Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Baru 9 Jam Film Dirty Vote Diluncurkan, Sudah Ditonton 1,2 Juta Penonton, Instagram Zainal Langsung Dibanjiri Ribuan Pesan

Redaksi • Minggu, 11 Februari 2024 | 22:00 WIB
Tangkapan Layar bertuliskan Dirty Vote yang diambil dari trailer Film Dokumenter Dirty Vote
Tangkapan Layar bertuliskan Dirty Vote yang diambil dari trailer Film Dokumenter Dirty Vote


JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Film Dokumenter Dirty Vote sudah mencapai 1,2 juta penononton per pukul 20.48 WIB di YouTube. Salah satu tokoh utama, Zainal Arifin Mochtar mengaku bersyukur dan berterima kasih atas antusias orang-orang menonton film yang menguak kecurangan pemilu tersebut.

"Teman2, terima kasih untuk bersama2 melawan sehormat-hormatnya. Ini kami dedikasikan secara bersama," ujar Zainal di akun resmi Instagramnya @zainalarifinmochtar, Minggu (11/2).

Dalam kesempatan itu, ia juga mengaku dimention ribuan orang hingga kini di Instagram usai film garapan Dandhy Laksono itu diluncurkan 9 jam lalu.

Baca Juga: Film Dokumenter Dirty Vote tentang Desain Kecurangan Pilpres 2024, Tim TKN Prabowo-Gibran: Bernada Fitnah

"Saya mohon maaf, ada ratusan menuju ke ribuan mention di post instagram yg sy terima dan mulai mustahil untuk bs merepost semuanya," ucapnya.

"Akhirnya saya pilih acak saja untuk merepost beberapa diantaranya. Saya bahasakan sebagai antusiasme melakukan perlawanan. Panjang umur perjuangan!!!" tandas Zainal.

Sebelumnya, film Dokumenter Dirty Vote yang memuat dugaan kecurangan yang dilakukan dalam Pemilu 2024 menjadi sorotan seusai di rilis hari ini, Minggu (11/2). Film yang dikupas tiga akademisi Bivitri Susanti, Feri Amsari, dan Zainal Arifin Mochtar itu ternyata diproduksi dengan dana patungan.

Baca Juga: Naik 12 Persen, Ini Dua Tunjangan Pensiunan yang Diberikan Pemerintah, di Luar Gaji Pokok

Produser Dirty Vote Joni Aswira mengatakan, film ini lahir dari kolaborasi lintas CSO. Ia mengatakan, dokumenter ini sesungguhnya juga memfilmkan hasil riset kecurangan pemilu yang selama ini dikerjakan koalisi masyarakat sipil. Biaya produksinya dihimpun melalui crowd funding, sumbangan individu dan lembaga.

“Biayanya patungan," ujarnya kepada wartawan, Minggu (11/2).

Selain itu, ia mengungkap bahwa film dokumenter ini digarap dengan waktu yang cenderung pendek dibanding film dokumenter lainnya.

"Dirty Vote juga digarap dalam waktu yang pendek sekali sekitar dua minggu, mulai dari proses riset, produksi, penyuntingan, hingga rilis," ungkap Joni.
Sumber: Jawapos.com

Editor : M. Erizal
#film #dirty vote full movie #pemilu #Dirty Vote