JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pemerintah saat ini sedang menyusun jadwal tahapan penerimaan lowongan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk tahun 2024. Jumlah yang dibutuhkan sebanyak lebih daru satu juta lowongan PPPK.
Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) akan segera membuka 1 juta lebih lowongan tersebut.
Hal ini diungkapkan oleh Plt Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB Aba Subagja. Disebutkan Aba, pihaknya kini baru akan mencoba menyusun jadwal terkait tahapan demi tahapan pendaftaran PPPK. Total formasi PPPK 2024 yang akan dibuka sebanyak 1.029.283. Jumlah tersebut terdiri dari formasi PPPK instansi pusat sebanyak 301.975 dari kebutuhan nasional sebanyak 221.936.
"Untuk PPPK kami sudah menyerahkan untuk penetapan formasinya, tinggal nanti kita akan coba menyusun tahapan-tahapan pengumuman dan sebagainya untuk PPPK," kata Aba Subagja dalam Rapat Kerja Menteri PANRB dan Kepala BKN bersama Komite I DPD RI, Selasa (3/9).
Sementara untuk PPPK instansi daerah tercatat sebanyak 727.308 dari kebutuhan nasional sebanyak 1.383.758. Aba menyebut, total formasi itu tidak penuh hanya menyerap sekitar 50 persen dari total kebutuhan nasional.
"Formasi yang kita siapkan memang tidak penuh, pak. Formasi yang disiapkan itu dari usulan dan penetapan itu hanya 50 persen dari usulan dari instansi pemerintah, khususnya yang PPPK," jelasnya.
Tak disebutkan apa penyebabnya, namun Aba memastikan pemerintah akan membuka peluang bagi para honorer untuk tetap bisa menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui mekanisme seleksi di luar formasi.
"Oleh karena itu kita buka dengan mekanisme lain supaya teman-teman yang statusnya non-ASN tadi dan formasinya tidak tersedia, tapi dia bisa mengikuti seleksi dengan mekanisme di luar formasi, dan tetap bisa mendaftar sebagai ASN," pungkasnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor : RP Edwir Sulaiman