JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Sebagian besar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah perairan (laut). Tersebab itu pulalah wajar kiranya, pemerintah memberi perhatian besar terhadap angkatan perangnya di laut.
Menyiapkan armada pertahanan laut, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengaku telah melihat produksi kapal di beberapa negara. Pria berbintang empat dipundak ini menyatakan ketertarikan Pemerintah Indonesia untuk membeli kapal induk.
Ali menyampaikan hal itu usai hadir dalam peringatan HUT ke-79 TNI AL. Laksamana Ali menyatakan, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto sudah mengisyaratkan bahwa TNI AL bisa saja mendatangkan kapal induk.
Dikatakan Ali, Pak Prabowo sudah mengisyaratkan itu. Isyarat yang dimaksud Ali, terkait dengan kemungkinan Indonesia membeli kapal induk.
"Jika memang diperlukan, bukan tidak mungkin Indonesia membeli kapal induk. Kami sudah melihat beberapa kapal induk kecil yang dibuat oleh Italia maupun Turki," terang dia.
Ali sangat menginginkan TNI AL semakin kuat dan berharap pembelian kapal induk dapat terwujud. "Tentunya butuh anggaran yang cukup besar. Nah ini yang kita perlu siapkan dari awal," tambah dia.
Angkatan Laut selalu outward looking. Bisa bertempur dimana saja. Pokoknya jangan sampai menyengsarakan rakyat. Karena itu, dalam situasi tertentu Angkatan Laut akan berusaha menahan musuh agar tidak sampai masuk ke wilayah Indonesia.
"AL memerlukan kapal-kapal yang mampu ocean going, yang mampu berlayar di samudra lepas, tentunya butuh kapal-kapal besar, kapal-kapal yang ukurannya besar karena menghadapi ombak yang cukup besar juga di laut lepas. Untuk itu, kita butuh LHD (Landing Helicopter Dock) juga," jelasnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor : RP Rinaldi