Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Video Guru dan Murid di Gorontalo Berdurasi 7 Menit Viral, 9 Fakta Ini Bikin Link Video Masih Dicari

Redaksi • Minggu, 6 Oktober 2024 | 11:33 WIB

Tangkapan layar video guru dan siswi di Gorontalo yang tersebar dan viral di dunia maya pada September 2024.
Tangkapan layar video guru dan siswi di Gorontalo yang tersebar dan viral di dunia maya pada September 2024.

GORONTALO (RIAUPOS.CO) - Video guru dan murid di Gorontalo viral di media sosial dan mesin pencarian, walaupun beredar kabar masih ada video syur lain di beberapa daerah yang juga bikin heboh. Namun link video guru dan murid di Gorontalo berdurasi 7 menit masih terus dicari warganet. Ternyata ada banyak fakta mencengangkan terkait kasus video ini.

Dari rangkuman Riaupos.co, terdapat 9 fakta mencengangkan ini yang bikin video guru dan murid di Gorontalo berdurasi 7 menit lebih masih viral dan link-nya masih dicari di beberapa platform media sosial, seperti X.

Karena link video syur yang melibatkan guru dan murid di Gorontalo masih viral. Untuk itu keluarga korban melaporkan penyebar video syur tersebut kepada pihak berwajib.

Baca Juga: Yuk, Ikutan Lomba Video Go Green Hulu Migas Berhadiah Smartphone, Ini Syarat dan Ketentuannya

Sebab penyebaran link video tersebuf semakin masif. Dikabarkan hal ini sangat mengganggu keluarga dan korban yang saat ini mengalami trauma berat.

Diketahui guru dan murid yang ada dalam video syur tersebut diketahui mengajar dan sekolah di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Gorontalo.

Sang guru berinisial DH berusia 57 tahun dan korban berinisial PPT berusia 16 tahun.

Baca Juga: Pemeran Video Guru dan Murid di Gorontalo Diberhentikan dari Sekolah, Ini Penjelasan Kanwil Kemenag Gorontalo

Berikut fakta yang bikin video guru dan murid di Gorontalo viral dan link-nya masih dicari:

1. Geram, Keluarga Laporkan Penyebar Video

Baca Juga: Video Pelajar SMA dan SMP di SD Demak usai Heboh Video Guru dan Murid Gorontalo, Ini Kata Disdik hingga Polisi Tegaskan Pelaku Bakal Diproses Hukum

Kuasa hukum korban Yudin Yunus mengatakan video yang beredar di masyarakat sudah sangat meresahkan. Tindakan itu termasuk pencemaran nama baik dan itu pelanggaran hukum.

 

Untuk itu pihaknya mengaku akan segera melaporkan ke polisi.

"Saat ini masih kami kaji dengan puhak keluarga korban," katanya.

Baca Juga: Video Guru dan Murid Gorontalo, Ini Alasan Penyebar hingga Jadi Viral Menurut Polisi

Hingga saat ini pihaknya belum mengetahui siapa saja yang terlubat dalam penyebarlhasan video ayur tersebut. Kendati demikian, pihaknya dan keluarga korban akan mempercayakan kasus tersebut kepada kepolisian.

Dia mengaku beberapa hari lalu korban telah menjalani pemeriksaan penyidik Polres Gorontalo.

2. Kuasa Hukum Pastikan Klarifikasi Korban Palsu, Dinas PPA Tegaskan Hoaks

Baca Juga: Sakit Hati Diputusin, Mantan Pacar Ancam Sebar Video Syur dan Peras Korban hingga Rp75 Juta, Begini Kejadiannya

Kuasa hukum memastikan akun yang membuat klarifikasi bukan korban.

Pihaknya meyakini kejadian ini dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab yang hanya mencari panggung untuk kepentingan pribadi.

"Korban mengaku itu bukan dirinya. Akun itu palsu," katanya.

Saat ini pihaknya masih mengumpulkan bukti untuk melaporkan hal itu ke kepolisian.

