PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pemberangkatan jemaah calon haji (JCH) Riau menuju Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah terus berlangsung. Hingga, Rabu (7/5), sudah 1.777 jemaah diberangkatkan. JCH lanjut usia (lansia) yang sudah berada di Madinah diingatkan untuk tidak memforsir diri melakukan ibadah secara berlebihan.
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau Muliardi mengingatkan, fase ibadah paling berat justru berada di Makkah saat puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). “Jangan sampai sekarang mereka terforsir, nanti pada saat puncaknya kesehatannya tidak baik,’’ ujarnya, Rabu (7/5).
‘’Ini (kesehatan, red) yang kita jaga betul. Terlebih saat ini suhu di Kota Madinah berkisar 38-40 derajat Celcius (°C). Hindari berada di bawah terik matahari terlalu lama, tetap menggunakan APD alat pelindung diri. Jika kondisi tidak sehat cukup beribadah dari hotel saja,” tambahnya.
Muliardi juga menekankan, pendampingan petugas kelompok terbang (kloter) terhadap jemaah calon haji merupakan kunci utama dalam memberikan pelayanan terutama lansia.
“Petugas kloter diharapkan melakukan pendampingan terhadap jemaah, terutama yang lansia. Karena itu merupakan pelayanan utama yang perlu dilakukan. Pendekatan ini diterapkan tidak hanya dalam aktivitas ibadah di Masjid Nabawi, tetapi juga saat mobilisasi dan penginapan,” sebutnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Riau Defizon mengatakan, hingga keberangkatan Kloter 6 BTH (Batam), Rabu (7/5), maka sudah 1.777 JCH Riau dan petugas haji tiba di Madinah, dengan rincian 1.749 JCH, 12 petugas haji daerah, dan 16 petugas kloter.
Adapun jemaah yang sudah diberangkatkan berasal dari Kota Pekanbaru sebanyak 1.159 orang dan Kabupaten Kampar sebanyak 590 orang “Saat ini dalam proses penerimaan jemaah haji asal Kabupaten Indragiri Hilir,” ujarnya.
52 JCH Kampar Kloter 6 BTH Menuju Arab Saudi
Sebanyak 152 JCH Kabupaten Kampar yang tergabung dalam Kloter 6 BTH sudah diberangkatkan dari Embarkasi Batam menuju Arab Saudi, Rabu (7/5). Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kampar H Zulfaimar mengatakan, JCH Kampar bergabung dengan JCH Kota Pekanbaru.
Pada pukul 09.00 WIB, proses pemeriksaan barang bawaan dan memasuki aula keberangkatan. ‘’Pada pukul 10.50 WIB, acara seremonial keberangkatan oleh Asisten I SetdaKab Kampar Tenku Said didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kampar H Fuadi Ahmad, Kepala Subbag Tata Usaha H Dirhamsyah MSy, dan undangan lainnya,’’ jelas Zulfaimar.
Zulfaimar menambahkan, pukul 11.30 WIB, JCH diarahkan untuk menaiki bus dan pukul 12.10 WIB JCH diberangkatkan menuju Bandara Hang Nadim Batam. Kemudian pada pukul 14.45 WIB, JCH Kampar diterbangkan menuju Bandara AMAA Madinah dengan menggunakan Pesawat Saudi Arabian, dengan nomor flight SV 5555.
438 JCH Inhil Menuju Embarkasi Batam
Ribuan masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengantar JCH di Pelabuhan Lasdap, Tembilahan, Rabu (7/5). Sebanyak 438 JCH yang tergabung dalam Kloter 7 BTH ini diberangkatkan menuju Embarkasi Batam menggunakan kapal cepat.
Keberangkatan JCH ini dilepas langsung Wakil Bupati Inhil Yuliantini didampingi Kepala Kemenag H Harun, dan lainnya. “In sya Allah, ibadah haji ini akan menjadi amalan yang bernilai dan diterima apabila diniatkan dengan ikhlas,” ucap Wabup.
Wabup juga mendorong jemaah untuk mempererat kebersamaan selama di Tanah Suci dan saling membantu antarsesama. “Saya harap bapak dan ibu menjaga kekompakan dan selalu saling mengingatkan dalam kebaikan,” ujarnya.
Beliau mengimbau jemaah agar tidak lupa mendoakan keluarga, saudara, pemimpin serta daerah dan bangsa agar selalu dalam lindungan Allah SWT, dijauhkan dari segala bencana, dan terus maju serta sejahtera.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Inhil, H Harun menyebutkan, seluruh JCH dalam kloter 7 adalah total berasal dari Kabupaten Indragiri Hilir tanpa ada gabungan dari daerah lain. Total keberangkatan kloter ini berjumlah 445 orang termasuk 6 orang petugas haji.
