BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) - Ketersediaan sumber air bersih masih menjadi persoalan yang dihadapi sebagian masyarakat di wilayah pesisir Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Rohil.
Kepala Dinas Perkim Rohil, Aulia ST, mengatakan penyediaan air bersih merupakan bagian dari program yang terus diupayakan pemerintah, selain pembangunan dan penataan sektor perumahan. Namun, pada tahun ini pembangunan baru Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) masih terbatas karena harus menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.
”Tahun ini ada dua pembangunan baru untuk penyediaan air bersih. Salah satunya berada di kawasan Masjid Raya, Jalan Pahlawan,” kata Aulia, Rabu (30/9) di Bagansiapiapi.
Baca Juga: Pulihkan Lahan Bekas Karhutla, 300 Pohon Ditanam di Sungai Sarik
Menurut Aulia, kebutuhan masyarakat terhadap air bersih di kawasan tersebut cukup menjadi perhatian. Namun, keterbatasan kemampuan keuangan daerah membuat pemerintah belum dapat mengalokasikan anggaran dalam jumlah besar untuk pembangunan infrastruktur air bersih.
Meski demikian, pemerintah daerah tidak berhenti pada keterbatasan anggaran daerah. Perkim Rohil berupaya mencari alternatif sumber pembiayaan melalui dukungan pemerintah pusat, dengan mengajukan pembangunan SPAM melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
”Tahun ini kami juga mengajukan ke APBN melalui dana DAK (Dana Alokasi Khusus). Ada 11 usulan untuk Rohil dan Alhamdulillah sudah diverifikasi sebanyak delapan lokasi,” ungkapnya.
Baca Juga: Rawat Ekosistem Sungai Subayang, Lubuk Larangan Tanjung Belit
Delapan lokasi yang telah menjalani proses verifikasi tersebut tersebar di sejumlah kecamatan, di antaranya Kecamatan Bangko, Palika, Sinaboi, Simpang Kanan dan Pujud. Aulia berharap usulan yang telah disampaikan dan diverifikasi tersebut dapat direalisasikan pada tahun mendatang. Dengan adanya dukungan anggaran dari pemerintah pusat, pembangunan sarana air bersih di sejumlah wilayah diharapkan dapat membantu masyarakat yang selama ini mengalami keterbatasan akses terhadap sumber air yang layak.(yls)
Laporan ZULFADHLI , Bagansiapiapi
Editor : Arif Oktafian