumbuh subur menjadi perisai moral bangsa.

Peringatan hari jadi tahun ini adalah cermin untuk melihat perjalanan, ruang untuk melakukan refleksi, dan momentum untuk meneguhkan kembali arah kebijakan pembangunan, karena setiap daerah pasti memiliki perjalanan.

Baca Juga: BRK Syariah dan Pemko Dumai Bahas Percepatan Implementasi QRIS Realtime Splitting Pajak Daerah

"Kita tidak perlu larut dalam menoleh ke belakang. Yang telah terjadi, mari kita jadikan pelajaran. yang belum sempurna, mari kita sempurnakan. Yang menjadi kekurangan, mari kita perbaiki. Dan yang menjadi kekuatan, mari kita lanjutkan," papar Muklisin. 

Di tengah berbagai tantangan, data pembangunan membuktikan bahwa Kuantan Singingi terus bergerak maju dan memberikan alasan yang kuat bagi semuanya untuk tetap optimistis. 

Minsalnya, laju pertumbuhan ekonomi (IPE) Kuantan Singingi melonjak dari 3,12 persen pada tahun 2024 menjadi 5,31 persen pada tahun 2025. Angka ini bertumbuh melampaui capaian rata-rata Provinsi Riau.

Baca Juga: KH Mursyid Siap Kawal Aspirasi Jalan Tol Inhu–Kuansing–Sumbar, Dorong Ekonomi dan Pariwisata

Di balik angka 5,31 persen ini, ada peluh para petani sawit dan karet di ladang, ada kerja keras para pelaku umkm, pedagang pasar, serta menggeliatnya sektor pariwisata daerah Kuansing.

Muklisin juga memaparkan, terjadinya penurunan angka kemiskinan melalui program intervensi sosial yang lebih tepat sasaran. Angka kemiskinan berhasil di tekan dari 7,89 persen pada 2024 menjadi 6,99 persen pada tahun 2025. Artinya, ada masyarakat yang secara perlahan keluar dari garis kerentanan ekonomi.

Lalu, peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM). IPM Kuansing naik dari 74,00 pada tahun 2024 menjadi 74,62 pada tahun 2025. Kualitas IPM ini di perkuat secara konkret pada tahun 2026 melalui berdirinya Sekolah Rakyat untuk menjamin pemerataan hak pendidikan dan mencegah anak putus sekolah.

Saat ini, Kuansing juga sedang memperjuangkan hadirnya Sekolah Garuda dan Sekolah Nasional Terintegrasi agar mampu bersaing di tingkat nasional dan global.

Baca Juga: Kecelakaan Lalu Lintas di Riau Tembus 4.000 Korban, Pemprov Perkuat Pencegahan

Tingkat pengangguran terbuka (TPT). Pada tahun 2025 tercatat sebesar 2,84 persen. Meskipun tergolong rendah, dinamika ini mengingatkan Kuansing untuk terus menyelaraskan program pelatihan kerja OPD dengan kebutuhan dunia usaha dan lapangan kerja mandiri.

Plt Bupati H Muklisin menyampaikam secara umum kinerja pelaksanaan pembangunan yang strategis pada beberapa perangkat daerah. Disdikpora, sebagai komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sepanjang periode 2024 hingga 2026 pemerintah telah merealisasikan berbagai program pembangunan di bidang pendidikan secara menyeluruh. 

Pembangunan dan rehabilitasi sekolah program pemerintah pusat dengan total alokasi anggaran sebesar Rp54,7 miliar. Jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) sebanyak 48 sekolah, jenjang sekolah dasar (SD) sebanyak 28 sekolah, jenjang sekolah menengah pertama (SMP) sebanyak 28 sekolah. 

Baca Juga: MTQ Ke-55 Kabupaten Kampar Resmi Dibuka, 642 Peserta Ikuti Lomba dari 9 Cabang

Sementara itu, peningkatan sarana prasarana pendidikan sekolah dasar melalui pendanaan APBD berupa, pembangunan ruang guru di 11 sekolah, ruang kelas baru di delapan sekolah, pembangunan laboratorium di 11 sekolah, fasilitas sanitasi sehat pada 16 sekolah, revitalisasi/rehabilitasi ruang kelas pada 46 sekolah, dan pembangunan prasarana pendukung di 10 sekolah, serta penyaluran 21 paket sarana prasarana non-fisik lainnya. 

