TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuantan Singingi (Kuansing) lewat Disdikpora kembali memutuskan untuk memperpanjang pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring.
PJJ diperpanjang selama dua hari, yakni 14-15 Oktober 2026. "Melihat kondisi asap, maka PJJ diperpanjang dua hari ke depan," ungkap Kadis Dikpora Kuansing, H Herizon SPd SD MM, Selasa (13/10/2026) sore.
Herizon menjelaskan, kondisi asap kembali tebal menjelang sore ini. Perpanjangan ini, sudah sepuluh hari dalam bulan Oktober 2026. Sekolah di Kuansing diliburkan dalam aktivitas pembelajaran tatap muka.
Baca Juga: Abdul Wahid Siapkan Memori Kasasi
Keputusan perpanjangan PJJ itu dituangkan dalam surat edaran (SE) nomor 400.3.1/Disdikpora/2026/1397 tertanggal 13 Oktober 2026. SE itu, lanjut Herizon, seperti biasa ditujukan pada seluruh Korwil Pendidikan, Pengawas, Kepala PAUD, SD, SMP Negeri dan Swasta se-Kuansing.
Dalam surat edaran sudah disampaikan, peserta didik tidak perlu hadir ke sekolah dan tidak diperkenankan mengikuti kegiatan di luar rumah yang mengharuskan mereka berada di luar ruangan secara langsung.
Sementara itu, tenaga pendidik dan kependidikan tetap melaksanakan tugas seperti biasa, termasuk memberikan pembelajaran daring dan tetap melakukan absensi di lingkungan sekolah serta tetap memperhatikan kesehatan dengan selalu menggunakan masker.
Baca Juga: BRK Syariah Raih Penghargaan Kemitraan Ekosistem Keuangan Kampus di Milad ke-64 UNRI
Apabila dalam rentang waktu yang telah ditetapkan kondisi kualitas udara membaik berdasarkan informasi dari instansi terkait, maka pembelajaran kembali dilaksanakan dengan tatap muka sesuai ketentuan.
Satuan pendidikan agar melaksanakan pembelajaran secara sederhana, efektif dan tidak membebani peserta didik, sehingga kegiatan belajar tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Apabila terdapat keperluan mendesak keluar rumah, peserta didik diminta tetap menggunakan masker. Meminta para orang tua/wali murid memastikan anak-anak tetap berada di dalam rumah, tidak bermain maupun melakukan aktivitas di luar ruangan selama kondisi udara masih terdampak kabut asap.
Baca Juga: Pemkab Meranti Siapkan Beasiswa 2026, Mahasiswa D-III hingga S-3 Jadi Sasaran
Pembelajaran tatap muka kembali dilakukan melihat perkembangan kualitas udara di Kabupaten Kuansing berdasarkan informasi instansi terkait.
Editor : Rinaldi