JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Ada yang menyebut skincare abal-abal, atau klaim berlebihan (overclaim) produk skincare dikabarkan semakin marak di tanah air. Hal ini seiring dengan munculnya pengusaha tajir yang mendadak menjual skincare.
Namun, di tengah maraknya produk skincare yang berlomba-lomba menjanjikan hasil instan, kehadiran seorang dokter dengan akun TikTok bernama @dokterdetektif menjadi sorotan. Doktif, sebutannya, tengah heboh di media sosial TikTok karena mengungkap overcalim produk skincare.
Baca Juga: BPOM Stop Penjualan Skincare Berbahaya, Ancaman Pidana bagi Produsen yang Melanggar
Sosok ini dikenal karena keberaniannya membongkar klaim-klaim berlebihan dari berbagai produk skincare yang sering kali menipu konsumen.
Dengan gaya misterius menggunakan topeng, dokter detektif tidak hanya menyajikan fakta medis, tetapi juga memberi edukasi penting bagi para pengguna skincare.
Baca Juga: BBPOM Pekanbaru Sita 1.500 Botol Jamu Tradisional Ilegal di Rimbo Panjang
Akun TikTok @dokterdetektif sudah menarik perhatian banyak orang berkat konten-konten kritisnya yang menyoroti produk dengan janji-janji berlebihan seperti mencerahkan dalam 3 hari“ atau “menghilangkan jerawat dalam satu malam”.
Melalui pendekatan ilmiah, dokter detektif mengajak para pengikutnya untuk lebih waspada dan tidak mudah percaya pada iklan yang terlalu menggiurkan.
Baca Juga: Kosmetik Ilegal Dijual Online BBPOM Gerebek Gudang Dekat Pasar Arengka
Sosok dibalik masker ini menggunakan pengetahuan medisnya untuk menjelaskan bagaimana beberapa produk bekerja, atau justru mengungkap bahwa produk tersebut tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat.
Dalam beberapa videonya, dokter detektif juga menunjukkan bahwa ada produk yang mungkin tidak aman digunakan, terutama jika mengandung bahan-bahan yang bisa merusak kulit dalam jangka waktu yang panjang.
Selain memberikan kritik yang tajam terhadap produk-produk skincare yang overclaim, dokter detektif juga mengedukasi pengikutnya tentang pentingnya memahami komposisi produk yang digunakan.
Dalam salah satu videonya, ia menekankan pentingnya konsultasi dengan ahli dermatologi sebelum memilih produk, terutama bagi mereka yang memiliki kondisi kulit sensitif.
Pesan yang disampaikan dokter detektif menjadi sangat relevan di era media sosial, di mana banyak brand memanfaatkan influencer untuk mempromosikan produk mereka, sering kali tanpa disertai fakta yang jelas mengenai keamanan atau efektivitas produk tersebut.
Dengan gayanya yang khas, akun ini berhasil menyentuh perhatian publik, terutama kaum muda yang menjadi target utama iklan-iklan skincare.
Fenomena munculnya dokter detektif ini juga menimbulkan pertanyaan lebih besar tentang regulasi produk skincare di pasaran.
Baca Juga: 4 Manfaat Retinol pada Skincare untuk Kulit Wajah, Semakin Glowing hingga Cegah Penuaan Dini
Meski produk-produk tersebut telah mendapatkan izin edar, tidak sedikit yang terbukti memberikan klaim berlebihan yang sulit dipertanggungjawabkan.
Dokter Detektif seakan menjadi suara kritis di antara arus promosi produk yang kian agresif.
Baca Juga: Dian Sastro Mengulas soal Kecantikan dan Kekhawatirannya akan Skincare
Dengan menonton akun beliau, siap-siap mendapatkan fakta menarik seputar skincare yang mungkin selama ini belum kamu ketahui.
Sumber: Radarmalang.jawapos.com
Editor : RP Eka Gusmadi Putra