Pembangunan ini juga menjangkau tingkat sekolah menengah pertama (SMP) yang mencakup penambahan ruang kelas baru, pembangunan laboratorium pada lima sekolah, fasilitas sanitasi sehat pada enam sekolah, revitalisasi/rehabilitasi ruang guru beserta prasarana lainnya pada 16 sekolah, serta pengadaan 22 paket sarana lainnya. 

Tidak hanya pada pendidikan dasar dan menengah, komitmen ini juga diwujudkan hingga jenjang pendidikan tinggi melalui penyaluran beasiswa kepada 38 mahasiswa yang menempuh studi di berbagai perguruan tinggi ternama, seperti Universitas Riau, Universitas Gadjah Mada, Universitas Pasundan, dan Institut Pertanian Bogor.

Baca Juga: Upacara HUT Kuansing, Muklisin Ajak Bersatu Lanjutkan Cita-cita Pendiri

Seluruh upaya ini bermuara pada satu tujuan utama, yakni menciptakan iklim belajar yang kondusif, mencetak generasi unggul, dan membangun masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak. 

Dinas Kesehatan dan RSUD Teluk Kuantan, memperkuat fasilitas dasar kesehatan hingga ke desa lewat pustu dan puskesmas, serta mengusulkan pembangunan rumah sakit type D dan modernisasi fasilitas RSUD Teluk Kuantan (mot kamar operasi dan water treatment). Untuk pelayanan kesehatan masyarakat melalui program Universal Health Coverage (UHC) pemerintah daerah terus berkomitmen mengalokasikan prioritas anggaran, pada tahun 2026 cakupan UCH yang sudah mencapai 97,29 persen. 

Di Dinas PUPR dan Parwisata. Dinas PUPR dalam pelaksanaan pembangunan daerah di fokuskan pembangunan infrastruktur wilayah dan konektivitas daerah. Pada bidang Bina Marga sudah dilakukan pembangunan jalan dan jembatan ditengah minimnya fiskal daerah. Penanganan jalan sejak 3 tahun terakhir sepanjang 31,01 km berupa pengaspalan dan peningkatan kondisi jalan.

Baca Juga: Manajemen PKS Tapung Salurkan Zakat ke Masyarakat Desa Tandun dan Sungai Kuning

Pada Bidang Cipta Karya berupa pembangunan kawasan strategis daerah berupa pembangunan astaka dan pembangunan kawasan kota Teluk Kuantan pada tahun 2026. Pada tahun sebelumnya sudah dilakukan pembangunan kantor kepala desa sebanyak 14 unit, pembangunan rumah tahfizh sebanyak tujuh unit, pembangunan balai adat sebanyak tujuh unit, dan pembangunan melasjid sebanyak dua unit. 

Pada Bidang Sumber Daya Air dalam mendukung swasembada pangan pemerintah daerah terus bersinergi dengan pemerintah provinsi dan Kementerian PUPR untuk mendapatkan alokasi pembangunan jaringan irigasi terutama jaringan irigasi air tanah. Untuk menopang dan menunjang wisata pacu jalur saat ini sudah disampaikan usulan penataan kawasan strategis wisata pacu jalur Tepian Narosa Teluk Kuantan dengan pendanaan APBN sebesar Rp.378,11 miliar. 

Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan. Untuk  menjaga produktivitas padi daerah sebesar 12.418 ton beras serta mengawal produksi kelapa sawit sebesar 550.411 ton dan karet sebesar 71.232 ton, di tahun 2026 ini, usulan prasarana dan sarana pertanian ke pusat Rp124,24 miliar. 

Baca Juga: 27 Tahun Kabupaten Siak Harmoni Melayu Lestari, Bupati: Melayani dengan Sepenuh Hati

Untuk program badan pengelola dana perkebunan di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi berupa peremajaan sawit rakyat seluas 5.737,3 hektar, pemberian program beasiswa sawit sebanyak 38 orang.

