Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Tim Satgas Terpadu PETI Utamakan Upaya Pendekatan, Penertiban di Tambang Emas Ilegal Jadi Jalan Terakhir

Desriandi Candra • Rabu, 24 Juni 2026 | 15:44 WIB
Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana SH SIK MH bersama personel gabungan, Selasa (2/6/2026) pagi hingga sore memimpin operasi penertiban PETI di Kecamatan Inuman dan Cerenti. Foto Polres Kuansing
Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana SH SIK MH bersama personel gabungan memimpin operasi penertiban PETI di Kecamatan Inuman dan Cerenti pada awal Juni 2026 lalu.(POLRES KUANSING UNTUK RIAUPOS.CO)

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Tim Satgas Terpadu penertiban penambangan emas tanpa izin (PETI) wilayah Kabupaten Kuansing, akan lebih intens melakukan sosialisasi dan pendekatan masyarakat terhadap aktivitas PETI yang merusak lingkungan. 

Namun bukan berarti menghentikan langkah penertiban di lapangan. Tetapi penertiban di lapangan dilakukan sebagai upaya terakhir yang akan dilakukan Satgas Terpadu penertiban PETI di Kuansing.

Ini disampaikan langsung oleh Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana SH SIK MH pada Riaupos.co, Rabu (25/6/2026).

Baca Juga: Ngeri! Personel Satpol PP-PKP Kuansing Amankan Ular sepanjang Tujuh Meter, Telan Satu Ekor Kambing di Desa Seberang Taluk

"Kita memang menginisiasi pembentukan Tim Satgas Terpadu penertiban PETI. Agar upaya pendekatan, himbauan dan sosialisasi lebih diutamakan. Dan penindakan jalan terakhir," ujar Hidayat Perdana. 

Makanya, pembentukan Tim Satgas Terpadu ini mendorong lahirnya Peraturan Bupati (Perbup) Kuansing tentang keberadaan Tim Satgas Terpadu ini.

Dengan adanya Perbup sebagai payung hukum, maka pendekatan ke masyarakat, sosialisasi maupun himbauan larangan aktifitas PETI bisa dilakukan lebih masif oleh Tim Satgas Terpadu yang merupakan gabungan unsur. 

Baca Juga: Forkompinda Kuansing Sepakat Bentuk Satgas Terpadu Berantas PETI

Tidak saja dari unsur Polri, tetapi ada juga dari Kejaksaan, Satpol PP-PKP, Kecamatan, desa, Dubalang Kuantan, tokoh masyarakat, ninik, mamak dan lainnya. 

Dengan upaya pendekatan persuasif yang dilakukan secara masif seperti itu, Kapolres Hidayat Perdana yakin aktivitas PETI akan bisa jauh ditekan. Dimana personel gabungan yang terlibat lebih banyak. 

"Selama ini kan baru dari Polri. Nanti setelah Perbup ditanda tangani, akan ada banyak orang dari berbagai kelompok untuk mengajak menghentikan aktivitas PETI. Tapi kalau masih membandel, baru kita lakukan penindakan di lapangan," tegasnya.

 

Bupati Kuansing H Suhardiman Amby, kata Kapolres Hidayat Perdana respon dan komit mendukung itu dan segera menyiapkan Peraturan Bupatinya. 

Ditanya soal persiapan iven pacu jalur, Kapolres Hidayat Perdana menyebutkan kalau mereka komit untuk menertibkan PETI di sepanjang aliran sungai Kuantan. 

Baca Juga: 339 Petugas Dikerahkan di Kuansing pada Sensus Ekonomi 2026

Namun upaya penertiban ini, harus dilakukan lintas koordinasi dengan Provinsi Sumatera Barat. Sebab, aktivitas PETI di Sumatera Barat yang merupakan bagian hulu sungai Kuantan juga harus dihentikan. 

"Dan ini butuh lintas koordinasi. Sehingga air sungai Kuantan bisa jernih saat pacu jalur di Tepian Narosa Teluk Kuantan bulan Agustus mendatang," paparnya. (dac)

Editor : Eka G Putra
#tambang emas ilegal kuansing #kapolres kuansing hidayat perdana #tambang emas ilegal di riau #peti kuansing #sungai kuantan