Baca Juga: Mahasiswa Komunikasi FISIP Unri Antusias Ikuti Lomba Video Pendek Jawa Pos-Gapki dan Belajar Garap Konten Digital

Sementara itu, Kepala Dinas Perlindungan Peremouan dan Anak (PPA) Provinsi Gorontalo, Yana Yanti Suleman mengatakan bahwa tulisan korban di media sosial tersebut hoaks.

Sebab korban tidak memegang handphone sejak 25 September 2024. Sebab handphonenya disita pihak kepolisian sebagai barang bukti. Jadi dipastikan yang menulis klarifikasi tersebut bukan korban.

 

Baca Juga: Pemeran Video Guru dan Murid di Gorontalo Dikeluarkan dari Sekolah, Aktivis Perempuan dan Anak soal Nasib Siswi: Jangan Isolasi Hak Pendidikan Korban

Yana mengaku, pihak keluarga juga membantah klarifikasi itu bukan dari korban.

Klarifikasi yang mengatasnamakan korban awalnya beredar di media sosial Facebook.

Klarifikasi itu muncul pada Sabtu, 28 Seotember 2024 pada pukul 15.49.

Tidak hanya satu akun tetapi ada beberapa akun yang mengunggah tulisan klarifikasi yang mencatatut nama korban.

Baca Juga: Polisi Sita 5 Video Porno Anak David Naif, Mantan Kekasih Audrey Davis Kerap Rekam Adegan saat Bercumbu

Padahal korban dalam masa pemulihan dan tidak aktif di media sosial.

Begini Isi Klarifikasi yang Mencatatut Nama Korban

ws! Klarifikasi Siswi Gorontalo Tentang Video Syur Guru dan Murid Ternyata Hoaks, Begini Isi Pengakuannya

Dwngan ucapan ucapan tidak pantas sari guru (DH). Saat itu saya tidak terlalu menanggapi dengan serius. Namun lama kelamaan mulai menyentuh seperti mundak, merangkul, dan lainnya.

Baca Juga: Link Video Viral Wanita Kebaya Merah 16 Menit Full Semakin Meresahkan

Awalnya saya yang memang belum paham tentang kasib sayang yang sesungguhnya menganggap itu seperti seorang ayah kepada anak juga terkadang memberikan untuk kehidupan

Tapi semua itu ternyata prnilaian saya salah saat saya mulai dipeluk, disentuk bagian viral dan lain. Saat itu saya bingung, saya ingin bercerita kepada siapa. Orangtua tidak ada, bercerita kepada teman pun takut dipandang hina.

Baca Juga: Skandal Video Guru dan Murid di Gorontalo Durasi 7 Menit Viral Se-Indonesia, Ini Arahan Kemenag RI bagi Sekolah Pelaku dan Kanwilkemenag Gorontalo

Untuk melapr saya takut karena untuk masuk sekolah saja saya berjuang sendiri dengan susah payah.

Dipikiran saha saat itu jika saya lapor saya uang tidak dipercayai oleb guru lain dan siapaun karena saya tidak memiliki bukti apapun lalu saya dikeluarkan dari sekolah (Seperti yang mempunyai uanv dan kuasa yang menang)

Jika saya dikeluarkan saya tidak mempunyai harapan dan cita vita pupus. Walai saya benar sakit hati, kecewa, marah bercampur jadi satu.

Baca Juga: Kasus Video Viral Guru dan Murid di Gorontalo, Terungkap Sudah Menjalin Hubungan Terlarang Sejak Kelas 1, Oknum Guru Ditetapkan Tersangka

Mengapa saya tidak memiliki pacar. Karena saya takut untuk berpacaran, saya kasihan terhadap laki-laki yang menjadi pacar saya jika dia tahu tentang saya. Saya sadar diri bahwa saya benar-benar sendirian, serba kurang dan ditambah pelecehan terhadap saya.