Dinas Perumahan, Pemukiman, dan Pertanahan mendukung program prioritas presiden pembangunan 3 juta rumah, berupa pembangunan, rehap dan bantuan rumah layak huni diseluruh penjuru kecamatan di Kbupaten Kuantan Singingi. Disamping itu juga pemerintah daerah terus membangun prasarana sarana utilitas (PSU) berupa pengaspalan jalan lingkungan sebanyak 40 titik lokasi, semenisasi jalan lingkungan sebanyak pada 27 titik lokasi, dan pembangunan drainase lingkungan sebanyak pada 11 titik lokasi. 

Kemudian, Dnas Perhubungan. Pemerintah daerah bergerak cepat untuk merealisasikan pembangunan lampu penerangan jalan umum (LPJU) di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi sampai dengan tahun 2026 sudah dibangun sebanyak 930 unit. Kedepan pemerintah daerah akan terus membangun LPU ini karena terangnya jalan-jalan adalah simbol dari kemajuan daerah, terutama sumber pendanaan dari pemerintah provinsi dan APBN. 

Baca Juga: Khidmat dan Berwibawa, Ketua dan Dua Wakil Ketua DPRD Rohul Ditabalkan Gelar Adat LAMR

Selain itu, capaian indeks pelayanan publik pada tahun 2025 sebesar 4,47 persen dengan predikat “A”. 

Seluruh capaian ini, kata Muklisin harus di syukuri btetapi tidak boleh terlena, bangga tetapi tidak boleh berpuas diri, serta optimistis tetapi tetap realistis. 

"Mari kita jadikan peringatan hari jadi ke-27 Kabupaten Kuantan Singingi ini sebagai panggung persatuan. Eksekutif, Legislatif, tokoh adat, akademisi, dan seluruh rakyat, mari rapatkan barisan. Dengan harmoni kita melangkah, dengan kolaborasi kita bergerak, dengan inovasi kita wujudkan Kuantan Singingi Hebat," pakarnya. 

Baca Juga: Bupati dan Wabup Rohul Sandang Gelar Adat, Anton: Amanah untuk Mengabdi kepada Negeri

Ketua DPRD Kuansing, H Juprizal SE MSi mengatakan, capaian pembangunan daerah merupakan hasil perjuangan bersama seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat. Di tengah keterbatasan fiskal, pembangunan harus direncanakan secara cermat, berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, serta mengutamakan pemerataan. DPRD, lanjutnya, berkomitmen mengawal pembangunan melalui fungsi pengawasan agar setiap kebijakan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Juprizal juga menyoroti kesepakatan perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 pada rapat paripurna sebelumnya sebagai bukti pentingnya komunikasi dan sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah. Ia menyebut Kuansing memiliki potensi besar melalui kekayaan alam dan budaya, termasuk tradisi Pacu Jalur yang mengandung filosofi gotong royong, kebersamaan, dan semangat saling bahu-membahu. 

Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi landasan dalam menyatukan langkah untuk mewujudkan Kuansing yang lebih maju dan sejahtera.

Baca Juga: Berpotensi Hujan, Kota Pekanbaru Masih Diselimuti Kabut Asap 

Sementaranya Plt Gubernur Riau yang diwakili Kepala Satpol PP Provinsi Riau, drg Sri Sadono Mulyanto MHan mengatakan, bahwa keterbatasan keuangan daerah menuntut pemerintah untuk menyusun prioritas pembangunan secara tepat karena tidak seluruh kebutuhan dapat dibiayai melalui APBD.

Ia turut menyoroti rencana penataan kawasan Tepian Narosa dengan nilai anggaran sekitar Rp122 miliar yang perlu dikawal bersama, termasuk pemenuhan persyaratan pelaksanaannya. Selain itu, optimalisasi pendapatan daerah, termasuk penerimaan dari sektor pajak kendaraan bermotor, dinilai penting untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah.

Pemerintah Provinsi Riau, lanjutnya, akan terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kuansing untuk mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: SMA IT Abdurab Tampil Dominan di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau

Peringatan Hari Jadi ke-27 Kuansing pun menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, merata, dan berkelanjutan.

Melalui semangat “Harmoni untuk Kuansing Hebat”, seluruh elemen diharapkan dapat menyatukan langkah, menjaga kebersamaan, dan melanjutkan perjuangan menuju Kuansing yang semakin maju dan sejahtera. (dac)

Editor : M. Erizal
plt bupati kuansing mukhlisin HUT Kuansing ke-27 hut kuansing