Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Hadirkan Keindahan Natal dengan Sentuhan Kreatif dan Ramah Lingkungan

Prapti Dwi Lestari • Senin, 30 Desember 2024 | 10:02 WIB
General Manager Novotel Pekanbaru Sentot Lasiyanto (kiri) bersama Art & Service Manager Novotel Pekanbaru Iwan Raswan (kanan) memperlihatkan hasil kreasinya produk limbah
General Manager Novotel Pekanbaru Sentot Lasiyanto (kiri) bersama Art & Service Manager Novotel Pekanbaru Iwan Raswan (kanan) memperlihatkan hasil kreasinya produk limbah

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Limbah merupakan bahan pembuangan tidak terpakai yang berdampak negatif bagi masyarakat jika tidak dikelola dengan baik. Limbah sendiri adalah sisa produksi, baik dari alam maupun hasil kegiatan manusia.

Sampah yang menjadi limbah dapat menimbulkan berbagai permasalahan, seperti dampak tidak baik bagi lingkungan dan dapat mencemari serta menimbulkan bau tidak sedap.

Bukan hanya bagi lingkungan, limbah sampah juga berdampak pada kesehatan. Karena sampah yang dibuang sembarangan dapat menjadi sumber penyakit, seperti diare, tifus, dan penyakit infeksi lainnya. Yang kerap terjadi, sampah yang dibuang sembarangan dapat menyebabkan banjir level rendah hingga tinggi.

Hal inilah yang membuat salah satu hotel di Kota Pekanbaru kerap mengolah limbah sebagian hasil kreasi yang bukan hanya dapat menilai jual tetapi juga sebagai bukti nyata kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Menurut General Manager Novotel Pekanbaru, Sentot Lasiyanto, Novotel Pekanbaru yang merupakan bagian dari jaringan Accor Group memiliki komitmen untuk terus mengedukasi dan ngajak masyarakat agar dapat lebih memahami pentingnya melakukan pengurangan sampah untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Langkah ini dibuktikan oleh Novotel Pekanbaru dengan mempersembahkan sebuah karya seni unik yang menggabungkan kreativitas dan keberlanjutan dari material limbah yang tidak terpakai namun tetap memiliki nilai guna yang tinggi.

Kali ini, Novotel Pekanbaru membuat dekorasi Natal tahun dari material daur ulang, seperti kardus yang tidak terpakai, daun palem kering, ranting, ampas bubuk kopi dan bahan alami yang tidak terpakai lainnya.

“Dekorasi ini menjadi simbol keindahan sekaligus kepedulian terhadap lingkungan,”ucapnya, Jumat (27/12/2024).

Dijelaskannya lagi, hasil dari karya seni luar biasa ini lahir dari hasil tangan kreatif Iwan Raswan, yang juga merupakan Art & Service Manager di Novotel Pekanbaru.

Dengan keahliannya, material yang dianggap tidak berguna disulap menjadi dekorasi Natal yang sangat memukau. Setiap elemen dirancang dengan penuh perhatian, menciptakan perpaduan sempurna antara inovasi dan seni yang menginspirasi.

Dekorasi Natal yang unik ini tidak hanya untuk dinikmati di Novotel Pekanbaru, namun juga dapat dimiliki oleh siapa saja yang menginginkannya.

Semua keuntungan dari penjualan dekorasi ini akan disalurkan untuk mendukung A Trust For A Child (ATFAC) yang merupakan sebuah program inovatif yang menggabungkan kelestarian lingkungan dan pengentasan kemiskinan.

Program ini didirikan oleh Accor untuk mendukung masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia dari keluarga kurang mampu, dan dioperasikan oleh Yayasan Peduli Tunas Bangsa, yang berfokus pada pemberdayaan anak-anak dan keluarga yang membutuhkan di seluruh Indonesia.

“Dengan dekorasi Natal yang unik dan kreatif, Novotel Pekanbaru mengundang semua tamu untuk merayakan keajaiban Natal dengan perhatian penuh terhadap pentingnya pelestarian alam,”tuturnya.

Bukan hanya sukses dalam mengolah limbah untuk perayaan natal dan tahun baru saja. Sebelumnya Melalui program inovatif ini tim kreatif Novotel Pekanbaru juga sukses mengubah sampah anorganik, termasuk rotan bekas, bunga bekas, dan daun kering, menjadi karya seni yang indah yang dipajang di area hotel.

Langkah ini menjadi bukti kongkret komitmen Novotel terhadap praktik lingkungan yang bertanggung jawab dengan menciptakan inspirasi luar biasa melalui konsep daur ulang kreatif.

Sampah anorganik seperti rotan bekas, bunga bekas, dan daun kering, yang sebelumnya dianggap tidak berguna, kini diubah menjadi instalasi seni yang memukau yang dijadikan sebagai bunga-bunga olahan dari sisa limbah anorganik didalam guci yang ditempatkan di area hotel.

Keahlian dan kreativitas tim Novotel Pekanbaru memukau para tamunya dengan membuat burung tali pocong yang memiliki suara cukup khas yang didisain menggunakan potongan sampah daun kering dan disisa ranting pohon yang ada disekitar halaman depan hotel.

“Kami akan terus memotivasi masyarakat agar tidak sekedar menghasilkan limbah tetapi juga memanfaatkannya agar tercipta lingkungan yang bersih dan sehat serta produk yang bernilai guna,” tegasnya.(gus)

Editor : Rindra Yasin
#limbah sampah #novotel pekanbaru #kreasi limbah #pekanbaru