Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Kebakaran Lahan Masih Terjadi di Kampar, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api dan Lakukan Pemantauan

Kamaruddin • Minggu, 23 November 2025 | 20:20 WIB
Satgas gabungan berhasil memadamkan kebakaran lahan di Des Salo Timur, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, Ahad (23/11/2025).
Satgas gabungan berhasil memadamkan kebakaran lahan di Des Salo Timur, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, Ahad (23/11/2025).

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Kebakaran lahan kembali melanda wilayah Kabupaten Kampar pada Ahad (23/11/2025). Peristiwa ini terjadi di Desa Salo Timur, Kecamatan Salo, dan menghanguskan lahan masyarakat yang didominasi mineral gambut dan semak belukar.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kampar, Agustar, melalui Kepala Pusdalops PB, Adi Candra Lukita, menyebutkan bahwa laporan mengenai munculnya asap pertama kali diterima pada pagi hari.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim TRC Pusdalops segera bergerak menuju lokasi bersama sejumlah unsur gabungan lainnya.

"Setibanya di lokasi, api sudah membakar sebagian lahan masyarakat. Luas area terbakar diperkirakan sekitar 0,05 hektare. Meski tidak luas, kondisi lahan mineral gambut dan semak belukar cukup berpotensi membuat api cepat merambat," terang Adi Candra.

Tim gabungan yang terdiri dari TRC Pusdalops, Damkar, TNI, Polri, dan perangkat desa kemudian melakukan proses pemadaman secara manual dan menggunakan peralatan pemadam.

Upaya pemadaman dilakukan dengan cepat mengingat kondisi angin yang berubah-ubah serta karakteristik lahan yang mudah menyimpan bara.

“Alhamdulillah api berhasil dipadamkan dalam waktu relatif singkat. Selain pemadaman, satgas juga melakukan penyekatan untuk mencegah api merembet ke area lain serta pendinginan di titik-titik yang dianggap masih berpotensi menimbulkan bara,” tambahnya.

Menurut Adi Candra, meskipun api tidak lagi terlihat, tim tetap melakukan pemantauan lanjutan.

Hal ini penting mengingat kawasan tersebut merupakan daerah yang rawan kebakaran, terutama pada musim kemarau atau ketika udara dalam kondisi panas dan kering.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam membuka atau membersihkan lahan.

 

Aktivitas membakar sisa tanaman atau sampah di area rawan kebakaran dapat memicu kebakaran yang lebih besar dan sulit dikendalikan.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran lahan. Sekecil apa pun api yang muncul dapat menimbulkan kerugian besar bagi lingkungan maupun kesehatan,” tutupnya.

Sejauh ini, BPBD Kabupaten Kampar terus meningkatkan patroli dan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran lahan di wilayah-wilayah yang sering terdampak pada tahun-tahun sebelumnya.

 

Editor : Eka G Putra
#kebakaran hutan dan lahan #padamkan api #kebakaran lahan #karhutla riau #karhutla kampar