“Setelah menempuh perjalanan laut selama kurang lebih lima jam, jemaah akan tiba di Asrama Haji Batam sekitar pukul 13.30 WIB dan bermalam satu malam. Selanjutnya, mereka dijadwalkan berangkat menuju Madinah pada 8 Mei pukul 13.30 WIB melalui Bandara Hang Nadim Batam,” jelas Harun.
Harun juga menambahkan bahwa dukungan Pemerintah Daerah sangat luar biasa pada tahun ini karena seluruh pembiayaan transportasi laut, konsumsi, dan kebutuhan lainnya ditanggung penuh oleh Pemkab Inhil. “Ini adalah bentuk kepedulian yang nyata dari pemerintah daerah. Selamat pergi dan selamat pulang,” tambahnya.
Pelepasan JCH Inhu Diwarnai Isak Tangis
Isak tangis keluarga mewarnai pelepasan 132 JCH Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Rabu (7/5). Sebanyak 132 orang JCH itu tergabung dalam kloter 8, berangkat menuju Pekanbaru dan pada hari berikutnya diterbangkan menuju Embarkasi Batam.
Pelepasan JCH secara resmi dilakukan Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Inhu Ir H Hendrizal MSI bersama forkopimda dan pejabat lainnya di halaman Kantor Bupati. Pantauan Riau Pos, tangis pihak keluarga dan warga pengantar pecah ketika JCH masuk bus hingga bus berjalan. “Ada tiga bus yang mengangkut JCH dan dikawal pihak kepolisian menuju Pekanbaru,” ujar Wabup Inhu Hendrizal.
Petugas Kloter 3 BTH Visitasi dan Promkes
Guna mengetahui kondisi JCH, petugas Kloter 3 BTH asal Pekanbaru melakukan visitasi melihat keadaan jemaah haji kloter pertama Riau di pemondokannya Hotel Taj Ward Madinah di selatan Masjid Nabawi, Rabu (7/5) pagi waktu setempat.
Petugas Haji Kloter 3 BTH asal Kota Pekanbaru ini terdiri dari Zulfa Hendri sebagai Ketua Kloter, H Pujianto selaku Pembimbing Ibadah Kloter, dr Ade Novita Reslina selaku Dokter Kloter Tim Kesehatan Haji Indonesia dan Perawat Kloter, Tim Kesehatan Haji Indonesia Erwin Rinaldi dan Agus Hatorangan serta Hendri Dahlius selaku Petugas Haji Daerah Bidang Layanan Umum, serta Faisal selaku Petugas Haji Daerah Bidang Layanan Kesehatan.
Visitasi dilakukan dengan kegiatan promosi kesehatan (promkes) pada jemaah, berdiskusi terhadap layanan jemaah oleh Petugas Haji Daerah (PHD), reminder informasi kegiatan kloter oleh ketua kloter, dan konsultasi atau bimbingan ibadah oleh pembimbing ibadah kloter.
“Promkes dalam visitasi ini bertujuan untuk memastikan setiap jemaah dalam keadaan sehat dan siap menjalankan ibadah dengan lancar, tidak ada yang mengalami masalah kesehatan serius di tengah cukup teriknya cuaca Madinah yang berkisar antara 38-42 derajat Celcius,” ujar dr Ade Novita Reslina melalui pesan singkat WhatsApp dari Madinah, Rabu (7/5).
Selain itu, tampak petugas kloter juga membagikan oralit kepada jemaah untuk mencegah dan mengobati kekurangan cairan (dehidrasi). Sedangkan dr Faisal SpPD didampingi Ns Erwin Rinaldi SKep menyampaikan, dari hasil visitasi ini diketahui bahwa jemaah haji secara umum berada dalam keadaan sehat dan siap melaksanakan rangkaian ibadah arbain di Madinah dan ibadah di Makkah Al-Mukarramah nantinya.
Zulfa Hendri juga mengatakan, kondisi terkini JCH Kloter 4 Riau secara umum semuanya dinyatakan sehat. Petugas kloter sudah mengorganisir JCH untuk melakukan ziarah atau city tour Madinah sejak pukul 05.45 sampai pukul 10.00 WAS, mulai dari salat sunah dan dhuha di Masjid Quba.
Juga melakukan kunjungan wisata di kebun kurma, ziarah syuhada Uhud, dan melihat Masjid Qiblatain. Jemaah yang berangkat terdapat 443 dari 445 orang. 2 orang di antaranya tidak ikut karena kurang sehat. JCH menggunakan 10 bus berkapasitas 50 orang per bus.
Ia juga mengatakan, saat ini JCH masih melaksanakan arbain di hari ketiga. Terdapat 3 orang jemaah yang uzur dan tidak dapat melaksanakan arbain. Pihaknya juga menyusun jadwal perjalanan umrah untuk bahan rapat kepala regu dan ketua rombongan (karu) dan ketua rombongan (karom).
