Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Peringatan 20 Tahun Tsunami Aceh: Sirine Dibunyikan selama 3 Menit, Pengendara yang Melintas Diberhentikan Polisi

Redaksi • Kamis, 26 Desember 2024 | 23:18 WIB
Masjid Baiturrahman di Banda Aceh. Masjid bersejarah ini tetap kokoh berdiri, meskipun diterjang gempa dan tsunami besar pada 26 Desember 2004 silam.
Masjid Baiturrahman di Banda Aceh. Masjid bersejarah ini tetap kokoh berdiri, meskipun diterjang gempa dan tsunami besar pada 26 Desember 2004 silam.

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Tahukah Anda, 20 tahun lalu tepatnya 26 Desember 2004 bencana besar telah terjadi di negeri ini. Yakni gempa bumi yang mengguncang Provinsi Aceh. Dengan kekuatan gempa 9.1 skala Richter, gempa tersebut menciptakan tsunami besar yang menyapu bersih, pesisir di Serambi Mekah hingga berbagai negara di Samudera Hindia.

Dalam bencana tersebut, tercatat sebanyak 230.000 korban meninggal dunia yang tersebar di 14 negara sekaligus. Oleh karena sebagai peringatan 20 tahun tsunami Aceh, suara sirine dibunyikan selama tiga menit di Banda Aceh dan sekitarnya. Sirine berdurasi 3 menit itu, terdengar saling bersahutan pada pukul 08.00 WIB.

Bahkan, pada saat sirine berbunyi, pengendara yang melintas di semua persimpangan diberhentikan oleh polisi yang berjaga-jaga hingga suara sirine berhenti.

Selain berhenti, seluruh pengendara tersebut juga melantunkan doa kepada para syuhada tsunami Aceh.

Adapun peristiwa tersebut, salah satunya terekam di Bundaran Lembaro. Bukan hanya di situ saja, suara sirine berbunyi juga dari kompleks Kantor Gubernur Aceh dan halaman Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.

Ziarah Kuburan Massal Tsunami di Siron

Dalam pada itu personel Dirlantas Polda Aceh membagikan snack untuk keluarga korban tsunami yang melakukan ziarah dan doa di kuburan massal tsunami di Siron, Aceh Besar.

Pembagian snack tersebut di pimpin Dirlantas Polda Aceh, Kombes Pol M. Iqbal Alqudusy, beserta jajarannya termasuk juga sejumlah personel Polwan Ditlantas Polda Aceh.

“Ada tiga lokasi kegiatan refleksi 20 tahun peringatan tsunami, namun hanya dua lokasi yang kami bagikan. Yaitu di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh dan kuburan massal di Siron, Aceh Besar,” kata Dirlantas Polda Aceh, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy, Kamis (26/12/2024).

Pembagian snack tersebut dilakukan setelah selesai kegiatan doa dan zikir yang digelar Pemkab Aceh Besar dengan melibatkan semua unsur.

“Direktorat Lalulintas Polda Aceh, bersimpati dan empati dalam mengenang tragedi tsunami, dan ikut turut serta berpartisipasi hadir dan memberikan 300 makanan snack kepada para peziarah,” katanya.

Usai pembagian makanan snack, personel Ditlantas Polda Aceh yang dipimpin Dirlantas Kombes Pol M. Iqbal Alqudusy, juga melaksanakan doa bersama personelnya untuk korban bencana tsunami 20 tahun silam.

Diperkirakan ratusan keluarga korban tsunami 20 tahun lalu dan sejumlah forkopimda Pemkab Aceh Besar, personel Polri, personel TNI dan masyarakat hadir pada kegiatan doa dan zikir tersebut.***

 

Editor : RP Edwar Yaman
#peringatan tsunami #sirine #tsunami aceh #20 Tahun Tsunami Aceh