Batik Carnival Meriahkan Penutupan HUT ke-27 Kuansing

Desriandi Candra • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:27 WIB
TAMPIL MEMUKAU: Seorang peserta Batik Carnival Kuansing dengan busana batik yang dikombinasi hiasan tampil memukau pengunjung di lapangan Astaka-Taman Jalur Telukkuantan, Senin (12/10/2026) malam. (DESRIANDI CANDRA/RIAU POS)
TAMPIL MEMUKAU: Seorang peserta Batik Carnival Kuansing dengan busana batik yang dikombinasi hiasan tampil memukau pengunjung di lapangan Astaka-Taman Jalur Telukkuantan, Senin (12/10/2026) malam. (DESRIANDI CANDRA/RIAU POS)

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Semarak Hari Jadi ke-27 Kabupa­ten Kuantan Singingi (Kuan­sing) tahun 2026 semakin te­rasa. Plt Bupati Kuansing, H Muklisin, secara resmi membuka Batik Carnival yang digelar di lapangan eks Astaka Riau-Taman Jalur Teluk Kuantan, Senin (12/10) malam.

Batik Carvinal menjadi salah satu agenda istimewa dalam rangkaian perayaan HUT ke-27 Kuansing. Batik Carnival menghadirkan perpaduan seni, kreativitas, keindahan busana, dan kekayaan budaya yang mencerminkan semangat masyarakat Kuansing dalam menjaga serta melestarikan warisan budaya.

Pembukaan Batik Carnival turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kuantan Singingi beserta istri masing-masing, jajaran peme­rintah daerah, serta undangan lainnya. Kehadiran para pimpinan daerah bersama keluarga menambah semarak suasana sekaligus menunjukkan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan seni dan budaya di Kabupaten Kuansing.

Baca Juga: Polres Kuansing Juara 1 Batik Carnival Semarak HUT Kuansing Ke-27

Di bawah sorotan lampu dan kemeriahan malam, Batik Carnival menjadi panggung bagi kreativitas dan ekspresi seni. Berbagai kreasi busana bernuansa batik ditampilkan oleh kepala dinas/badan, camat yang tampil bersama istri dan peserta lainnya yang ambil bagian untuk memperlihatkan keindahan motif, perpaduan warna, serta nilai estetika yang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

Antusiasme masyarakat yang menyaksikan kegiatan tersebut turut menambah semarak perayaan hari jadi kabupaten yang dikenal luas melalui tradisi pacu jalur itu.

‘’Ini memang sengaja kita siapkan untuk menyemarakkan HUT Kuansing dan sebagai wadah mengenalkan khasanah budaya Kuansing,’’ ungkap Plt Bupati H Muklisin.

Baca Juga: Lagi, Disdikpora Kuansing Perpanjang PJJ Dua Hari

Menurut Muklisin, Batik Carnival bukan sekadar pertunjukan hiburan, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap seni dan budaya. Melalui kegiatan ini, kreativitas generasi muda diharapkan terus berkembang, sekaligus mendorong lahirnya inovasi dalam mengemas kekayaan budaya agar semakin menarik dan dikenal luas.

Di tengah perkembangan zaman, kegiatan bernuansa budaya memiliki peran penting dalam menjaga identitas daerah. Batik sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia dapat menjadi medium untuk menyampaikan pesan tentang keindahan, kebersamaan, dan kebanggaan terhadap warisan budaya bangsa.

Bagi Kuansing, penyelenggaraan Batik Carnival juga membuka peluang untuk memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Kegiatan yang melibatkan seni, busana, dan kreativitas berpotensi memberikan ruang promosi bagi para pelaku industri kreatif serta meningkatkan daya tarik Telukkuantan sebagai pusat kegiatan budaya dan pariwisata daerah.

Baca Juga: Muklisin Minta Revitalisasi SDN 002 Telukkuantan Ditambah, Empat Kelas Pernah Terbakar

Peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Kuantan Singingi menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap daerah.

Berbagai kegiatan yang digelar dalam rangkaian perayaan HUT diharapkan tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberikan nilai edukasi, memperkuat persatuan, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan.(dac)

 

Editor : Arif Oktafian
kuantan singingi Teluk Kuantan Telukkuantan kuansing