Sedangkan untuk laporan kesehatan JCH jelas Zulfa, untuk pelayanan rawat jalan ada 8 jemaah dan tim kesehatan sudah melakukan kegiatan visitasi kesehatan di 5 kamar. Juga dilakukan pembagian oralit kepada jemaah dan pendidikan kesehatan kepada jemaah.
Jika terjadi persoalan di lapangan, petugas Kloter 3 BTH siap berkhidmat 24 jam. JCH dapat menghubungi Zulfa Hendri (Ketua Kloter) 085272834935, Pujianto (Pembimbing Ibadah Kloter) 081371812733, dr Ade Novita Reslina (Dokter Kloter Tim Kesehatan Haji Indonesia) 085274720271, Ns Erwin Rinaldi (Perawat Kloter Tim Kesehatan Haji Indonesia) 085271672774, Agus Hatorangan (Petugas Haji Daerah Bidang Layanan Umum) 085333399323, Hendri Dahlius (Petugas Haji Daerah Bidang Layanan Umum) 082284989888, dr. Faisal (Petugas Haji Daerah Bidang Layanan Kesehatan) 081365422711.
“Jadi secara umum JCH kita sehat dan ada 17 JCH menggunakan kursi roda untuk beraktivitas,” jelas Zulfa Hendri melalui sambungan singkat WhatsApp, Rabu (7/5).
Dua JCH Risti Meranti Dirawat Intensif
Dua orang dari 99 JCH asal Kabupaten Kepulauan Meranti masuk dalam risiko tinggi (risti) dengan umur di atas 70 tahun dan kondisi kesehatan yang kurang baik. Informasi ini disampaikan Kepala Kantor Kemenag Kepulauan Meranti, H Sulman, kepada Riau Pos, Rabu (7/5). “JCH di atas 70 tahun yang kondisi kesehatannya kurang baik ada dua orang. Sehingga kita kategorikan risiko tinggi,” ungkapnya.
Apalagi seorang dari JCH risti sempat dirawat beberapa waktu lalu. Meskipun demikian, ia berharap seluruh JCH Meranti bisa tetap berangkat.
“Mudah-mudahan seluruh JCH kita bisa berangkat dan kembali ke Tanah Air dengan selamat serta bisa melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji. Mudah-mudahan semuanya mendapatkan haji mabrur,” harap Sulman.
Keputusan akhir terhadap JCH yang boleh diberangkatkan dan tidak diberangkatkan akan dilakukan pengecekan ulang di Embarkasi Batam. “Nanti di Embarkasi Batam akan dilakukan pengecekan terakhir untuk kondisi kesehatan seluruh JCH. Apakah bisa berangkat atau tidaknya akan ditentukan di sana,” ujarnya.
Untuk diketahui, JCH Meranti akan diberangkatkan dalam dua gelombang. Keberangkatan pertama sebanyak 96 orang tergabung dalam kloter 9 dan sebanyak 4 orang lagi akan tergabung dalam kloter 15. Keberangkatan pertama pada 9 Mei 2025 menuju Kota Batam.
Setelah beristirahat di Asrama Haji Kota Batam satu malam, selanjutnya akan diterbangkan dari Bandara Hang Nadim menuju Jeddah pada 10 Mei 2025. “Pada keberangkatan gelombang pertama terdapat 95 JCH. Terdiri dari 43 JCH pria dan 52 JCH wanita. Selain itu, juga terdapat satu orang petugas medis wanita (PHD) akan berangkat dalam kloter 9,” rincinya.
Selanjutnya, tambah H Sulman, sebanyak 4 JCH lagi akan meninggalkan Meranti pada 16 Mei 2025 menuju Asrama Haji Kota Batam. Sedangkan keberangkatan dari Embarkasi Batam ke Jeddah akan dilaksanakan pada 17 Mei 2025. “Untuk keberangkatan gelombang kedua, satu orang JCH pria dan 3 orang JCH wanita,” tambahnya.
JCH Kuansing Dua Kali Penerbangan
JCH asal Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) akan bertolak dari TelukkKuantan menuju Pekanbaru pada 9 Mei 2025. Seluruh JCH direncanakan dilepas Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM dan Wakil Bupati H Muklisin dari Masjid Agung Kuansing sekitar pukul 07.00 WIB.
Dari Masjid Agung Kuansing, JCH Kuansing berangkat menuju Pekanbaru menggunakan tujuh bus. Di Pekanbaru, 236 JCH Kuansing akan menginap satu malam di Hotel Aryaduta Pekanbaru. Lalu pada 10 Mei 2025, bertolak menunju Embarkasi Batam.
