Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Din Syamsuddin Ungkap Utang Pemerintah kepada Muhammadiyah Bukan Rp300 Miliar, tapi Sejumlah Ini!

Rinaldi • Senin, 11 Maret 2024 | 14:05 WIB
Din Syamsuddin, tokoh Muhammadiyah, saat mengklarifikasi bahwa jumlah utang pemerintah kepada Muhammadiyah bukanlah 350 miliar rupiah seperti yang beredar.
Din Syamsuddin, tokoh Muhammadiyah, saat mengklarifikasi bahwa jumlah utang pemerintah kepada Muhammadiyah bukanlah 350 miliar rupiah seperti yang beredar.

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Dalam suasana yang penuh kekeliruan informasi, terungkap fakta bahwa utang pemerintah Indonesia kepada Muhammadiyah ternyata jauh lebih besar dari angka yang sempat beredar.

Dalam sebuah pengungkapan yang mengejutkan, Din Syamsuddin, tokoh Muhammadiyah, mengklarifikasi bahwa jumlah utang pemerintah kepada Muhammadiyah.

Jumlah utang tersebut bukanlah 350 miliar rupiah seperti yang beredar di kalangan DPR, melainkan mencapai angka yang mengejutkan, yaitu 1,2 triliun rupiah.

Berita yang beredar luas di media sosial dan diskusi parlemen tentang utang pemerintah kepada Muhammadiyah telah menimbulkan banyak pertanyaan di kalangan masyarakat.

Din Syamsuddin, dengan tegas, mengoreksi angka yang salah tersebut dan memberikan penjelasan yang lebih mendalam.

Dilansir dari unggahan video oleh akun X (dulunya Twitter) @boediantar4, Senin (11/3), Din Syamsuddin menyatakan bahwa setelah berdiskusi dengan beberapa ketua PWM, ia mendapatkan konfirmasi bahwa jumlah utang yang sebenarnya adalah 1,2 triliun rupiah.

Melalui pidatonya, Din Syamsuddin menyatakan, "Saya mendapat banyak penyampaian, apakah betul Muhammadiyah berpiutang kepada pemerintah, khususnya BPJS."

"Setelah saya tanya beberapa ketua PWM, ternyata angkanya bukan yang beredar di DPR hanya Rp350 miliar, namun kisaranya Rp1,2 triliun. Itulah hak Muhammadiyah," ujar Din Syamsuddin.

Muhammadiyah, yang memiliki banyak rumah sakit dan lembaga pendidikan di bawah naungannya, dikenal sebagai organisasi yang memberikan layanan yang berorientasi terhadap kemaslahatan rakyat.

Meskipun membutuhkan dana tersebut, Muhammadiyah tidak pernah terburu-buru dalam menagih utangnya kepada pemerintah.

Pengungkapan ini tidak hanya menyoroti transparansi dan integritas Muhammadiyah sebagai organisasi, tetapi juga menunjukkan komitmen mereka terhadap prinsip wasathiyah Islam, yang berarti moderasi dan keseimbangan.

Din Syamsuddin, yang juga menjabat sebagai ketua umum PP Muhammadiyah periode 2005–2015, menekankan bahwa organisasi ini berperan sebagai pelayan rakyat, pelayan umat, dan pelayan Indonesia, yang selalu siap memberikan pelayanan tanpa mengharapkan imbalan.

Din Syamsuddin mengajak organisasi-organisasi Islam lainnya untuk mengambil peran sebagai pelopor dalam gerakan moderasi Islam di Indonesia, demi kemajuan dan pencerahan bangsa.

Sumber: Jawapos.com

Editor : RP Rinaldi
#utang pemerintah #din syamsuddin #muhammadiyah