RIAUPOS.CO - Viral di media sosial aksi seorang YouTuber asal Rusia yang diam-diam menyelinap ke dalam gerbong kereta Batubara Rangkaian Panjang (Babaranjang) milik PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Dalam unggahan video di akun YouTube “Vaga Vagabond”, pria asal Rusia merekam perjalanannya dari Jakarta ke Lampung, lalu masuk secara diam-diam ke kawasan Stasiun Tarahan, Lampung Selatan, sebelum naik ke gerbong batubara kosong dan menumpang hingga ke Sumatera Selatan.
Tak ayal video berdurasi 31 menit itu memicu kecaman publik dan mendorong KAI untuk mengambil langkah hukum serta melaporkannya ke pihak YouTube.
Akun YouTube “Vaga Vagabond" yang memiliki lebih dari 176 ribu pelanggan, mengunggah video berjudul “Babaranjang – The Sumatra Coal Train” pada 11 April 2025.
Terkait viralnya video tersebut langsung mendapat tanggapan dari pihak PT KAI.
Manager Humas PT KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, mengonfirmasi bahwa video tersebut kemungkinan direkam pada Minggu, 27 Oktober 2024.
Azhar menyebut tindakan ini sebagai pelanggaran hukum dan ancaman serius terhadap keselamatan operasional perkeretaapian.
“Yang bersangkutan masuk ke area terbatas tanpa izin dan melakukan perjalanan di gerbong non-penumpang. Ini tidak hanya melanggar Undang-Undang Perkeretaapian, tapi juga sangat membahayakan jiwa,” ujar Azhar, Senin (14/4/2025), dilansir dari Pojoksatu.id.
PT KAI berencana melaporkan video tersebut ke pihak YouTube agar segera dihapus. Menurut Azhar, konten semacam ini berpotensi mendorong aksi serupa yang tidak bertanggung jawab.
“Kami akan ajukan laporan resmi agar video ini ditakedown. Tindakan semacam ini bisa ditiru dan risikonya fatal,” tambahnya.
“Kami akan evaluasi sistem pengamanan di titik-titik rawan seperti Stasiun Tarahan. Koordinasi dengan aparat keamanan juga akan ditingkatkan,” ujar Azhar.
Baca Juga: Gubri Minta Dukungan Pengelolaan Kawasan Hutan
PT KAI mengimbau masyarakat, baik WNI maupun WNA, agar tidak meniru aksi berbahaya ini. Mereka juga membuka diri terhadap kolaborasi edukatif yang resmi, selama dilakukan sesuai prosedur.
“Kami terbuka terhadap kerja sama edukasi, tapi bukan dengan menyusup dan mempertaruhkan keselamatan pribadi,” tegas Azhar.
Unggahan video yang menampilkan proses penyusupan tanpa hambatan memunculkan sorotan publik terhadap lemahnya pengamanan di area strategis milik negara.
Warganet ramai-ramai mempertanyakan mengapa seorang asing bisa masuk dan merekam perjalanan di jalur logistik vital yang seharusnya steril dari akses publik.
“Orang lokal saja dilarang motret deket rel, apalagi naik. Lah ini bule bisa sampai tidur di atas batubara,” tulis salah satu komentar di X.
Akun lain menyindir, “Kalau yang bikin konten orang Indonesia, sudah ditangkap duluan. Tapi ini malah bule, jadi kayak ‘dimaklumi’.”
Pengamat transportasi dari Universitas Lampung, Daryono, menilai bahwa tindakan sang YouTuber dapat dikategorikan sebagai pelanggaran pidana.
Selain tidak memiliki izin, kereta barang seperti Babaranjang bukan untuk penumpang, dan tak dilengkapi sistem keselamatan seperti pada kereta reguler.
“Kalau sampai terjadi kecelakaan, tidak ada jaminan asuransi. Ini sangat membahayakan jiwa, dan juga mengganggu keamanan sistem logistik nasional,” jelasnya.
Babaranjang merupakan kereta logistik yang membawa batubara dari tambang di Sumatera Selatan ke pelabuhan di Lampung.
Kereta ini beroperasi di jalur panjang yang minim pemberhentian dan memiliki peran strategis dalam rantai pasok energi nasional. Jalur tersebut seharusnya steril dari akses publik, termasuk untuk alasan keamanan nasional.
Fakta bahwa seorang WNA bisa dengan mudah mengakses dan mendokumentasikan perjalanan di gerbong batubara membuka pertanyaan soal protokol keamanan di jalur logistik ini.
Hingga Senin malam (14/4/2025), video tersebut masih tayang di kanal Vaga Vagabond dan telah ditonton ratusan ribu kali.
Editor : M. Erizal