Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

PWNU DKI Pecat Zainul Maarif Usai Bertemu Presiden Israel

Redaksi • Kamis, 18 Juli 2024 | 22:10 WIB
Lima tokoh muda nahdliyin menemui Presiden Israel Isaac Herzog.
Lima tokoh muda nahdliyin menemui Presiden Israel Isaac Herzog.

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Ketua Umum Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta, Samsul Maarif mengaku pihaknya memecat Zainul Maarif dari pengurus Lembaga Bahtsaul Masail (LBM) NU DKI Jakarta. Pemecatan itu dilakukan setelah Zainul Maarif melakukan pertemuan dengan Presiden Israel Isaac Herzog.

Zainul Maarif merupakan salah satu dari lima tokoh muda NU yang bertemu Presiden Israel Isaac Herzog. Pertemuan itu menuai polemik di kalangan nahdliyin dan juga masyarakat Indonesia.

"Kami pengurus PWNU dari jajaran syuriah dan tandfidzyah melakukan rapat tadi, memutuskan bahwa beberapa orang yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam keberangkatan anak NU ke Israel itu diberhentikan dari kepengurusan Lembaga Bahtsaul Masail PWNU UDKI Jakarta," kata Samsul Maarif di kantor PWNU DKI Jakarta, Jakarta Timur, Kamis (18/7).

Baca Juga: Zainul Maarif, Satu dari Lima Tokoh Muda NU yang Bertemu Presiden Israel Isaac Herzog Banjir Kecaman

"Zainul Maarif yang ikut berangkat langsung ke Israel," sambungnya.

Selain Zainul Maarif, PWNU DKI Jakarta juga turut memberhentikan tiga pengurus lainnya dari LBM NU DKI Jakarta. Mereka yakni Mukti Ali, Roland Gunawan, dan Sapri Saleh. Sebab, ketiga orang itu diduga terlibat dalam organisasi Pusat Studi Warisan Ibrahim untuk Perdamaian (RAHIM) yang mempunyai komunikasi dengan Israel. "Jadi empat orang ini diberhentikan dari kepengurusan LBM PWNU DKI Jakarta," ucap Samsul.

Ia menjelaskan, keputusan ini setelah PWNU DKI Jakarta melakukan rapat menindaklanjuti arahan dari Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, terkait tindaklanjut polemik pertemuan dengan Presiden Israel Isaac Herzog.

Meski dipecat dari kepngurusan, mereka tetap mempunyai hak sebagai warga NU. Ia tidak mempermasalahkan, jika keempat orang itu tetap aktif dalam kegiatan NU. "PWNU DKI tidak memberhentikan sebagai warga NU. Tetap mereka adalah warga NU, punya hak dan kewajiban, salah satunya punya hak untuk mengikuti kegiatan. Tetapi mereka sudah tidak lagi bagian daripada kepengurusan LBM PWNU DKI Jakarta," pungkas Samsul.

Baca Juga: Akhirnya Ketum PBNU Minta Maaf Buntut 5 Warga Nahdliyin Temui Presiden Israel Isaac Herzog

Sebelumnya beredar foto lima tokoh muda NU bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog. Namun, belum jelas kapan pertemuan ini digelar.

Kelima nahdliyin yang bertemu itu di antaranya Zainul Maarif, Munawir Aziz, Nurul Bahrul Ulum, Syukron Makmun dan Izza Annafisah Dania. Mereka merupakan pengurus di badan otonom maupun pengurus wilayah NU di tingkat provinsi.

Pertemuan itu menuai kecaman publik dan berbuntut permintaan maaf Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf.

Sumber: Jawapos.com

Silakan simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu dengan mengakses Riau Pos WhatsApp Channel

 

Editor : RP Rinaldi
#bertemu presiden israel #Zainul Maarif #nahdlatul ulama