KENDAL (RIAUPOS.CO) – AKP Nundarto kehilangan jabatan usai digerebek warga berduaan di rumah guru PAUD yang berstatus janda. Kapolsek Brangsong, Kendal, Jawa Tengah ini langsung dinonaktifkan usai jadi sorotan publik.
Skandal tindak asusila berupa perselingkuhan yang menimpa AKP Nundarto bermula saat dia digerebek oleh sejumlah warga saat sedang berduaan di rumah guru PAUD janda berinisial Y.
Sebagaimana dilannsir dari radarsemarang.jawapos.com Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto menegaskan pihaknya sudah menonaktifkan AKP Nundarto.
“Sudah kami nonaktifkan sementara, agar pelayanan tidak terganggu,” terang Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto.
Aksi penggerebekan ini terjadi saat warga melihat Nundarto tengah menyelinap ke rumah janda tersebut pada Jumat (21/9/2025).
Sebelumnya, isu sudah beredar jauh lebih lama terkait skandal perselingkuhan Kapolsek Brangsong dengan sang janda.
Hanya saja, para warga saat itu tidak memiliki cukup bukti untuk melaporkan yang bersangkutan ke pihak berwajib.
Kendati demikian, hal tersebut berbeda dengan yang baru saja terjadi, sebab para warga mendapati langsung Nundarto menyelinap masuk ke rumah Y.
“Dia (Nandarto) menyelinap masuk ke rumah janda tersebut, dia tidak tau kalau warga sudah mencurigai dan mengintainya,” jelas Prapto, salah satu warga.
Saat sedang melakukan pengintaian, warga mendapati Nandarto tengah melakukan adegan tidak pantas dengan janda tersebut.
Tidak ingin menunggu lebih lama, warga yang mengetahui hal itu sontak melakukan penggerebekan dengan ramai.
“Saat itu polisinya ada di dapur lagi berbuat tidak senonoh. Dan warga juga sempat merekamnya,” terangnya.
Setelah aksi penggerebekan berlangsung, para warga dengan geram menyeret Kapolsek Brangsong ke balai desa.
Tidak lama setelahnya, Nundarto yang terciduk melakukan tindakan asusila diamankan oleh Propam Polres Kendal.
Editor : M. Erizal