JAKARTA (RIAUPOS.CO) - KPU Jakarta resmi menetapkan pasangan Pramono Anung-Rano Karno menjadi Gubernur-Wakil Gubernur Jakarta terpilih untuk periode 2025-2029.
Penetapan ini diputuskan di dalam rapat pleno terbuka penetapan Gubernur-Wakil Gubernur Jakarta dan sesuai Berita Acara nomor 13/PL.02.7-BA31/2025 tentang penetapan di Hotel Pullman Central Park, Jakarta, Kamis (9/1).
“Menetapkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih Provinsi Daerah Khusus Jakarta Tahun 2024 nomor urut 3 saudara Dr Pramono Anung Wibowo MM dan calon Wakil Gubernur H Rano Karno SIP atau Si Doel dengan perolehan 2.183.239 suara atau 50,07 persen dari suara sah sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih Daerah Khusus Provinsi Jakarta periode 2025-2030 dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Daerah Khusus Jakarta 2024,” ucap Ketua KPU Jakarta Wahyu Dinata.
Pembacaan keputusan ini dilakukan di hadapan Pramono-Rano serta calon-calon lainnya, antara lain Cawagub nomor 01 Suswono dan Cagub-Cawagub nomor 02 Dharma Pongrekun-Kun Wardana.
Pramono Anung-Rano Karno berhasil memenangkan Pilgub Jakarta 2024 dengan perolehan suara sebanyak 2.183.239 suara atau 50,07 persen. Dengan begitu mereka telah memenuhi syarat 50 persen+1.
Mereka mengungguli pasangan nomor 01 Ridwan Kamil-Suswono yang memperoleh suara sebesar 1.718.160 suara atau 39,40 persen.
Sementara, pasangan nomor urut 02 Dharma Pongrekun-Kun Wardana mendapatkan suara sebanyak 459.230 suara atau 10,53 persen.
Gubernur Daerah Khusus Jakarta Pramono Anung blak-blakan mengaku tidak ingin menjadi pejabat lagi. Namun menurutnya garis tangan berkata lain. “Saya sudah mencanangkan diri mau berhenti menjadi pejabat, sudah jadi pejabat 25 tahun ternyata masih diberi beban tugas ini,” kata Pramono.
Bahkan ia bercerita ketika dirinya mau dicalonkan saat pendaftaran Pilkada 2024 ini juga banyak pihak yang tidak percaya.
“Gak ada orang yang percaya ketika saya diputuskan untuk maju. Saya sendiri juga gak percaya istri saya gak percaya, anak saya gak percaya, tapi garis tangan orang tak ada yang tahu,” katanya.
Namun mantan sekretaris kabinet ini berjanji akan bekerja sungguh-sungguh pada posisinya kali ini. Ia meminta kerja sama dengan semua pihak untuk menaikan peringkat Jakarta sebagai kota global dari peringkat 74 saat ini.
Selain itu Pramono juga menegaskan dirinya tidak akan membawa “gerbong” atau para ASN di luar Pemerintahan Provinsi Jakarta saat ini. “Saya akan melakukan pemerintahan ini secara transparan, dan saya akan sampaikan kepada ASN di Jakarta tidak perlu khawatir saya tidak akan membawa satupun ASN dari manapun. Karena saya percaya ASN yang ada di Jakarta pasti bisa bekerja dengan baik,” ucapnya.(eca)
Editor : Rindra Yasin