Saya sangat bersyukur walau saya malu untuk video yanv beredar. Saya tidak akan melarang untuk menyuruh untjk berhenti menyebarkan marena itu adalah keinginan dan niat kalian masing-masing ditanggunv sendiri dengan Allah.

Karena saa sudah sangat bersyukur kepada Allah tidak menjadi budaj swks lagi walau saya mungkjn dikucilkan dari orang orang yang tidak tahu benar keadaan saya dan menjadi diri aaya. Jika oandangan kalian tentang saya di videi iru salah saya sangat memohkn maaf.

Baca Juga: Syahrini Dipuji Banyak Artis, Unggah Momen Bahagia Gendong Princess R

Dan saya mohon jangan kalian nilai hanya dengan 5 menit kalian saya menikmati atau sebagainya. Karena banyak hari sampai bertahun yang saya lewagi dengan sengsara. Untuk dosa jariyah saga sudah siap untuk menanggung karena hanya Allah yang tahu bagaimana keadaan saya saat itu.

Mohon maaf jika banyak chat pertanyaan yang tidak saya jawab karena jujur aaya sedang benar-benar hancur.

Terima kasih semua untuk semangat yang kalian berikan sehingga saya tetap hidup dan tersenyum walau berat.

Untuk yang bertanya Akun Palsu atah Asli terserah kalian saya tidak akan melarang karena penilaian dari masing² diri kalian.

3. Pelaku: Siap Menikahi Murid

Baca Juga: Siapa P Diddy atau Sean Combs? Ini Fakta Mencengangkan 1.000 Botol Baby Oil, Skandal Pesta Liar Freak Offs Seret Artis Hollywood dan Petinggi Amerika

Pelaku yang diduga seorang guru di salah satu MAN di Gorontalo mengakui bila memiliki hubungan spesial dengan muridnya berinisial PPT.

Kedekatan guru dan murid sebetulnya sudah lama terendus. Sebab keduanya diketahui akrab dan sering berkomunikasi.

Sang istri pelaku pun geram dan melaporkan kedekatan keduanya ke pihak sekolah.

Baca Juga: Agnez Mo, Ayu Tingting dan Deretan Artis Ini Hibur Warga Pekanbaru di Kantor Gubernur

Pihak sekolah pun memanggil keduanya untuk diperiksa.

Pemanggilan itu dilakukan pada awal 2023.

Pada pemanggilan kedua, sang guru akhirnya mengaku bila memiliki hubungan spesial dengan muridnya. Terlebih istri pelaku menaruh curiga dengan gelagat aneh sang suami.

Baca Juga: Video Guru dan Murid Gorontalo, Ini Alasan Penyebar hingga Jadi Viral Menurut Polisi

Apalagi setelah video syur antara guru murid tersebar, pelaku dan murid mengakui.

4. Korban Disetubuhi Berkali-kali

Pelaku berinisial DH mengaku telah menyetubuhi muridnya berkali-kali. Tindakan itu dilakukan atas dasar suka sama suka.

Pelaku pun mengaku siap bertanggungjawab atas perbuatannya.

Baca Juga: 2,6 Juta Konten Judi Online Diblokir, Rp45 Triliun Terselamatkan

5. Korban Ternyata Ketua Osis

Siapa sangka sosok korban video asusila yang melibatkan oknum guru berinisial DH berusia 57 tahun itu ternyata merupakan ketua osis.

Tak hanya teman, netizen pun tak menyangka korban merupakan seorang ketua osis.

 

Baca Juga: Link Video Asusila Part 2 Beredar, Ini Reaksi Rebecca Klopper

Bahkan teman akrab korban sengaja merekam tindak asusila itu agar pelaku dan korban insaf dan tidak mengulangi perbuatannya lagi.

Selain itu teman korban juga sengaja merekam kejadian tersebut agar diketahui istri dari pelaku bila keduanya sudah sangat jauh berhubungan.

6. Korban Seorang Yatim Piatu dan Berprestasi

Baca Juga: Bali Dihebohkan Video Mesum Wanita Berkebaya dengan Bule dalam Mobil

Tak banyak yang tahu, korban video asusila ternyata orang yatim piatu.

