Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Video Aniaya Pegawai Viral, Terkuak Korban George Sugama Halim Bukan Hanya Pegawai Toko Roti Lindayes di Jaktim

Redaksi • Senin, 16 Desember 2024 | 17:40 WIB
George Sugama Halim
George Sugama Halim

 

RIAUPOS.CO - Setelah video penganiayaan terhadap pegawai toko roti Lindayes di Jakarta Timur (Jaktim) viral, kehidupan pelaku yang merupakan anak pemilik toko dikulik.

George Sugama Halim yang merupakan anak bos toko roti Lindayes ternyata tidak hanya menganiaya pegawainya yang bernama Dwi Ayu Darmawati (19).

Ada sejumlah korban lain, termasuk keluarga korban, sebagaimana dikutip dari akun media sosial platform Instagram pribadi milik toko roti Lindayes @lindayespatisserieandcoffee.

Ternyata, George Sugama Halim yang menjadi pelaku kekerasan ini ternyata disinyalir memiliki gangguan mental.

Dalam unggahannya, George dikonfirmasi memiliki keterbatasan emosional yang membuatnya berujung melakukan tindak kekerasan.

“Beliau merupakan anak pemilik (toko) namun memiliki keterbelakangan kecerdasan IQ dan EQ yang sudah pernah di tes,” jelasnya.

Tidak hanya itu, pihak Lindayes juga mengungkapkan bahwa korban penganiayaan George bukan hanya pegawainya.

Melainkan, kerabat hingga keluarga anak bos toko roti Lindayes ini juga mengalami hal serupa dengan pegawai tersebut.

“Dan memang bahkan bukan hanya terjadi kepada saudari (Dwi) melainkan terjadi juga kepada pemilik dan saudaranya,” lanjutnya.

Tidak heran, kasus mengenaskan ini membuat pihak Lindayes memberiokan klarifikasi dan permintaan maaf.

Terlebih, pemohonan maaf itu disampaikan kepada pegawainya yang mengalami tindak penganiayaan hingga babak belur.

“Lindayes disini meminta maaf sebesar-besarnya, atas kejadian yang telah menimpa saudari (Dwi),” jelasnya.

Seperti diketahui, kasus ini beredar di media sosial lantaran aksi penganiayaan George terekam jelas dalam sebuah video.

George tega menganiaya pegawai toko roti tersebut menggunakan sebuah kursi besar hingga korban mengalami luka.

Kejadian itu sudah terjadi dua bulan lalu. Awalnya pada Kamis (17/10/2024) silam, korban tengah bekerja di toko roti milik keluarga George.

Namun, Dwi justru mendapat perlakuan tidak mengenakkan dari anak bosnya saat bekerja sebagai kasir.

Kejadian bermula ketika George meminta korban untuk mengantarkan sebuah makan yang dipesan melalui online ke kamar pribadinya.

Korban yang mengetahui hal itu sontak menolak permintaan George lantaran takut terjadi peristiwa yang tidak diinginkan.

Sebab, korban sebelumnya sempat mendapat perlakuan tidak mengenakkan berupa makian dari anak bosnya.

Terlebih, dirinya menyebutkan bahwa permintaan George itu bukan menjadi kewajibannya sebagai pegawai di toko roti.

Hal ini dikonfirmasi langsung oleh korban melalui obrolan online yang telah beredar luas di media sosial.

“Si pelaku tetap minta saya yang nganterin makanannya ke dalam kamar pribadinya, tidak mau yang lain harus saya,” jelas korban.

“Saya tolak, karena saya takut, sakit hati juga pernah dikatain miskin dan babu, dan ini tuh diluar dari pekerjaan saya” lanjutnya.

Alhasil, George yang tidak terima dengan penolakan pegwai orang tuanya ini sontak melakukan penganiayaan.

Dalam pengakuan korban, dirinya dilempar menggunakan barang di dalam toko roti Lindayes oleh anak bosnya.

“Akhirnya karena saya tolak berkali-kali dia marah dan melempar saya pakai patung batu, kursi, meja hingga berkali-kali,” jelas korban.

Video itu viral di media sosial hingga mendapat atensi dari masyarakat.

Sumber: Pojoksatu.id

Editor : M. Erizal
#penganiayaan #George Sugama Halim #toko roti di jakarta #George