KENDARI (RIAUPOS.CO) - Belakangan media sosial dihebohkan dengan kasus perselingkuhan istri TNI dan junior suaminya di kesatuan mereka di Batalyon 725/Woroagi, Kendari, Sulawesi Tenggara.
Nama Pratu Rizal H yang berani bermain api dengan Hilda Pricillya, istri seniornya mendadak viral. Bahkan beredar banyak link provokatif seperti, “Video asli bocor! Klik di sini!” atau “Bukti nyata perselingkuhan Hilda Pricillya!”
Hati-hati, jangan sampai tergoda, karena setelah diklik, justru dialihkan ke situs web mencurigakan yang penuh dengan iklan pop-up, permintaan izin akses perangkat, atau bahkan halaman phishing yang dirancang untuk mencuri data pribadi.
Pencurian data pribadi, termasuk kata sandi akun media sosial, email, hingga informasi perbankan.Infeksi malware yang memungkinkan peretas mengendalikan perangkat korban dari jarak jauh, bisa digunakan untuk menyadap percakapan, merekam aktivitas kamera, atau bahkan melakukan pemerasan digital.
Kerugian finansial langsung, seperti peretasan rekening bank, dompet digital, atau pembelian ilegal menggunakan data kartu kredit korban.
Hal ini adalah bentuk klasik dari phishing berbasis isu viral. Pelaku memanfaatkan rasa penasaran publik terhadap skandal selebritas atau tokoh kontroversial untuk menjebak korban mengunjungi situs berbahaya.
Viralnya kisah perselingkuhan istri TNI dengan junior suaminya ini berawal dari keikutsertaan keduanya dalam tim menari gabungan Prajurit dan Persit Yonif 725/Woroagi untuk penyiapan sertijab Danyonif.
Kedekatan berlanjut intens melalui media sosial Instagram dan komunikasi via WhatsApp. Hingga akhirnya terjalin hubungan terlarang. Fakta mengejutkan terungkap dari pengakuan Rizal H, bahwa keduanya sudah berulang kali melakukan hubungan layaknya suami istri. Perbuatan asusila ini diakui terjadi di Hotel Aprilia, Kendari.
Pratu Rizal H mengaku menghubungi Hilda melalui WhatsApp untuk mengajaknya bertemu. Lalu Hilda meminta izin kepada suaminya untuk pergi berbelanja di Pasar Baruga, namun ia justru mendatangi Pratu Risal H di hotel di Kendari.
Dilansir dari Pojoksatu.id, Danyonif 725/Woroagi, Letkol Inf Muhamad Safril sudah memerintahkan Pasi-1/Intel Yonif 725/Woroagi, Lettu Inf Achmad Qhazaly Marzuki, untuk segera melakukan pendalaman dan pemeriksaan terhadap Pratu Risal H.
Pratu Risal lalu dipanggil untuk pemeriksaan di Kantor Staf-1/Intel pada Senin 22 September 2025 dan dia mengungkapkan fakta mengejutkan mengenai hubungan terlarang tersebut.
Kini Pratu Risal H ditahan di Detasemen Polisi Militer (Denpom) XIV/3 Kendari selama 20 hari ke depan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Komandan Denpom (Dandenpom) XIV/3 Kendari, Letkol CPM Haryadi Budaya Pela, yang dikonfirmasi wartawan, membenarkan pihaknya melakukan penyelidikan dugaan perselingkuhan dan tindak pidana asusila (KBT) tersebut.
“Sudah dilakukan penahanan dan sekarang dalam proses penyidikan,” kata Letkol Haryadi, Selasa (30/9/2025).
Saat dikonfirmasi terkait Hilda Pricillya dan Pratu Rizal yang kerap bertemu di salah satu hotel di Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Letkol Haryadi menjelaskan pihaknya masih melakukan pendalaman atas info itu. “Sementara masih kami dalami ya,” jelasnya.
Letkol Haryadi menepis informasi hasil pemeriksaan yang beredar luas di media sosial terkait dugaan kasus perselingkuhan istri anggota TNI ini. "Kami aja masih mendalami proses penyidikan," jelasnya lagi.
Editor : M. Erizal