Dari Bandara SSK II Pekanbaru, JCH diberangkatkan dengan dua kali penerbangan menggunakan pesawat Lion Air. Pemberangkatan pertama pada pukul 08.00 WIB dan dijadwalkan sampai di Embarkasi Batam pukul 09.00 WIB. Lalu pemberangkatan kedua pukul 09.00 WIB dan sampai di Embarkasi Batam sekitar pukul 10.00 WIB.
“Ini jadwal dan teknis pemberangkatan JCH kita,” papar Kabag Kesra Setda Kuansing, Tasrum, Rabu (7/5).
Semua pemberangkatan domestik JCH Kuansing itu, lanjut Tasrum dibiayai oleh Pemkab Kuansing. Di Embarkasi Batam, JCH juga direncanakan akan di lepas Bupati Kuansing Suhardiman Amby. ‘’Kita berdoa semoga semua baik-baik saja dan semua jemaah lancar menjalankan ibadah haji,” ujar Tasrum.
Pemkab Pelalawan Siapkan 7 Bus
Kanwil Kemenag Pelalawan bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan mengantarkan keberangkatan 268 JCH ke Embarkasi Batam, Kamis (8/5) dinihari sekitar pukul 03.00 WIB. JCH Pelalawan tergabung dalam Kloter 8 BTH bersama JCH dari Kabupaten Indragiri Hulu, dan Pekanbaru.
Demikian hal ini disampaikan Kakan Kemenag Pelalawan, Drs H Syafwan melalui Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah H Razali SAg, Rabu (7/5). Dikatakannya 268 JCH asal Pelalawan akan berangkat dari Pelalawan menuju Batam ke Arab Saudi pada Jumat (9/5) ke Arab Saudi pada hari Jumat (9/5) pukul 14.15 WIB. Sementara 6 orang lainnya akan berangkat dengan kloter 16 yang merupakan kloter gabungan dijadwalkan berangkat pada 16 Mei 2025 mendatang.
Diungkapkannya, persiapan keberangkatan ke Batam hanya tinggal pelaksanaannya saja. Seluruh JCH telah melaksanakan pemeriksaan kesehatan lanjutan. “Untuk itu, kita mengimbau agar seluruh jemaah nantinya dapat menjaga kesehatan dan kebugaran fisik menjelang keberangkatani,” paparnya.
Sementara itu, Bupati Pelalawan H Zukri berpesan agar JCH selalu menjaga keamanan dan kesehatan fisik. Tingginya minat masyarakat Kabupaten Pelalawan untuk berangkat haji menunjukkan tingkat kesejahteraan masyarakat meningkat. “Dari tahun ke tahun JCH kita terus meningkat, ini menandakan tingkat kesejahteraan masyarakat kita terus meningkat,” ujarnya.
Untuk itu, sambung mantan Wakil Ketua DPRD Riau ini, dirinya berharap agar para JCH dapat melaksanakan semua rukun haji dengan sempurna dan bisa kembali ke ke kampung halaman. “Semoga JCH kita dapat menjadi haji dan hajjah yang mabrur dan mabrurrah,” tuturnya.
Baca Juga: Hadir di Pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier, Raffi Ahmad Sampaikan Doa Ini untuk sang Sahabat
Kemenag Dumai Terus Lakukan Persiapan
JCH Kota Dumai direncanakan berangkat ke Embarkasi Batam melalui pelabuhan PT Pelindo Dumai pada 12 Mei 2025. ‘’Jelang keberangkatannya, kami terus melakukan persiapan. Direncanakan JCH kita berangkat ke Batam tanggal 12 Mei 2025 mendatang,’’ kata Kepala Seksi (Kasi) Haji dan Umrah Kemenag Dumai, H Sudarmanto, Rabu (7/5).
Persiapan yang sedang terus dilakukan, tambah Sudarmanto, yakni menitikberatkan pada teknis keberangkatan. ‘’Pertama diberangkatkan yakni tas koper milik JCH yang direncanakan dilaksanakan sehari sebelumnya yakni tanggal 11 Mei 2025 ke Batam,’’ kata Sudarmanto.
Selanjutnya, tambah Sudarmanto, 12 Mei 2025 baru rombongan JCH diberangkatkan ke Batam menggunakan kapal Dumai Line. ‘’Teknis keberangkatan, rombongan JCH dilepas sekitar pukul 06.30 WIB di rumah dinas wali kota menuju ke pelabuhan menggunakan kendaraan masing-masing,’’ kata Sudarmanto.
Sementara, JCH Kota Dumai yang bakal melaksanakan ibadah haji tahun ini tercatat sebanyak 271 orang, terdiri dari 119 orang laki-laki dan 152 orang perempuan. Rombongan JCH Kota Dumai ini nantinya tergabung dalam Kloter 12 BTH.(ilo/ksm/wir/*2/dac/amn/kas/sah/kom)
Editor : Arif Oktafian