Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Misteri Pembunuhan Satu Keluarga Terungkap, Polisi Bekuk 2 Pelaku, Satu Tersangka Mantan Rekan Kerja Korban di Bank

Redaksi • Selasa, 9 September 2025 | 08:14 WIB
Dua pelaku pembunuhan satu keluarga di Indramayu dibekuk polisi, satu di antaranya mantan rekan kerja korban di bank.
Dua pelaku pembunuhan satu keluarga di Indramayu dibekuk polisi, satu di antaranya mantan rekan kerja korban di bank.


INDRAMAYU (RIAUPOS.CO) - Polisi berhasil membekuk dua pelaku pembunuhan satu keluarga di Indramayu.

Dua pelaku pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Paoman ini berhasil dibekuk polisi, Senin dinihari (7/9/2025) sekitar pukul 03.00 WIB.

Kedua pelaku berinisial R dan P, merupakan warga Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu. Kedua pelaku ditangkap di kecamatan Kedokan Bunder.

Satu di antara pelaku merupakan mantan rekan kerja korban Budi di bank BRI Indramayu.

Diketahui, jarak Kelurahan Paoman atau tempat pembunuhan sadis dengan lokasi penangkapan atau Kecamatan Kedokan Bunder sekitar 30 kilometer.

Tim Resmob Polres Indramayu berhasil menangkap dua orang pelaku berinisial R dan P, warga Kecamatan Sindang, pada Senin (8/9/2025) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB di wilayah Kedokanbunder, Indramayu.

Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Muchammad Arwin Bachar, mengatakan, di balik pembunuhan sadis itu, rupanya pelaku dan korban memiliki hubungan sebagai mantan rekan kerja.

"Hubungan pelaku ini kebetulan pernah bekerja bersama dengan salah satu korban, di salah satu bank," ujarnya, Senin (8/9/2025).

Arwin menyampaikan bahwa kasus ini masih dalam pendalaman pihak kepolisian, termasuk untuk mengetahui apakah ada pelaku lain yang terlibat.

Hanya saja, sejauh ini, baru R dan P yang terbukti kuat melakukan pembunuhan. Dari keterangan sementara, keduanya mengeksekusi secara langsung kelima korban di malam hari kejadian.

Setelah korban tidak bernyawa, mayatnya dikubur dalam satu liang yang sama.

"Pelaku kemudian sempat kabur ke arah Jawa Tengah, tetapi kembali lagi ke Indramayu karena mereka berdua tidak tahu harus berbuat apa dalam pelarian itu,” katanya.

AKP Arwin Bachar mengatakan bahwa keberadaan pelaku kemudian terlacak di wilayah Kecamatan Kedokan Bunder, Kabupaten Indramayu.

Identitas para korban adalah H Sahroni (75), Budi (45), Euis (40) dan kedua anak Budi dan Euis yang berusia 7 tahun serta bayi 8 bulan.

Kedua pelaku sempat mengkambinghitamkan dua warga di Perumahan Pepabri, yaitu Evan dan Jaka.

Pengkambinghitaman ini diduga terkait mobil yang digunakan dua pelaku dalam aksinya.

Evan dan Jaka, awalnya disangka sebagai pelaku pembunuhan keluarga Sahroni. Keduanya sempat diamankan dan diperiksa oleh penyidik Polres Indramayu.

Evan dan Jaka yang berdomisili di BTN Pepabri Desa Terusan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, bisa bernafas lega setelah polisi berhasil menangkap pelaku sesungguhnya. Kini Evan dan Jaka sudah kembali ke rumah masing-masing.

Salah satu kerabat Evan menyebutkan bahwa Evan dan Jaka diduga sengaja dijadikan kambing hitam oleh pelaku utama.

Editor : M. Erizal
#pembunuhan sadis #sahroni #Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu #pelaku pembunuhan ditangkap