Dalam sebuah wawancara di media sosial sebelum video tersebut tersebar, korban mengaku sudah tak memiliki ayah maupun ibu.

Dalam wawancara itu, korban tampak menahan tangis karena ditanya oleh si pewawancara pernahkan bilang sayang ke orangtua?

Baca Juga: Kabar Terkini Longsor Tambang Emas di Solok: 25 Korban Ditemukan, 14 Orang Meninggal, 2 Meninggal saat Dapat Perawatan

"Maaf saya yatim piatu," jawab si korban dengan tersenyum.

Lalu dia mengaku pernah mengatakan sayang kepada orangtuanya sebelum meninggal dunia

"Tapi pernah bilang sebelum bapak meninggal," katanya.

Baca Juga: Video Viral Kejadian Begal di Duri Hoaks, Kapolsek Minta Masyarakat Lakukan Cek dan Ricek

Kemudian si pewawancara meminta agar korban mengucapkan kalimat sayang kepada orangtuanya.

 

"Kepada mama papa yang udah tenang di sana, thank you udah..," katanya. Dia tidak mampu mengucapkan kata-katanya karena terharu. Tampak matanya memerah dan berair.

7. Pelaku Klaim Suka Sama Suka

Baca Juga: Dua Pemuda di Inhil Meninggal setelah Saling Tikam, Satu Pelaku Berhasil Diamankan, Satu Lagi Buron

Berdasarkan keterangan polisi, pelaku dalam video tersebut memiliki motif unik.

Keduanya diduga suka sama suka meski jarak usia keduanya sangat jauh. Si laki-laki berusia paruh baya, sedangkan sang korban masih di bawah umur.

8. Video Direkam Teman Korban Sendiri

Baca Juga: Ini Enam Remaja Terduga Pelaku Rudapaksa di Siak, Dua Orang SD Kelas 3, 1 Kelas VI dan 3 Kelas 1 SMP

Kapolres Gorontaki AKBO Deddy Herman mengatakan video mesum yang viral di media sosial justru direkam oleh temannya sendiri.

"Ada teman korban yang merekam. Teman baiknya seumuran. Sama-sama masih sekolah tapi beda sekolah,"katanya.

Diduga video tersebut direncanakan akan dijadikan bukti untuk membuka mata istri pelaku. Tujuannya agar keluarga prlaku menyadari perbuatan gutu tersebut kepada siswi tersebut.

Baca Juga: Video Viral Perundungan Dilakukan Geng T, KPAI Surati Kemenkominfo

Alasan merekam baik. Tujuannya agar hubungan pelaku dan korban sudah sangat jauh. Selain itu perbuatan pelaku tidak dapat ditolerir lagi.

9. Pelaku Sudah Ditetapkan sebagai Tersangka

Oknum guru berinisial DH sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pencabulan kepada siswi. Diduga pelaku DH menggunakan modus pecaran untuk melancarkan aksinya.

Baca Juga: Informasi Hadirnya Ahli Pengobatan Alternatif Ida Dayak di Mandau Hoaks, Masyarakat Jangan Tertipu

Diguga pelaku memberi berhatian lebih dan membantu korban. Tujuannya untuk membangun kepercauaan korban.

Baca Juga: Honda DBL with Kopi Good Day 2024 Riau Series Gelar Roadshow

Pelaku terancam pasar 81 ayat 3 Undang-Undang Perlindungan Anak menjadi dasat hukum untyk menjerat pelaku yang terbukti telah melakukan pencabulan kepada anak di bawah umur.

Sumber: Radarkudus.jawapos.com

Editor : RP Eka Gusmadi Putra
#man gorontalo #berita seputar video guru dan murid gorontalo durasi 7 menit terbaru dan terkini hari ini #Video mesum guru dan murid viral #Video Guru dan Siswi Gorontalo #Link video guru dan murid #berita seputar video guru dan murid di gorontalo #video guru dan murid gorontalo durasi 7 menit