Anas mengatakan, ratusan lowongan tersebut disiapkan untuk talenta digital yang mana tesnya akan dilakukan pada Maret mendatang. "Formasi pemerintah pusat (IKN) sebanyak 250.000 fresh graduate buat IKN termasuk dipilih talenta digital yang rencananya Maret akan mulai tesnya," kata Anas kepada wartawan di Kantor Bappenas, Jakarta, Selasa (30/1).
Anas menjelaskan, Presiden Jokowi juga menugaskan untuk segera menyelesaikan sistem smart ASN yang akan mengintegrasikan seluruh layanan ASN ke dalam satu portal. "Sehingga ASN segera membuat identitas kependudukan digital, nanti SSO-nya (Single Sign on) menggunakan itu sambil yang lain selesai dalam rangka mereka untuk mendapatkan layanan mulai e-kinerja, kenaikan pangkat, pensiun, dan seterusnya, termasuk pembelajaran, diklat dan lain-lain itu bisa diintegrasikan," jelas Anas.
Kemudian pemerintah juga mendorong pengintegrasian layanan berbagai aplikasi di kementerian. Aplikasi ini, kata Anas ditargetkan selesai masa Juli 2024, sehingga nantinya seluruh kementerian memiliki satu portal layanan, terutama pemerintah Kabupaten/Kota.
"Ini sedang dalam tanda kutip 'dipaksa' sehingga targetnya Juli seluruh kementerian punya satu portal layanan terutama pemerintah kab/kota. Apakah bisa semua? Kita sedang membuat pilot project. Manajemen risiko pembangunan jadi sangat penting dan terintegrasi dengan grand design reformasi birokrasi," pungkas dia.
Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengungkapkan pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak hanya memindahkan SDM semata. Namun lebih pada mendorong terciptanya budaya birokrasi baru yang berbasis digital.
Oleh karena itu pihaknya meminta ASN yang dipindahkan maupun yang diisi dari jalur rekrutmen CASN Tahun 2024 harus benar-benar diseleksi. Adapun syaratnya, tak hanya bagus secara akdemik, namun memiliki skill dan multitasking. Hal tersebut menjadi syarat, karena IKN nantinya menjadi sebuah 'mimpi' bersama mewujudkan birokrasi terbaik.
Sumber: Jawapos.com
Editor : RP Rinaldi