MAKASSAR (RIAUPOS.CO) — Kabar mengejutkan datang dari Ustaz Yahya Waloni. Pendakwah yang enerjik itu meninggal dunia saat menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Darul Falah Minasa Upa, Jalan Aroepala, Gunung Sari, Kota Makassar, Jumat (6/6/2025).
Ustaz Yahya Wahloni yang merupakan mualaf pada tahun 2006 ini menyampaikan isi khutbah terakhir mengenai ketauhidan atau keesaan Allah SWT. Isi khutbah terakhir Yahya Waloni disampaikan oleh Syahruddin Usman, Ketua Masjid Darul Falah Kota Makassar kepada wartawan.
Ustaz Yahya Waloni sempat berkhutbah dengan semangat pada khotbah pertama yang membahas ketauhidan. Namun pada khutbah kedua, Yahya Waloni tiba-tiba jatuh perlahan ke bawah.
Baca Juga: Momen Iduladha, Buah Karya Kapolres Inhu, Masjid Al-Fakhri di Kompleks Mapolres Diresmikan
“Sudah khutbah pertama, semangat, menyampaikan tentang ketauhidan. Begitu sudah duduk, khutbah kedua, menyampaikan beberapa menit, langsung jatuh,” tutur Syahruddin Usman kepada awak media.
Sebelum peristiwa ini, Ustaz Yahya Waloni juga diketahui sempat membawakan khutbah Salat Iduladha 1446H/2025 M di Jalan Rajawali, Kota Makassar. Saat ini, jenazah Ustaz Yahya Waloni masih berada di Masjid Darul Falah. Rencananya, jenazah akan diterbangkan ke Jakarta.
Ustaz Yahya Waloni diketahui selama ini menetap di kawasan Cibubur Jakarta Timur, Provinsi Jakarta.
Mualaf Tahun 2006
Sosok penceramah yang terkenal keras dan kharismatik bernama lengkap Yahya Yopie Waloni ini lahir di Manado pada tanggal 30 November 1970. Saat meninggal usianya masih 55 tahun. Ustaz Yahya Waloni pernah terdaftar sebagai pemuka agama pada Badan Pengelola Am Sinode GKI di Tanah Papua, Wilayah VI Sorong-Kaimana.
Ustaz yang mualaf tahun 2006 ini diketahui pernah menjabat sebagai Ketua atau Rektor Sekolah Tinggi Theologia (STT) Calvinis Ebenhaezer di Sorong tahun 1997-2004.***
Editor : Edwar Yaman