JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Presiden terpilih Prabowo Subianto telah memanggil sebanyak 49 nama calon menteri di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin, 14 Oktober 2024.
Pemanggilan nama dari siang hingga malam tadi, disebutkan untuk mengisi kabinet Prabowo-Gibran setelah diambil sumpah jabatannya pada 20 Oktober mendatang.
Di antara nama calon menteri yang dipanggil merupakan usulan dari partai politik, tokoh profesional dan menteri kabinet Jokowi.
Sejumlan menteri kabinet Jokowi seperti Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dan Menteri Sosial Saifullah Yusuf.
Selanjutnya menteri Jokowi yang turut dipanggil untuk menjadi calon menterinya Prabowo yaitu Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dan Menteri BUMN Erick Thohir.
Sedangkan nama profesional yang dipanggil di antaranya KH Nasarudin Umar, imam besar Masjid Istiqlal yang digadang-gadang akan menjadi Menteri Agama.
Juga ada Natalius Pigai yang dikabarkan akan menjadi menteri Hak Asasi Manusia serta Abdul Mu'ti dari PP Muhammadiyah yang akan menjadi menteri pendidikan dasar-menengah (Dikdasmen).
Prabowo mengatakan sejumlah tokoh yang telah dipanggil tersebut menyatakan telah bersedia untuk bergabung dalam kabinetnya mendatang.
"Sebetulnya hari ini hanya mengkonfirmasi, saya konfirmasi saya yakinkan mereka bersedia atau tidak bantu saya di bidang yang saya tawarkan kepada mereka. Alhamdulillah semuanya menyatakan sanggup," kata Prabowo seusai pertemuan, Senin, 14 Oktober 2024.
Prabowo senang para calon pembantunya itu telah menyatakan komitmennya untuk bekerja dengan baik.
"Alhamdulillah semuanya menyatakan sanggup. Saya memberi beberapa penekanan kira-kira arah kebijakan kita," katanya.
Sri Mulyani Calon Menteri Keuangan
Sebelumnyanya, Sri Mulyani membenarkan dirinya telah dipanggil Prabowo untuk kembali menjadi Menteri Keuangan. "Beliau meminta saya menjadi menteri keuangan kembali," ujar seusai dari kediaman Prabowo.
Sri Mulyani menyebut sudah beberapa kali bersama Prabowo ada briefing untuk keuangan negara APBN.
"Karena selama beliau transisi dan pada saat saya menyiapkan APBN 2025 kan perlu mendengar apa-apa saja yang menjadi prioritas dan arahan presiden terpilih dan wapres terpilih," kata Sri Mulyani.
Prabowo dan Sri Mulyani bicara soal perkuatan keuangan negara dan Kementerian Keuangan. Prabowo memberikan sejumlah arahan saat pertemuan.
Dari 49 nama yang telah dipanggil ini, informasinya Prabowo juga akan kembali memanggil nama-nama untuk menjadi calon menteri, calon wakil menteri dan kepala badan/lembaga pada hari ini.
Pemanggilan calon wakil menteri pada hari kedua ini, dilakukan di kediamannya, Kertanegara.
Berikut 49 calon menteri yang sudah dipanggil Prabowo Subianto, Senin 14 Oktober 2024:
1. Politisi Gerindra, Prasetyo Hadi
2. Politisi Gerindra, Sugiono
3. Istri mantan Direktur Utama Indika Energy Wishnu Wardhana, Widiyanti Putri Wardhana
4. Penggiat HAM, Natalius Pigai
5. Wakil Ketua Umum PAN, Yandri Susanto
6. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon
7. Politisi Golkar, Nusron Wahid
8. Sekjen PBNU, Saifullah Yusuf
9. Politisi Partai Gerindra, Maruarar Sirait
10. Politisi PKB, Abdul Kadir Karding
11. Politisi Golkar/Mantan Bupati Batang, Wihaji
12. Sekjen Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya
13. Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono
14. Sekretaris Pusat Muslimat NU, Arifatul Choiri Fauzi
15. Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian
16. Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan
17. Akademisi Satryo Soemantri Brodjonegoro
18.Akademisi, Yassierli
19. Pakar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra
20. Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia
21. Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti
22. Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar
23. Wakapolri Komjen Agus Andrianto
24. Wamen Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Raja Juli Antoni
25. Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang
26. Menteri Sekretaris Negara, Pratikno
27. Penjabat Gubenur Papua Tengah, Ribka Haluk
28. PolitisinDemokrat, Iftitah Sulaeman
29. Politisi Golkar, Maman Abdurrahman
30. Akademisi Prof Rachmat Pambudy
31. Sekjen Menteri Perdagangan, Budi Santoso
32. Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono
33. Sekjen Kementerian PUPR, Raden Dodi Priyono
34. Dirjen Planologi KLHK, Hanif Faisol Nurofiq
35. Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin
36. Imam Besar Masjid Istiqlal Nazarudin Umar
37. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman
38. Menteri BUMN, Erick Thohir
39. Menpora, Dito Ariotedjo
40. Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin
41. Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto
42. Menteri Keuangan, Sri Mulyani
43. Mantan Istri Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Veronica TAN
44. Dewan Komisaris PLN, Dudy Purwagandhi
45. Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas
46. Plt. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemhan Donny Ermawan Taufanto
47. Menteri Investasi/BKPM, Rosan Roeslani
48. Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) M Herindra
49. Politisi Partai Golkar, Meutya Hafid.
Sumber: Pojoksatu.id
Editor : M. Erizal