Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Investigasi Kecelakaan Pesawat di BSD Tangsel, KNKT Akan Analisis Percakapan Pilot

Redaksi • Senin, 20 Mei 2024 | 06:32 WIB

 

Pesawat latih Tecnam P2006T dengan nomor registrasi PK-IFP milik Indonesia Flying Club (Perkumpulan Penerbang Indonesia) di kawasan BSD, Tangerang Selatan, Banten, Ahad (19/5/2024).
Pesawat latih Tecnam P2006T dengan nomor registrasi PK-IFP milik Indonesia Flying Club (Perkumpulan Penerbang Indonesia) di kawasan BSD, Tangerang Selatan, Banten, Ahad (19/5/2024).
 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Percakapan pilot pesawat dengan petugas pengaturan lalu lintas udara akan dianalisis Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Itu dilakukan untuk tahap investigasi kecelakaan udara pesawat PK-IFP di Kawasan Lapangan Sunbirst BSD, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, pada Ahad (19/5/2024) siang.

”Dilakukan investigasi selanjutnya, tapi nanti menunggu informasi-informasi yang lain setelah apa yang kita bongkar, termasuk percakapan dengan menara pengawas, itu nanti kita dengarkan,” kata Ketua KNKT Dr Ir Soerjanto Tjahjono, dikutip dari Jawapos.com.

Selain menganalisis percakapan antara pilot dan petugas menara pengatur lalu lintas udara, pihaknya juga akan memeriksa sejumlah serpihan yang ada dalam bagian pesawat PK-IFP tersebut. Karena, hal tersebut akan membantu dalam mengumpulkan data-data penyebab atas terjadinya insiden kecelakaan pesawat itu.Baca Juga: Pesawat Jatuh di BSD Serpong Menurut Kemenhub Terbang dari Tanjung Lesung-Pondok Cabe

”Kami mencatat ada mesin yang jatuh di sebelah sana (tempat terjatuhnya pesawat). Dan ada baling-baling yang jatuh,” ucap Soerjanto Tjahjono.

”Kami juga catat semua posisi-posisinya. Itu nanti dari posisi jatuhnya mencoba bagaimana sikap pesawat ketika terakhir sebelum menabrak pohon,” tambah dia.

KNKT, lanjut dia, belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut mengenai dugaan-dugaan penyebab kecelakaan udara yang mengakibatkan tiga kru pesawat meninggal.

”Belum ada. Terlalu dini kami menyebutkan penyebab,” ujar Soerjanto Tjahjono.Baca Juga: Ukir Sejarah, Manchester City Klub Pertama yang Menjuara Premier League 4 Kali Beruntun

Dia menambahkan, untuk saat ini seluruh puing dan badan pesawat itu telah dahulu dibawa ke Pondok Cabe untuk dilakukan penyelidikan dan investigasi lebih lanjut.

”Layak atau tidak, kami belum bisa bicara. Karena kan masih harus mempelajari dulu data-data semuanya,” terang Soerjanto Tjahjono.

Sebuah pesawat jatuh di Kawasan Lapangan Sunburst Bumi Serpong Damai (BSD), Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan, Banten, pada Minggu (19/5) sekitar pukul 13.50 WIB. Dalam insiden tersebut, diketahui terdapat tiga korban jiwa yakni Pulung Darmawan (warga Semarang), Mayor Suanda, dan Farid. Mereka adalah pilot, kopilot, dan engineering.

Editor : RP Edwar Yaman
#pesawat jatuh #pesawat latih #percakapan #knkt #bsd tangsel #pilot